Studi: Main Ponsel di Jam Istirahat Bikin Pekerjaan Makin Terganggu

Dinar | Rabu, 28 Agustus 2019 09:48
Studi: Main Ponsel di Jam Istirahat Bikin Pekerjaan Makin Terganggu

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Kok bisa?

Dream – Selama ini kamu mungkin sudah mengetahui jika menggunakan telepon seluler (Ponsel) saat bekerja hanya akan membuat waktu terbuang pencuma. Untuk meyiasatinya, banyak pegawai memanfaatkan waktu istirahat untuk berselancar lewat Ponselnya.

Namun penelitian terbaru menunjukan hasil mengejutkan. Ternyata bermain Ponsel saat istirahat kerja tak membuat kamu bisa bekerja maksimal. 

Sebaliknya, dampak dari bermain Ponsel saat jam istirahat sama saja seperti halnya kamu berselancar di waktu kerja. 

Temuan mengejutkan itu diperoleh dari sebuah studi Rutgers University, New Jersey, Amerika Serikat. Penelitian itu menunjukkan jika bermain smartphone saat liburan malah membuat otak tidak bisa beristirahat. 

Dalam kajian yag diterbitkan di Journal of Behaviours speerti dikutip Dream dari Studyfind, Rabu 28 Agustus 2019, tim peneliti membagi responden ke dalam dua grup. Setiap grup yang berisi 42 mahasiswa Rutgers diminta untuk menyelesaikan puzzle untuk membentuk kata-kata.

Saat menjalankan tugas, grup ini terbagi lagi menjadi tiga grup yaitu grup yang beristirahat dengan bermain ponsel untuk berbelanja online, grup berbelanja melalui komputer, dan grup terakhir diminta tidak beristirahat sama sekali.

2 dari 8 halaman

Begini Hasilnya

Hasilnya, grup yang bermain smartphone menyelesaikan puzzle 19 persen lebih lama dan merampungkan masalah 22 persen lebih sedikit daripada dua grup lainnya.

Rekan penulis jurnal, Terri Kurtzberg, mengatakan masyarakat telah terbiasa menggunakan smartphone, baik saat mengerjakan tugas maupun beristirahat.

“ Kami berasumsi tak ada bedanya dengan istirahat lainnya. Tapi, ponsel bisa meningkatkan level distraksi yang membuat orang sulit kembali fokus kepada tugasnya,” kata profesor manajemen bisnis ini.

Periset juga percaya bahwa gawai menjadi candu dan sering dimainkan oleh orang-orang ketika beristirahat. Konsentrasi orang akan terganggu dengan melihat notifikasi dan melihat informasi dan berita yang terus mengalir. 

3 dari 8 halaman

Daftar Kisi-Kisi Pertanyaan Wawancara Kerja untuk Fresh Graduate

 wanita karier muslimah

Dream – Wawancara kerja pertama untuk fresh graduate terasa mendebarkan. Tahap seleksi kerja ini seperti sebuah ujian hdup.

Walaupun sudah mempelajari cara menghadapi pewawancara, berlatih menjawabnya dan mengumpulkan rasa percaya diri, tak selamanya menjamin pertanyaan yang sama akan benar-benar keluar.

Pewawancara biasanya sudah menyiapkan segambreng daftar pertanyaan yang akan ditanyakan khusus untuk fresh graduate.

Nah agar kamu tak terlalu terpatok pada hapalan, berikut ini adalah kisi-kisi pertanyaan seperti dikutip Dream dari Karir.com, Minggu, 4 Agustus 2019.

 

4 dari 8 halaman

Pertanyaan Seputar Kampus

Pewawancara biasanya sudah memegang CV dan mengetahui tempat kuliah serta bidang ilmu kamu. Tapi, mereka akan berusaha menggali lebih dalam tentang alasanmu memilih kampus hingga jurusan.

Untuk pertanyaan tentang pilihan kampus, pewawancara ingin mengetahui cara kamu mengambil keputusan besar yang bijak dalam hidup. Sementara pada pertanyaan jurusan, kamu mesti bisa menunjukkan bahwa ilmu dan keahlian yang dipelajari di kampus yang terkait dengan pekerjaan.

Selain itu, pewawancara mungkin juga melontarkan pertanyaan lain seputar kehidupan perkuliahan. Misalnya, pertanyaan terkait pengalaman kepemimpinan di kampus, pendapat tentang kerja kelompok di sekolah, hingga ekstrakurikuler yang diikuti.

Berdasarkan pertanyaan tersebut, pewawancara bisa mendapat gambaran tentang soft skill dari fresh graduate yang belum punya pengalaman kerja.

5 dari 8 halaman

Pertanyaan tentang Pengalaman Kerja

 Wawancara Kerja

Kebanyakan fresh graduate belum punya pengalaman kerja sebenarnya. Tetapi, paling tidak, kamu pernah mengikuti program magang atau kuliah kerja nyata untuk memenuhi syarat kelulusan.

Sebagian lulusan baru mungkin punya pengalaman sebagai asisten dosen di kampus. Jadi, ketika sampai pada pertanyaan tentang pengalaman kerja, kamu bisa mengingat, dan menceritakan tentang masa tersebut.

Pewawancara akan menggali lebih dalam tentang pengalaman tersebut. Mereka akan bertanya tentang pencapaian selama masa magang, masalah yang dihadapi selama bekerja, hingga bagaimana seseorang belajar dari kesalahannya.

 

6 dari 8 halaman

Pertanyaan tentang Pribadi

Hampir semua pewawancara akan melontarkan pertanyaan umum seperti, “ Apa kelebihan dan kekurangan kamu?” Pada titik ini, mereka mencoba menyelami pribadi kandidat karyawan yang melamar di perusahaan.

Pertanyaan semacam ini berlaku untuk fresh graduate atau pelamar kerja yang sudah berpengalaman. Tetapi, seorang pewawancara kreatif akan menambahkan pertanyaan seperti ini pada fresh graduate, yaitu “ Bagaimana kamu di mata teman dan dosen pembimbing?”

Lebih jauh, pewawancara juga akan bertanya mengenai hal-hal yang memotivasi Kamu, sampai cara menghadapi tekanan. Pada bagian penutup tema pertanyaan tentang pribadi, pewawancara juga akan memancing kamu dengan pertanyaan, “ Mengapa kami harus mempekerjakanmu?”

Untuk merespon pertanyaan ini, kamu harus fokus pada kekuatan, kelebihan personal, dan kejujuran.

7 dari 8 halaman

Pertanyaan tentang Masa Depan

 Wanita Karier

Pertanyaan tentang masa depan akan diekspresikan dengan kalimat, “ Apa yang kamu lihat pada diri sendiri dalam lima (atau sepuluh) tahun ke depan?” Pertanyaan ini cukup sulit bagi sebagian orang, apalagi fresh graduate.

Alasannya, sebagian kandidat karyawan yang baru lulus kerja belum bisa membayangkan jenjang karir lebih jauh dan tantangan serta rintangan yang menghadang. Sampai di titik ini, ia hanya berpikir soal mendapat kerja secepatnya, atau bahkan pekerjaan pertama sebagai batu loncatan.

Dari sudut pandang pewawancara, pertanyaan ini bisa menyiratkan seberapa lama kandidat bisa bertahan di perusahaan. Pada akhirnya bisa menjadi bahan pertimbangan untuk mempekerjakan seseorang. Jadi, kamu harus berhati-hati dalam menjawab. Caranya, Kamu harus melakukan riset tentang jenjang karir hingga tujuan perusahaan, kemudian menyesuaikan jawaban dengan hal tersebut.

 

8 dari 8 halaman

Pertanyaan tentang Perusahaan dan Pekerjaan

Jelas, pertanyaan ini harus dijawab dengan pengetahuan yang mumpuni. Sebagai fresh graduate, Kamu perlu melakukan riset mendalam tentang perusahaan, sehingga bisa menjawab pertanyaan seperti, “ Apa yang kamu tahu tentang perusahaan ini?”

Jika kamu dianggap paham tentang perusahaan dan bagaimana bisnis berjalan, maka pewawancara bisa juga mengembangkan ke pertanyaan, “ Kontribusi apa yang bisa diberikan untuk kemajuan perusahaan?”

Selain itu, kamu juga akan ditanya tentang hal-hal terkait pekerjaan, seperti, “ Apakah kamu bersedia jika sering diminta untuk melakukan perjalanan (terkait pekerjaan)?” Selain itu, pewawancara juga akan mencari tahu lagi tentang pribadi, dan mencoba menilai kecocokan antara kandidat dan budaya kerja perusahaan.

Intip Harga dan Spesifikasi Mobil Dinas Baru Jajaran Menteri Jokowi
Join Dream.co.id