Bidik Saham Teknologi Dunia, Prudential Indonesia Rilis Dana Investasi Baru

Dinar | Selasa, 27 Juli 2021 06:35

Reporter : Razdkanya Ramadhanty

PT Prudential Life Assurance menghadirkan PRULink US Dollar Global Tech Equity Fund.

Dream - PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) menghadirkan instrumen investasi baru melalui dana investasi (fund) PRULink US Dollar Global Tech Equity Fund. Produk baru ini menyasar saham perusahaan teknologi dunia yang bertujuan memberikan investasi jangka panjang bagi nasabah.

PRULink US Dollar Global Tech Equity Fund akan menempatkan dananya secara global di saham perusahaan-perusahaan sektor teknologi yang telah menjadi bagian kehidupan sehari-hari manusia dan telah diadopsi oleh semua lini industri, seperti retail (e-commerce), media, otomotif, kesehatan, dan pendidikan.

" Kami optimistis PRULink US Dollar Global Tech Equity Fund dapat diterima dengan baik oleh nasabah karena berpotensi memberikan imbal balik yang optimal untuk jangka panjang di tengah situasi ekonomi yang masih menantang," kata Presiden Director Prudential Indonesia, Jens Reisch, dalam keterangan tertulisnya, Senin, 26 Juli 2021.

Prudential Indonesia meluncurkan Dana Investasi PRULink US Dollar Global Tech Equity Fund pada Produk Asuransi Dasar VERSALink Maxima Protection Plus kerja sama dengan Standard Chartered Bank Indonesia, dan juga pada Produk Asuransi Dasar BUILDERAssurance Account Max dan BUILDERInvestor Account Max kerja sama dengan Bank UOB Indonesia.

Bidik Saham Teknologi Dunia, Prudential Indonesia Rilis Dana Investasi Baru
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
2 dari 5 halaman

Mengutip data yang dirilis McKinsey Global Research 2020, sektor teknologi dalam beberapa tahun terakhir mengalami pertumbuhan yang sangat signifikan seiring dengan bertambahnya adopsi masyarakat dan ketergantungan terhadap teknologi dalam kehidupan sehari-hari seperti e-commerce, e-banking, e-learning, dan saluran hiburan.

Di Indonesia, pengguna internet pada awal 2021 ini mencapai 202,6 juta jiwa. Jumlah ini meningkat 15,5 persen atau 27 juta jiwa jika dibandingkan dengan pada Januari 2020 lalu. Hal ini menunjukkan perusahaan teknologi termasuk dalam skala global kian memiliki posisi yang menguntungkan.

Dengan performa yang telah melampaui kinerja indeks dalam beberapa tahun terakhir dan semakin tingginya ketergantungan pada teknologi baik di tengah maupun usai pandemi, diperkirakan sektor ini akan terus tumbuh dengan pesat.

" Kami juga melihat besarnya potensi sektor teknologi untuk terus bertumbuh dengan pesat dan semakin diminati oleh masyarakat di dunia," pungkasnya.(Sah)

3 dari 5 halaman

Dorong Ekonomi Papua, Prudential Siap Lahirkan 40 Calon Entrepreneur Muda

Dream - Kemajuan ekonomi tak hanya bisa mengandalkan bisnis yang sudah berjalan. Untuk menjaga keberlanjutkan, sebuah daerah membutuhkan entrepreneur baru yang bisa melahirkan bisnis dan lapangan pekerjaan baru. 

Sebagai salah satu wilayah dengan sumber daya alam berlimpah dan demografis kalangan usia muda, Papua kini semakin berbenah membangun ekonominya dengan melahirkan para pengusaha baru. 

Meski tengah menghadapi pandemi Covid-19, komitmen tersebut didorong PT Prudential Indonesia yang membantu melahirkan pengusaha muda baru yang tangguh dan profesional di Papua.

Lewat program Prestasi Junior Indonesia (PJI), Prudential melaksanakan inagurasi kepada 40 calon pengusaha muda melalui program Pendidikan Kewirausahaan Kaum Muda gelombang kedua. Program ini merupakan pelatihan dan pendampingan kewirausahaan bagi kaum muda Papua berusia 18-35 tahun.

4 dari 5 halaman

Dorong Perekonomian Masyarakat Papua

Sharia, Government Relations and Community Onvestment Director Prudentitial Indonesia Nini Sumahandoyo menjelaskan, gelombang pertama program pendidikan tersebut telah melahirkan 33 pengusaha muda asal Papua yang berperan aktif sebagai pendorong perekonomian lokal.

" Dengan menciptakan lapangan pekerjaan baru dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Program ini memberikan pengetahuan dan keterampilan kewirausahaan yang dibutuhkan oleh kaum muda Papua untuk memulai dan berhasil menjalankan bisnis mereka sendiri," kata Nini, dalam keterangan tertulisnya, Rabu 23 Juni 2021.

Nini menjelaskan, program gelombang kedua ini kembali digelar lantaran besarnya minat dari kaum muda Papua untuk berpartisipasi.

" Untuk merespons tingginya minat terhadap program ini, kami kembali memberikan kesempatan kepada anak muda Papua serta memperluas jangkauan," papar Pribadi.

Pada gelombang pertama, peserta berasal dari lima distrik Kota Jayapura yaitu Abepura, Heram, Jayapura Utara, Yapaura Selatana, dan Muara Tami. Kemudian di gelombang kedua ini memperluas jangkauan di dua distrik baru yakni Kabupaten Jayapura, Sentani dan Sentani Timur.

5 dari 5 halaman

Diharapkan Menginspirasi Kaum Muda

Wali Kota Jayapura Benhur Tomi Mano mengharapkan program tersebut bisa mendorong sektor wirausaha di Kota Jayapura.

" Ke depan, kami berharap program ini akan terus menghasilkan bibit-bibit baru pengusaha muda lokal sehingga dapat mengembangkan kewirausahaan di Jayapura secara khusus, dan wilayah timur Indonesia timur secara luas," pungkasnya.

Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, S.E,. M.Si menambahkan program ini dapat mendukung percepatan pertumbuhan ekonomi lokal melalui pengembangan UMKM.

" Saat ini ada sekitar 1.000 UMKM di Kabupaten Jayapura yang dikelola langsung oleh orang asli Papua dan kami berharap program ini bisa memberikan efek bola salju yang dapat menginspirasi lebih banyak anak muda," ungkapnya.(Sah)

Join Dream.co.id