Sebelum Asuransi, Generasi Milenial Harus Lakukan Ini

Dinar | Kamis, 30 Januari 2020 11:36
Sebelum Asuransi, Generasi Milenial Harus Lakukan Ini

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Mengapa?

Dream - Asuransi penting dimiliki oleh semua orang di segala usia. Terutama, generasi milenial masih memiliki banyak kegiatan, sehingga memerlukan perlindungan lebih.

“ Penting sekali, mengingat mimpinya banyak, keinginannya banyak. Namun, ada risiko di setiap perjalanannya. Banyak kasus klaim yang dipikir akan terjadi pada masa tua, ternyata terjadi di masa-masa muda,” kata Chief Marketing Officer Allianz Life Indonesia, Karin Zulkarnaen, dikutip dari Merdeka.com, Kamis 30 Januari 2020.

Untuk milenial yang baru mau memulai berasuransi, ada banyak hal yang harus diketahui agar produk asuransi sesuai dengan kebutuhan. Salah satunya berkonsultasi dengan ahli keuangan atau financial expert.

Hal itu diperlukan untuk memudahkan milenial dalam mengerti produk yang cocok dengan kebutuhannya dan keunggulan yang dibutuhkan. " Biar tidak bingung, (konsultasikan) produk apa yang cocok, dan keunggulannya bagaimana, pembayaran preminya seperti apa, perlu dibantu, kan," kata dia.

2 dari 8 halaman

Konsultasi Juga Dibutuhkan Berdasarkan Kebutuhan

Menurutnya, konsultasi juga dibutuhkan karena melihat kebutuhan dan keadaan setiap orang berbeda.

" Incomenya (pemasukan keuangannya) berbeda, kebutuhan berbeda. Jadi (saat memutuskan untuk berasuransi, disarankan untuk bertemu relationship manager," papar Karin.

Kemudian Karin menambahkan untuk membuat rencana asuransi yang ingin diprioritaskan. “ Mau mengalokasikan kemana dulu nanti, entah dana darurat atau asuransi, kemudian nanti dialokasikan produk yang tepat,” kata dia.

3 dari 8 halaman

Gaji Kecil Tapi Mau Punya Asuransi, Pakai 5 Cara Ini

Dream - Asuransi semakin penting untuk dimiliki karena manfaatnya yang ganda. Selain mengurangi risiko pada masa depan, asuransi juga bisa dijadikan sebagai instrumen investasi. Sayangnya, masih banyak orang enggan memiliki asuransi karena alasan premi yang tidak terjangkau.

Dikutip dari Cek Aja, Selasa 21 Januari 2020, premi adalah kewajiban yang harus dibayar kepada pihal asuransi setiap bulannya sebagai biaya tanggungan jika terjadi risiko kepadamu. Jumlah premi ini sangat beragam, misalnya premi pada produk asuransi kesehatan, besarannya tergantung beberapa faktor seperti umur atau kondisi kesehatan.

 

 Gaji Kecil Tapi Mau Punya Asuransi, Pakai 5 Cara Ini© Dream



Persepsi asuransi mahal acapkali menjadi alasan masyarakat Indonesia untuk tidak memilikinya. Pada kuartal I 2019, Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) melaporkan jumlah yang tertanggung oleh industri asuransi jiwa baru 53 juta orang. Angka ini turun sebanyak 9,1 juta orang pada tahun sebelumnya.

Kekhawatiran masalah premi ini sebenarnya tidak perlu kamu pikirkan lagi. Apalagi menunda punya asuransi karena alasan gaji kecil. Banyak cara untuk tetap bisa memiliki asuransi, khususnya kesehatan dan jiwa dengan premi terjangkau.

Ada lima cara untuk mendapatkan premi asuransi yang terjangkau. Berikut ini adalah rinciannya.

4 dari 8 halaman

Ajukan Saat Muda

Besaran premi umumnya diukur berdasarkan risiko. Faktor yang mempengaruhi risiko sendiri adalah usia. Makin tua usia, seseorang dianggap lebih riskan terkena penyakit hingga menyebabkan kematian. Alhasil usia yang lebih tua dikenakan premi lebih tinggi dibandingkan usia muda.

Namun, banyak orang yang justru menganggap usia muda belum penting-penting amat punya asuransi, karena merasa masih jauh dari risiko penyakit.

Mindset ini harus dirubah karena musibah tidak mengenal usia. Pasalnya dalam kondisi calon peserta sudah memiliki penyakit, asuransi kemungkinan besar akan menambahkan ekstra premi yang membuat premi menjadi mahal.


5 dari 8 halaman

Hindari Asuransi Seumur Hidup

Asuransi seumur hidup memiliki konsep proteksi tanpa batas. Tapi, premi yang harus dibayarkan sangat mahal.

Misalnya, asuransi untuk melindungi peserta sampai usia 70 tahun akan punya premi yang lebih murah daripada 100 tahun. Agar lebih menghemat, kamu cukup mengambil asuransi yang melindungi sampai usia tertentu.

6 dari 8 halaman

Jangan Sembarangan Memilih Rider

Dalam membeli asuransi, agen akan menawarkan manfaat tambahan atau rider. Misalnya di asuransi jiwa ada sub perlindungan lain seperti penyakit kritis dan kecelakaan. Bagi para agen, penawaran ini akan menambah komisi mereka jika calon peserta mengiyakan.

Masalahnya harga rider tidaklah murah. Pastikan kamu memang butuh ketika ingin menambahkan manfaat ini. Saat mengambil rider penyakit kritis, baiknya pahami terlebih hal-hal seperti jenis penyakit yang dicover dan asuransi penyakit kritis yang bisa diklaim.

7 dari 8 halaman

Gunakan Asuransi Keluarga

Jika sudah berkeluarga, katakanlah punya dua anak, bagaimana caranya membeli asuransi kesehatan dengan premi murah. Dalam kasus ini, kamu mungkin harus membeli empat polis asuransi.

Biaya pun menjadi mahal karena preminya lebih dari satu. Solusi terbaiknya, carilah asuransi kesehatan keluarga.

Secara teknis, peserta hanya perlu membeli satu asuransi keluarga. Besaran polisnya sudah diakumulasikan dengan harga yang tentunya lebih murah.

8 dari 8 halaman

Atur Sesuai Tagihan

Dalam asuransi kesehatan, ada dua metode penggantian tagihan biaya rawat inap rumah sakit, yaitu inner limit (batas maksimal yang akan ditentukan oleh pihak penanggung) dan sesuai tagihan (penangung akan mengganti berapa pun biaya tagihan perawatan rumah sakit selama lima tahunan masih tersedia).

Cara kedua akan lebih menguntungkanmu karena tidak perlu membayar biaya perawatan dengan uang pribadi. Dengan begitu, kamu tidak akan terbebani oleh biaya premi dan biaya perawatan sekaligus.

Memiliki asuransi menjadi hal penting yang harus diupayakan, terutama jika kamu sudah memiliki tanggungan alias berkeluarga. Berapapun gajimu, bisa kok punya asuransi jiwa dengan premi Rp400 ribu per bulan dan mendapatkan uang pertannggungan sampai Rp2 miliar.

Join Dream.co.id