Kegiatan Ekonomi 2021 Mulai Menggeliat, Laba Bersih BCA Tembus Rp23 Triliun

Dinar | Kamis, 21 Oktober 2021 19:45

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Bagaimana dengan total aset dan penyaluran kreditnya?

Dream – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mengantongi laba bersih senilai Rp23,2 triliun selama Januari-September 2021. Angka ini naik 15,8 persen secara year-on-year dari periode yang sama tahun lalu.

“ Kami mengapresiasi upaya pemerintah dalam mengendalikan Covid-19 di Indonesia, termasuk mengakslerasi program vaksinasi,” kata Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja, dalam konferensi pers virtual, Kamis 21 Oktober 2021.

Dengan begitu, aktivitas bisnis sudah mulai memulih seiring dengan mobilitas masyarakat yang meningkat.

Kegiatan Ekonomi 2021 Mulai Menggeliat, Laba Bersih BCA Tembus Rp23 Triliun
Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja, Mengatakan Laba Bersih BCA Naik 15,8 Persen Pada September 2021. (Foto: BCA)
2 dari 5 halaman

Penyaluran Kredit Naik 4,1 Persen

Berdasarkan data BCA, total kredit naik 4,1 persen yoy menjadi Rp605,9 triliun pada September 2021. Hal ini disebabkan perbaikan di segmen korporasi dan KPR. Kredit korporasi meningkat 7,1 persen yoy jadi Rp269,9 triliun dan KPR tumbuh 6,5 persen yoy menjadi Rp95,1 triliun.

Kemudian, kredit komersial dan UKM tumbuh 1,5 persen jadi Rp185,4 triliun. Saldo outstanding kartu kredit naik 1,2 persen menjadi Rp13,9 triliun.

“ Secara total, portofolio kredit consumer naik 2,1 persen yoy menjadi Rp144,7 triliun,” kata dia.

Sementara itu, dana murah BCA tercatat Rp721,8 triliun atau naik 21 persen yoy. Deposito juga naik 9,7 persen menjadi Rp201,9 triliun.

Secara total, dana pihak ketiga naik 18,3 persen menjadi 923,7 pada September 2021. Kenaikan ini mengerek aset BCA menjadi Rp1.169,3 triliun atau naik 16,5 persen.

3 dari 5 halaman

Kredit Kendaraan Bermotor Turun

Jahja menyebut kredit kendaraan bermotor (KKB) turun 7,6 persen yoy menjadi Rp35,6 triliun meskipun koreksinya membaik pada periode sebelumnya. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor.

Salah satunya adalah krisis chip yang mempengaruhi produksi kendaraan dan produksi yang terbatas selama Covid-19.

“ Terhadap penyediaan kendaraan bermotor, chip membuat produksi mobil agak tersendat,” kata dia.

Ditambah lagi, ada pemberlakukan PPKM darurat pada awal Juli 2021. Ini membatasi jumlah karyawan dan jam kerja. Ini membuat jumlah tenaga pabrik dan produksi menjadi turun. Jahja menilai produksi yang turun bisa membuat kebutuhan pasar menjadi tidak terpenuhi dan berujung inden.

“ Kalau inden berbulan-bulan, orang nggak mau beli karena harga nggak terikat,” kata dia.

4 dari 5 halaman

Cara Mengganti Kartu Debit BCA Lama ke Teknologi Chip dan Manfaatnya

Dream – Nasabah PT Bank Central Asia Tbk diimbau untuk segera mengganti kartu debit lama ke kartu yang sudah menggunakan teknologi chip. Terhitung mulai 1 Desember 2021, kartu debit non chip tidak akan lagi bisa dipergunakan untuk bertransaksi.

Mengutip laman BCA, kartu debit non chip ini yang dikeluarkan bank swasta beraset terbesar di Indonesia ini meliputi kartu ATM BCA dan Paspor BCA. Kedua jenis kartu itu masih menggunakan teknologi magnetic chip.

 

 Cara Mengganti Kartu Debit BCA Lama ke Teknologi Chip dan Manfaatnya© Dream

 

Nasabah yang ingin mengganti kartu debit lama bisa menggunakan tiga layanan yang sudah disiapkan BCA. Nasabah bisa langsung datang ke kantor cabang BCA terdekat untuk mendapat layanan penggantian ke kartu debit non chip ke kartu debit chip.

Layanan kedua yang disiapkan BCA adalah melalui customer service (CS) digital BCA. CS Digital adalah layanan bagi setiap nasabah yang ingin bertransaksi perbankan di satu mesin digital secara self service di kantor cabang.

Ketiga, menghubungi Halo BCA 1500888. Untuk informasi lebih lanjut tentang syarat dan ketentuan penggantian kartu debit non chip ke kartu debit chip, kamu bisa menelepon Halo BCA.

5 dari 5 halaman

Manfaat Ganti ke Kartu Berteknologi Chip

Selain memenuhi ketentuan Bank Indonesia (BI), BCA memaparkan ada tiga keunggulan yang akan diperoleh nasabah yang beralih menggunakan kartu debit berteknologi chip.

Pertama, kartu debit chip menawarkan banyak keunggulannya. Selain bisa melakukan transaksi di ATM dan EDC, nasabah juga bisa bertransaksi debit online dengan mengaktifkan fiturnya melalui BCA Mobile.

Kartu debit chip BCA juga sudah melayani layanan pembayaran belanja online, langganan streaming music/film, hingga membeli voucher game.

Alasan kedua adalah mendukung kebijakan Bank Indonesia. Sejak 2015, Bank Indonesia sudah mencanangkan implementasi Standar Nasional Teknologi Chip dan penggunaan 6 Digit PIN untuk kartu ATM /Kartu Debit yang diterbitkan di Indonesia.

Keunggulan terakhir yang akan dirasakan nasabah adalah mengurangi risiko kejahatan kartu. Kartu debit lama yang masih menggunakan teknologi magnetic strip secara teknologi lebih mudah disalin. Risiko pencurian data melalui magnetic strip di kartu atau skimming lebih besar dibandingkan dengan kartu debit chip.

Sekadar catatan, penggantian atau penukaran kartu debit non chip ke debit chip BCA ini tidak dikenakan biaya alias gratis.

Terkait
Join Dream.co.id