Pandemi Corona, Kekayaan CEO Amazon Justru Bertambah Rp369 Triliun

Dinar | Selasa, 21 April 2020 09:46
Pandemi Corona, Kekayaan CEO Amazon Justru Bertambah Rp369 Triliun

Reporter : Razdkanya Ramadhanty

Kekayaannya pun bertengger di Rp2.129 triliun.

Dream – Kekayaan CEO Amazon, Jeff Bezos, meningkat di tengah pandemi virus corona. Penambahan itu terjadi akibat adanya lonjakan permintaan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Selama masa social distancing, kebanyakan orang berbelanja online dan mengakses e-commerce milik Bezos, Amazon.com.

Dilansir dari Hypebeast, Selasa 21 April 2020, kekayaan bersih Bezos naik sekitar US$24 miliar, atau sekitar Rp369,06 triliun, menjadi US$138,5 miliar atau Rp2.129,81 triliun, pada Selasa, 14 April 2020. Hal ini terjadi setelah saham amazon.com melonjak hingga 5,3 persen dan mencapai rekor baru.

2 dari 3 halaman

Tapi Banyak Karyawan yang Mogok Kerja

Bahkan ketika perusahaan-perusahaan lain memotong gaji staf, Amazon telah memperkerjakan karyawan baru untuk memenuhi peningkatan permintaan. Amazon.com telah memperkerjakan 100 ribu karyawan baru untuk bagian gudang dan pengiriman sejak awal Maret.

 Tapi Banyak Karyawan yang Mogok Kerja
© MEN

Di waktu yang bersamaan, banyak karyawan amazon yang mogok kerja akibat kurangnya tindakan pengamanan kesehatan dari pihak Amazon. Business Insider melaporkan, salah satu pekerja gudang amazon telah meninggal akibat Covid-19.

Akibat peningkatan permintaan belanja, Amazon mengatakan akan memprioritaskan pengiriman barang kebutuhan rumah tangga, seperti pembersih dan susu formula anak.

3 dari 3 halaman

Buat Kebijakan Baru

Amazon kemudian menentukan kebijakan baru yaitu adanya daftar tunggu untuk pelanggan layanan Amazon Fresh. Amazon tetap membuka layanan Whole Foods dengan jam yang disesuaikan dan pesanan yang diproritaskan. Hal ini sekaligus untuk menjaga keamanan kesehatan staf serta kenyamanan pelanggan.

Bagi pelanggan Amazon Prime, telah mengalami keterlambatan pengiriman sekitar satu bulan. Sehingga perusahaan ini memutuskan untuk mencari 175 ribu pegawai baru untuk memenuhi peningkatan permintaan pesanan online karena banyak orang di seluruh dunia diperintahkan untuk tinggal di rumah.

Join Dream.co.id