Respons Ajakan Jokowi Cinta Produk Lokal, HIPMI Sentil Kontribusi Swasta

Dinar | Senin, 8 Maret 2021 19:33

Reporter : Syahid Latif

Gaung bersambut, HIPMI akan menjalankan arahan mencintai produk lokal dengan melakukan strategi ini.

Dream - Ajakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) mencintai produk dalam negeri dan membenci produk asing disambut para pengusaha muda. Dalam Penutupan Rakernas XVII Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIMPI), pengusaha muda ini berjanji akan lebih menggaungkan program cinta produk lokal.

" HIPMI akan melakukan kampanye cinta produk dalam negeri di semua tingkatan. Kita akan bersurat secara resmi ke seluruh BPD HIPMI se Indonesia untuk gaungkan pakai produk lokal dan kita akan kampanye secara masif," ucap Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI Mardani H. Maming dalam keterangan tertulisnya, Senin, 8 Maret 2021.

Mardani mengatakan program tersebut merupakan salah sat rekomendasi HIPMI dlam upaya memperkuat perekonomian nasional pasca pandemi dan memaksimalkan peran HIPMI dalam mendorong transformasi perekonomian nasional yang lebih maju, produktif dan berdaya saing.

 

Respons Ajakan Jokowi Cinta Produk Lokal, HIPMI Sentil Kontribusi Swasta
Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) HIPMI Mardani H. Maming (HIPMI)
2 dari 3 halaman

Kesempatan Produk Lokal Maju

Dengan mencintai produk dalam negeri, Mardani berharap produk nasional akan menjadi tuan rumah di negeri sendiri. HIPMI menilai arahan Presiden untuk mencintai produk buatan Indonesia dimaknai sebagai kesempatan pemerintah memberi peluang para pengusaha lokal agar bisa semakin berinovasi dalam meningkatkan daya saing produk di dalam negeri.

" Pemerintah saat ini sudah banyak mengeluarkan kebijakan yang sangat mendukung pemakaian produk dalam negeri," katanya.

Salah satu yang sudah dijalankan adalah kementerian dan BUMN yang sudah memulai menerapkan kebijakan penggunaan produk dalam negeri.

Hal serupa juga dilakukan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat yang mewajibkan pemakaian produk lokal untuk proyek infrastruktur terutama proyek infrastruktur pemerintah..

 

3 dari 3 halaman

Jangan Cuma Dilakukan BUMN dan Pemerintah

Mantan Bupati Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan itu mengharapkan langkah yang sama juga bisa diterapkan para produsen-produsen besar di Indonesia agar lebih mau secara ikhlas untuk meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dalam produksinya.

" Nanti multiplier effect seperti yang diharapkan presiden malah tidak terjadi," tuturnya.

Selain itu, HIPMI juga mendorong kolaborasi antara usaha besar dan usaha kecil, antara BUMN dengan swasta, antara pengusaha asing dengan pengusaha lokal. Dengan ini diharapkan pertumbuhan yang tercipta adalah pertumbuhan yang inklusif, pertumbuhan yang berkeadilan sosial.

Join Dream.co.id