Ramai Isu Uang Rupiah Terbaru Dipalsukan, Ini Penjelasan BI

Dinar | Rabu, 5 April 2017 12:44
Ramai Isu Uang Rupiah Terbaru Dipalsukan, Ini Penjelasan BI

Reporter : Syahid Latif

Masyarakat bisa mengecek menggunakan metode 3D atau memakai sinar UV dan kaca pembesar.

Dream - Bank Indonesia (BI) menegaskan belum menerima pengaduan masyarakat terkait informasi adanya pemalsuan uang rupiah terbaru. BI memastikan uang tahun emisi 2016 itu memiliki unsur pengaman terbaik.

" Bank Indonesia menegaskan bahwa hingga saat ini Bank Indonesia tidak menerima pengaduan masyarakat yang membawa bukti fisik uang TE 2016 yang diragukan keasliannya," tulis BI dalam keterangan tertulisnya seperti dikutip dari laman bi.go.id, Rabu, 5 April 2017.

Uang TE 2016 telah dilengkapi penguatan unsur pengaman untuk menghindari upaya pemalsuan. Dengan penguatan unsur pengaman, Bank Indonesia meyakini bahwa uang Rupiah TE 2016 telah memiliki ciri-ciri yang mudah dikenali masyarakat dan sulit dipalsukan.

Untuk memastikan keaslian uang Rupiah kertas, salah satu cara yang mudah untuk dilakukan adalah dengan metode 3D (dilihat, diraba, diterawang). Selain metode 3D, cara untuk mengenali keaslian uang bisa dilakukan dengan sinar UV dan kaca pembesar. Cara ini hanya bisa dilakukan dengan melihat fisik uang kertas secara langsung dan tidak dapat dilakukan melalui foto atau gambar.

Bagi masyarakat, BI mengimbau untuk berhati-hati memilah informasi yang beredar mengenai uang Rupiah, khususnya yang berpotensi menimbulkan keresahan. Sebagai lembaga yang berwenang mengeluarkan dan mengedarkan uang Rupiah, Bank Indonesia telah menyediakan informasi mengenai ciri-ciri keaslian uang Rupiah yang dapat diakses secara bebas.

" Apabila masyarakat menemukan indikasi adanya pemalsuan terhadap uang Rupiah, masyarakat dapat mendatangi Kantor BI terdekat untuk memastikan keaslian uang Rupiah," tulis BI.

Terkait
Catat! Tips Tampil dengan Makeup Bold Ala Tasya Farasya-
Join Dream.co.id