Uang THR Masih Bersisa, Bayar Utang Dulu atau Ditabung?

Dinar | Selasa, 26 Mei 2020 09:33
Uang THR Masih Bersisa, Bayar Utang Dulu atau Ditabung?

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Alhamdulillah, sisa THR masih ada.

Dream - Idul Fitri sudah lewat, tapi uang Tunjangan Hari Raya (THR) masih ada. Kamu sudah sepatutnya bersyukur di tengah kondisi sebagian masyarakat yang mengalami kesulitan ekonomi karena menjadi korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).  

Dengan uang THR kamu mungkin sudah membeli baju baru, kue Lebaran, atau memberikan angpao buat si kecil yang menjalankan ibadah puasa sebulan penuh. 

Akan lebih melegakan saat uang THR ternyata bisa kamu gunakan untuk investasi sehingga nilainya suatu saat akan berkembang. 

Nah, jika Sahabat Dream masih memiliki uang sisa Lebaran dan sudah berinvestasi, ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan dengan uang sisa THR.

Pertama, kamu bisa menabung. Kamu bisa mengalokasikan sebagian untuk ditabung. Lumayan, kan, untuk menambah pundi-pundi uang.

Kedua, menyisihkan untuk sedekah. Sahabat Dream bisa menyisihkan uang untuk sedekah. Kamu bisa menyisihkan 2,5-5 persen untuk disumbangkan.

Ketiga, jika punya utang, tak ada salahnya kamu menggunakan uang itu untuk melunasi utang.

Lalu, jika kamu berencana untuk merintis bisnis, uang THR bisa digunakan untuk modal bisnis. Tak sedikit orang yang bekerja, ingin merintis bisnis sampingan setelah Lebaran. Dengan uang sisa THR, kamu bisa membeli barang modal dan bahan baku untuk wirausaha.

2 dari 4 halaman

THR Nggak Cair, Langsung Coret Pengeluaran Ini

Dream – Pandemi corona memang membuat kepala pusing tujuh keliling. Saat kesehatan tubuh harus dijaga, masalah baru datang lain yaitu kebutuhan ekonomi terganggu karena roda perekonomian melambat.

Kondisi ini membuat keuangan banyak perusahaan amburadul. Imbasnya banyak pegawai Misalnya, Tunjangan Hari Raya (THR) tidak cair.

Dikutip dari Cek Aja, Rabu 20 Mei 2020, jika tunjangan ini tak cair, mau tak mau ada kebutuhan yang harus dicoret. Tenang, pengeluaran ini takkan mengurangi kesucian Idul Fitri itu sendiri.

Alokasi anggaran yang pertama harus disesuaikan adalah dana mudik. Sesuai dengan anjuran pemerintah, mudik masih dilarang untuk dilakukan. Jadi dana yang seharusnya dikeluarkan untuk mudik bisa dipangkas. Dengan hilangnya pos biaya mudik, arus kas kamu juga tidak begitu berat. 

 

THR Nggak Cair, Langsung Coret Pengeluaran Ini© Dream

 

Selain biaya transportasi, kamu juga memperhitungkan biaya lainnya, seperti untuk biaya makan, biaya liburan di kampung, biaya tak terduga, dan banyak lagi pos keuangan yang harus dipersiapkan untuk menjaga tradisi Lebaran tetap nyaman.

Dana mudik ini bisa dialokasikan ke biaya makan. Sekadar informasi, biaya makan menjelang Lebaran biasanya sedikit lebih tinggi karena harga barang pokok akan mengalami kenaikan. Jadi kamu bisa mencadangkan dana mudik untuk antisipasi lonjakan harga bahan pokok.

3 dari 4 halaman

2. Tak Harus Beli Baju Baru

Perayaan Idul Fitri merupakan momentum pengingat bagi umat Muslim. Ganjaran dari ibadah puasa yang sudah dijalankan selama sebulan penuh adalah kembali suci. Itu terjadi saat Idul Fitri.

Biasanya saat Idul Fitri, umat muslim akan mengenakan baju terbaiknya Tetapi ada anggapan yang sudah menjadi budaya jika momen lebaran harus dirayakan dengan baju baru. Padahal, tidak ada hubungannya kesucian lebaran dengan pakaian baru. Menggunakan pakaian terbaik adalah bentuk kebaikan dalam bersukacita saat Lebaran.

Tetapi membeli pakaian baru saat kondisi seperti ini seperti tidak tepat. Dengan memangkas pengeluaran untuk baju baru, tabungan kamu bisa tetap aman karena tak tahu kondisi pandemi ini akan sepanjang apa. Jadi, langkah terbaiknya adalah melakukan langkah mitigasi agar semuanya bisa berjalan baik.

4 dari 4 halaman

3. Halal Bihalal Virtual

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tetap dijalankan selama perayaan Idul Fitri. Jadi, kamu masih dilarang untuk melakukan kegiatan berkumpul. Lakukan halal bihalal secara virtual alias online. Kamu bisa video call bersama sanak saudara dan keluarga.

Lewat cara virtual juga, kamu bisa memangkas pengeluaran untuk halal bihalal secara konvensional. Selain itu, kamu juga tidak perlu memasok makanan untuk menerima tamu saat lebaran tiba. Hal tersebut cocok dilakukan kala THR kamu gak kunjung cair.

Terlihatnya memang kecil, tetapi percayalah kesemua hal itu jika dihitung secara akumulasi akan terlihat sangat besar. Bisa-bisa mencapai 70 persen dari dana THR yang biasanya kamu terima.

Join Dream.co.id