Toksoplasma dari Kucing Bikin Pebisnis Jadi Sukses?

Dinar | Jumat, 5 Juli 2019 18:36
Toksoplasma dari Kucing Bikin Pebisnis Jadi Sukses?

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Kok bisa?

Dream – Kamu penyuka kucing dan memelihara hewan lucu ini di rumah? Selain ketakutan akan infeksi toksoplasma, ternyata ada kabar dibalik serangan parasit itu. Setidaknya keyakinan itu dipegang oleh para ilmuwan.

 

Sebuah studi menemukan bahwa infeksi parasit yang ditularkan kucing, Toxoplasma gondii (T. gondii), bisa meningkatkan kemungkinan seseorang terlibat dalam aktivitas berkaitan dengan bisnis dan kewirausahaan.

Dikutip dari studyfinds.org, Minggu 7 Juli 2019,  mengutip dari penelitian sebelumnya, ada 2 miliar orang di seluruh dunia terinfeksi dengan T. gondii menyebabkan toksoplasmasosi dan telah menyebabkan perilaku impulsif bersama dengan risiko kecelakaan mobil, kemarahan di jalan, penyakit mental, neurosis, bunuh diri, dan penyalahgunaan narkoba.

Para peneliti dari University of Colorado di Boulder, Colorado, Amerika Serikat, meneliti 1.495 mahasiswa. Hasilnya, mereka yang terinfeksi T.gondii memiliki 1,4 kali lebih besar untuk mengambil bisnis dan 1,7 kali memilih pendidikan bidang manajemen atau kewirausahaan.

Survei juga dilakuan terhadap 197 profesional yang menghadiri acara kewirausahaan dan menemukan bahwa mereka yang terinfeksi 1,8 kali lebih mungkin memulai bisnis mereka sendiri daripada peserta lainnya.

Tak hanya itu, para penulis juga mengambil penelitian secara global dan mengumpulkan statistik nasional dari 42 negara di seluruh dunia. Tingkat infeksi di negara-negara yang dianalisis berkisar antara 9 persen di Norwegia sampai 60 persen di Brasil. Para peneliti juga menemukan bahwa infeksi T.gondii konsisten dari kegiatan kewirausahaan,

“ Penelitian yang muncul menunjukkan bahwa mikroorganisme yang ditemui dalam kehidupan sehari-hari memiliki potensi untuk mempengaruhi inang mereka secara signifikan,” kata anggota penulis, Pieter Johnson.

Sekadar informasi, studi ini diterbitkan dalam jurnal Proceedings of The Royal Society B.

2 dari 9 halaman

Pengaruhi Orang Ambil Keputusan Bisnis

Peneliti menemukan bahwa parasit T. gondii ini mengarahkan orang untuk mengambil keputusan yang berisiko dan return yang lebih tinggi dari sebuah tindakan bisnis. Studi ini juga menemukan bahwa tingkat infeksi yang lebih tinggi membuat orang tidak takut gagal ketika memulai bisnis yang baru.

“ Hari ini kami ingin meyakini bahwa keputusan dan takdir kami adalah milik sendiri, tapi peran yang berkontribusi dari rekan-rekan mikroskopis semakin jelas,” kata Johnson.

Sayangnya, penelitian ini tidak menunjukkan apakah usaha bisnis yang dimulai oleh mereka yang terinfeksi parasit lebih mungkin berhasil atau gagal.

" Penyakit menular telah sangat membentuk sejarah dan budaya manusia selama jutaan tahun," kata Johnson. " Hari ini, kami ingin meyakini bahwa keputusan dan takdir kami adalah milik kami sendiri, tetapi peran yang berkontribusi dari rekan-rekan mikroskopis kami semakin jelas."

Para penulis mengatakan bahwa penelitian ini tidak menunjukkan apakah usaha bisnis yang dimulai oleh mereka yang terinfeksi parasit lebih mungkin berhasil atau gagal.

3 dari 9 halaman

Memelihara Kucing, Bakal Bertemu di Surga?

Dream - Sebagian orang mungkin memilih kucing sebagai hewan peliharaan. Selain menggemaskan, kucing bisa jadi media melepas penat.

Kucing juga mendapat tempat istimewa bagi umat Islam. Hewan ini sangat disukai Rasulullah Muhammad SAW dan para sahabatnya.

Rasulullah bahkan sampai menjuluki salah satu sahabatnya dengan nama Abu Hurairah yang artinya 'Bapak Kucing Kecil' atau 'Bapaknya Anak Kucing'. Sebabnya, Rasulullah pernah menjumpai Abu Hurairah membawa anak kucing di balik lengan bajunya, yang diambil dari jalanan.

Ada pendapat yang menyebut orang yang memelihara kucing bakal bertemu dengan hewan itu di surga kelak. Benarkah pendapat ini?

Dikutip dari Siakapkeli, Mufti Wilayah Persatuan Malaysia, Zulkiflli Mohammad Al Bakri, memberikan fatwa mengenai persoalan ini. Menurut dia, umat Islam dituntut untuk selalu melakukan kebaikan baik kepada sesama Muslim maupun non-Muslim, apalagi kepada hewan.

" Keadaan hewan di akhirat kelak tidak sama dengan manusia," tulis Zulkifli.

4 dari 9 halaman

Amalan Kucing Tak Dihisab di Akhirat Kelak

Menurut Zulkifli, kebaikan dan keburukan yang dilakukan seekor hewan tidak akan dihisab di akhirat kelak. Hewan juga tidak akan dimasukkan ke surga sebagaimana orang bertakwa.

" Sebaliknya, semua hewan akan jadi debu di akhirat kelak," kata dia,

Zulkifli mendasarkan pandangannya pada hadis riwayat Thabari dari Abu Hurairah RA.

" Sesungguhnya Allah akan mengumpulan semua makhluk (di akhirat nanti). (Yaitu) setiap hewan, burung-burung, dan juga manusia. Lalu Allah berkata kepada hewan-hewan dan juga burung, 'Jadilah kamu tanah'."

5 dari 9 halaman

Lebih Baik Tingkatkan Takwa

Zulkifli lebih menganjurkan setiap orang lebih berusaha untuk memastikan diri agar ditempatkan ke dalam surga oleh Allah SWT. Caranya dengan memperbanyak amalan sholeh selama hidup di dunia.

Salah satu bentuk amalan sholeh tersebut yaitu merawat hewan peliharaan dengan baik. Amalan tersebut bisa mengantarkan seseorang menuju surga.

Justru ketika berada di surga, setiap kemauan seseorang akan terkabul. Hal itu sebagai bentuk ganjaran Allah bagi dirinya, seperti tertuang dalam Surat Al Zukhruf ayat 71.

" Di dalamnya (surga) terdapat segala hal yang diinginkan tiap-tiap jiwa juga perkara-perkara yang melezatkan pandangan mata."

6 dari 9 halaman

Penyebab Kucing Malah Suka Pada Orang yang Takut Padanya

Dream - Kucing dianggap sebagai salah satu jenis binatang yang setia dan sayang kepada manusia.

Sementara, bagi manusia, kucing tidak hanya lucu, tapi tingkahnya menggemaskan.

Namun tidak semua orang suka dengan kucing. Bahkan ada sebagian orang yang justru merasa takut pada kucing.

Ketakutan terhadap kucing ini bukan karena binatang kesukaan Rasulullah ini membawa virus, menjijikkan, atau hal negatif lainnya.

Tapi ketakutan mereka pada kucing lebih didasarkan pada faktor psikologis atau kejiwaan belaka.

Orang-orang yang takut pada kucing dengan alasan yang tak masuk akal bagi orang awam ini disebut mengalami Ailurophobia.

7 dari 9 halaman

Ironi Lucu Orang Yang Takut Pada Kucing

Ailurophobia adalah jenis fobia yang terkait dengan kucing. Kata ini berasal dari bahasa Yunani, ailurous yaitu kucing dan phobos yang artinya takut.

Jadi, Ailurophobia ini adalah sejenis fobia di mana orang takut pada kucing.

Namun ada satu ironi yang terlihat lucu dari orang-orang yang mengalami Ailurophobia ini.

Alih-alih makin jauh dari kucing, mereka justru didekati atau malah diikuti oleh kucing.

Bagaimana bisa kucing malah suka atau mendekati orang yang takut pada mereka?

8 dari 9 halaman

Kucing Merasa Aman

Pada umumnya, orang yang takut pada kucing akan berusaha menghindari untuk bertemu dengan binatang tersebut.

Di saat yang sama, mereka akan waspada untuk memastikan bahwa kucing tidak mendekati mereka.

Namun, tindakan orang-orang ini justru membuat kucing mendekati atau malah suka pada mereka.

Ini karena, di mata kucing, tindakan seperti itu bukan dianggap sebagai ancaman.

Kucing justru akan tertarik pada Anda karena merasa aman berada di dekat Anda.

Dalam pandangan kucing, Anda tidak akan menyentuh dan bahkan mengancamnya.

9 dari 9 halaman

Memandang Saja Dianggap Ancaman

Di kalangan kucing, bertatapan mata secara langsung dianggap sebagai tanda dominasi dan invasi.

Karenanya, jika Anda menatap mata kucing secara langsung dan lama dianggap sebagai ancaman bagi mereka.

Sebaliknya, jika berusaha menghindari bertatapan langsung dengan kucing, maka itu merupakan tanda bahwa Anda 'aman' bagi mereka.

Anda dianggap tidak menantang atau mencoba menginvasi mereka.

Jadi, tidak heran jika kucing malah suka atau mendekati orang-orang yang takut pada mereka.

Itu karena mereka merasa aman berada dekat Anda. Mereka akan menggosokkan badan di kaki Anda.

Mereka bahkan mungkin akan mengikuti ke mana saja Anda akan pergi.

(Sumber: Siakapkeli.my)

Join Dream.co.id