Sosok Crazy Rich Kalimantan yang Guyur Uang ke Suhud Usai Dimarahi Baim Wong, Borong Dagangan Warga Rp1 Miliar

Dinar | Kamis, 14 Oktober 2021 13:55

Reporter : Razdkanya Ramadhanty

Siapa Haji Sasa?

Dream - Sosok Kakek Suhud menjadi pusat perhatian setelah video dirinya dimarahi Baim Wong, karena dituduh membuntuti untuk meminta uang, viral. Sejumlah orang justru datang memberi bantuan kepada kakek tersebut.

Salah satu yang memberi bantuan kepada Kakek Suhud adalah pengusaha asal Kalimantan Timur, Haji Sasa. Dalam video yang beredar, Haji Sasa dan Kakek Suhud berjalan bersama.

Mereka terlihat hendak makan di sebuah restoran. Kemudian ada pula momen saat Haji Sasa mengambil uang gepokan pecahan Rp50 ribu dan memberikannya ke sang kakek. Totalnya Rp50 juta.

Dengan kedermawanan Haji Sasa yang rela terbang dari Kalimantan Timur menuju ke Jakarta hanya untuk bertemu Kakek Suhud. Publik pun dibuat penasaran dengan sosoknya.

Menurut laman kaltimkece.id, ternyata Haji Sasa bukanlah orang sembarangan. Sosoknya yang dermawan dan rendah hati memang sudah terkenal di kampung halamannya, di Samarinda. Ia disebut sebagai penyelamat para pedagang kaki lima.

Sosok Crazy Rich Kalimantan yang Guyur Uang ke Suhud Usai Dimarahi Baim Wong, Borong Dagangan Warga Rp1 Miliar
Haji Sasa (Foto: Instagram)
2 dari 5 halaman

Siapa Haji Sasa?

Haji Sasa diketahui berasal dari keluarga sederhana. Ayahnya, Mansyur bin Taman, seorang tukang yang bekerja mendirikan rumah. Sedangkan sang ibunda, Tuah binti Kastawi, bekerja sebagai pembantu rumah tangga.

Masa kecil Haji Sasa terbilang pas-pasan. Ia harus putus sekolah di bangku SMP pada 1980-an. Kemudian, pada usia 16 tahun, ibunya meminta dirinya bekerja sebagai kuli bangunan membantu pamannya. Empat tahun kemudian pada 1994, ia sudah menjadi tukang sebelum akhirnya menjadi pemborong bangunan (kontraktor skala kecil) pada 1997.

Pemilik nama asli Suriansyah itu pun tak selalu berada di atas. Dunia properti yang ia geluti selama 11 tahun, pernah gagal. Hartanya habis. Orang-orang yang ia kenal, satu per satu meninggalkannya.

" Saya didatangi preman yang menagih utang. Waktu itu, saya sudah tidak punya apa-apa. Tidak punya siapa-siapa," tuturnya.

Saking putus asa, ia sempat berpikir untuk bunuh diri dari lantai atas sebuah hotel di Samarinda.

3 dari 5 halaman

Titik Balik Kehidupan

Titik balik kehidupan Haji Sasa terjadi 12 tahun lalu di Pelabuhan Samarinda. Ia bertemu seorang pria yang baru dikenalnya dan membagikan kisah pilunya.

“ Orang itu meminta saya pulang, cuci kaki kedua orangtua, dan minta ampun. Saya juga diminta mengubah perilaku dan kata-kata," ungkapnya.

Suriansyah, yang sudah putus harapan mengikuti perintah lelaki itu. Setelah bertemu kedua orangtua, ia mengaku kehidupannya mulai berubah.

 

4 dari 5 halaman

Miliki Bisnis Properti

Pada awal 2010, Haji Sasa mendapatkan sejumlah uang dari bisnis jual-beli tanah. Uang itu ia pakai sebagai modal untuk kembali berusaha di bidang properti.

Pelan tapi pasti, Haji Sasa membangun rumah demi rumah kemudian menjualnya. Begitu modal yang terkumpul semakin banyak, ia memutuskan membangun perumahan. Ia membangun tiga perumahan di Jalan PM Noor, di Kecamatan Palaran dan di dekat Perumahan Bengkuring. Ketiganya selesai dibangun pada 2012.

Keberhasilan di bisnis properti ini membuatnya merambah ke bisnis yang lain; pertambangan batu bara. Haji Sasa membangun beberapa perusahaan pertambangan.

Hari ini, 12 tahun sejak ia berniat bunuh diri, Haji Sasa bukan hanya mampu melunasi utang-utangnya telah menjadi saudagar yang sukses di Kota Tepian.

" Mukjizat itu nyata. Allah memiliki cara-cara indah atas hidup yang saya jalani ini," tuturnya.

5 dari 5 halaman

Haji Sasa memang dikenal dermawan. Dia tak segan memborong dagangan masyarakat kecil untuk membantu mereka.

Menurut laman kalitimkece, memborong jualan pedagang kecil sudah rutin dilakukan Haji Sasa saat pandemi Covid-19. Meski tak menyebut angka pasti, dia sudah menghabiskan uang Rp1 miliar untuk membeli dagangan masyarakat.

“ Sekitar segitu, lah. Itu tidak ada ruginya. Justru kita harus berbagi kepada mereka yang kesulitan,” sambungnya.

Join Dream.co.id