Studi: Bukan Jenius, Faktor Inilah yang Harus Jadi Pegangan Calon Orang Sukses

Dinar | Senin, 11 Mei 2020 07:48
Studi: Bukan Jenius, Faktor Inilah yang Harus Jadi Pegangan Calon Orang Sukses

Reporter : Razdkanya Ramadhanty

Jangan mau menjadi Einstein. Cobalah mengidolakan Nikola Tela atau Thomas Alfa Edison. Kenapa?

Dream – Jutaan ilmuwan muda umumnya berharap bisa menjadi Albert Einstein berikutnya. Namun studi terbaru mengatakan para ilmuwan seharusnya mengidolakan Nikola Tesla dan Thomas Edison.

Dikutip dari studyfinds.org, para peneliti dari Penn State University, Amerika Serikat, mengatakan para pemuda seharusnya lebih termotivasi melihat kesuksesan seseorang melalui kerja keras, bukan dari kecerdasan semata.

Mahasiswa doktoral Penn State University, Danfei Hu, mengatakan tak sependapat dengan pernyataan yang menyatakan seseorang harus jenius terlebih dahulu jika ingin menjadi ilmuwan.

menurut Danfei ada banyak faktor yang menghalangi orang untuk mengejar ilmu pengetahuan sains dan karier yang hebat.

“ Bekerja keras merupakan hal normal dalam sains dan bakat luar biasa (jenius) bukanlah sebuah prasyarat untuk berhasil dalam sains. Sangat penting untuk membagikan pesan ini kepada masyarakat luas,” kata Danfei.

Menurut penelitian yang dilakukan, banyak siswa yang ingin berkarir di bidang sains akhirnya menyerah pada ambisi mereka. Fenomena ini disebut " leaking STEM pipeline" . Hal ini terjadi lantaran banyak orang yang percaya bahwa untuk menjadi seorang ilmuwan, kamu harus jenius.

" Kerja keras adalah kunci penting kesuksesan seseorang. Dengan adanya kerja keras memunculkan dampak yang signifikan apakah seseorang akan berhasil," tambah asisten profesor psikologi di Universitas William Paterson, Janet N. Ahn.

2 dari 3 halaman

Pandangan Ilmuwan Muda

Para peneliti melakukan tiga percobaan yang dilakukan dengan teori ini. Yang pertama melibatkan 176 orang, yang kedua termasuk 162, dan yang ketiga menampilkan 288 peserta.

Penelitian tersebut mengharuskan para responden membaca kisah hidup Albert Einstein. Kemudian memunculkan hasil dimana setengah lebih responden lebih percaya kesuksesan Einstein karena " kecemerlangan alami" dan setengah lainnya mengaitkan kesuksesan Edison merupakan hasil dari kerja keras.

" Ini menunjukan bahwa orang-orang pada umumnya memandang Einstein sebagai jenius, dengan keberhasilannya yang berkaitan dengan bakat luar biasa," kata Danfei.

" Edison, di sisi lain, dikenal karena kegagalannya lebih dari seribu kali ketika mencoba membuat bola lampu, dan keberhasilannya biasanya terkait dengan kegigihan dan ketekunannya."

3 dari 3 halaman

Ilmuwan Tak Hanya Cukup dengan Jenius

Para peneliti percaya bahwa temuannya akan membantu masyarakat luas terutama pada pendidikan sains di mana menjadi seorang ilmuwan tidak memerlukan hanya membutuhkan " kejeniusan" tetapi juga membutuhkan " kerja keras."

" Informasi ini dapat membantu membentuk bahasa yang kami gunakan dalam buku pelajaran dan rencana pelajaran serta wacana publik mengenai apa yang diperlukan untuk berhasil dalam sains," kata dia.

“ Kaum muda selalu berusaha mencari inspirasi dari dan meniru orang-orang di sekitar mereka. Jika kita dapat mengirim pesan bahwa berjuang untuk sukses adalah normal, itu bisa sangat bermanfaat,” tutup Danfei. 

Join Dream.co.id