Keras! Gaji Pegawai Maskapai Dipotong Rp2 Juta Jika Tak Mau Divaksinasi Covid-19

Dinar | Kamis, 26 Agustus 2021 14:12

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Perusahaan mengaku biaya untuk merawat pegawai yang terpapar COvid-19 karena tak mau divaksinasi mencapai US$ 50 ribu atau Rp721 juta.

Dream – Amerika Serikat tengah berperang melawan virus Covid-19 varian delta dengan membuat terobosan sekaligus aturan ketat. Salah satunya dilakukan sebuah maskapai penerbangan Delat Airlines yang membuat kebijakan cukup mengejutkan.

Maskapai ini memberlakukan ketentuan pegawai wajib mendapatkan vaksinasi Covid-19 untuk mencegah penyebaran Covid-19. Jika membandel dengan ketentuan wajib tersebut, perusahaan takkan segan-segan memotong gaji karyawan.

Dikutip dari Seattle Times, Kamis 26 Agustus 2021, Delta Airline akan memotong gaji senilai US$200 (Rp2,87 juta) sebulan jika ada karyawan yang tidak mau atau gagal mendapatkan vaksinasi Covid-19.

Uang ini berasal dari insentif kesehatan yang diberikan perusahaan. Langkah ini diambil karena rata-rata biaya perawatan rumah sakit yang dikeluarkan perusahaan untuk mengani pegawai yang terpapar Covid-19 mencapai US$50 ribu atau Rp721 juta. 

Seorang jurubicara perusahaan mengoreksi angka tersebut dengan mengatakan beban asuransi yang ditanggung perusahaan di kisaran US$40 ribu (Rp575,64 juta).

Sang CEO, Ed Bastian, mengatakan karyawan-karyawan yang dirawat inap di rumah sakit karena Covid-19 diketahui belum mendapatkan vaksinasi secara penuh.

Keras! Gaji Pegawai Maskapai Dipotong Rp2 Juta Jika Tak Mau Divaksinasi Covid-19
Perusahaan Ini Siap Memotong Gaji Kalau Ada Karyawan Yang Tidak Mau Divaksinasi Covid-19. (Foto: Ilustrasi/Liputan6.com)
2 dari 7 halaman

Pegawai Tamu Mau Vaksin Diancam PHK

Maskapai ini juga akan menyetop tanggungan biaya perawatan kepada pekerja yang tidak divaksinasi dan tertular Covid-19 pada 30 September dan mewajibkan pegawai yang tak divaksinasi untuk tes Covid-19 setiap minggu mulai bulan ini.

Biaya ini akan ditanggung oleh perusahaan. Delta Air Lines juga meminta karyawannya untuk memakai masker saat bekerja.

Langkah yang ditempuh perusahaan ini sedikit lebih lunak dibandingkan United Airlines yang akan memberlakukan pemecatan jika pegawai tak mendapat vaksinasi hingga 27 September mendatang. Namun kebijakan pemotongan gaji US$200 per bulan untuk biaya asuransi dianggap bisa memberikan efek yang sama.

'Biaya ini penting untuk mengingatkan mereka yang memutuskan tak divaksin tentang risiko keuangan bagi perusahaan," tulis Bastian dalam memo kepada pegawainya

3 dari 7 halaman

Bidik 100 Persen

Bastian mengatakan 75 persen karyawan Delta telah divaksinasi sekarang. Angkanya naik dari pertengahan Juli 2021 yang baru 72 persen. Maskapai ini menggenjot angka vaksinasi mengingat varian Delta yang agresif.

“ Kita perlu membuat lebih banyak orang divaksinasi dan mendekat 100 persen,” kata dia.

Sekadar informasi, kini, di Amerika Serikat, kasus aktif mencapai 150 ribu per hari. Ini level tertinggi sejak akhir Januari meskipun tingkat penularannya sudah melambat.

© Dream
4 dari 7 halaman

Awalnya Menggemaskan, Kisah Suami Pasca Vaksinasi Berujung Pilu

Dream – Belum lama ini, beredar video tentang cerita pasangan asal Malaysia yang momennya mencuri perhatian. Namun, momen tersebut justru berakhir pilu.

Dikutip dari akun Instagram @top_world.idn, Minggu 22 Agustus 2021, seorang wanita bernama Nurul Alyana, berbagi kisahnya di TikTok. Dalam video yang berdurasi singkat, diperlihatkan Nurul sedang melayani suaminya yang akan vaksin.

 

 Awalnya Menggemaskan, Kisah Suami Pasca Vaksinasi Berujung Pilu© Dream

 

 

Keduanya lalu salah tingkah dan tertawa, terlebih saat menanyakan kondisi kesehatan suami.

“ Sehat, yang?” tanya Nurul.

“ Sehat, sehat,” jawab sang suami sambil tertawa.

Momen ini menarik perhatian beberapa orang di lokasi. Tak hanya itu, rekan Nurul juga tertawa melihatnya.

5 dari 7 halaman

Terakhir Kali

Tapi, momen ini ternyata adalah yang terakhir kalinya sang istri melihat suami tertawa. Setelah vaksinasi, sang suami mengalami kecelakan nahas.

Sang suami meninggal dunia.

“ Suami saya meninggal karena kecelakaan. Ini momen saya ambil saat dia divaksin di tempat saya bertugas. Terima kasih. Terharu melayani suami sendiri saat vaksinasi. Kenangan ini adalah kenangan yang indah. Al-Fatihah untuk kesayangan,” tulis Nurul.

© Dream
6 dari 7 halaman

Tak Ada Kaitannya dengan Vaksin

Dalam unggahannya, Nurul menegaskan suaminya meninggal murni karena kecelakaan. Tidak ada sangkut paut dengan vaksin yang sebelumnya dijalani oleh suami.

“ Nggak ada kaitannya dengan vaksin,” kata dia.

Nurul mengaku momen ketika dirinya melayani suami untuk vaksin selalu terbayang di ingatan. Akan tetapi, wanita ini mencoba ikhlas dan menerima takdir Tuhan yang begitu cepat memanggil suaminya.

Video ini telah ditonton 1,2 juta warganet TikTok. Mereka memberikan semangat bagi wanita itu.

7 dari 7 halaman

Tak Bisa Membayangkan

Warganet turut memberikan empatinya kepada Nurul melalui unggahan @top_world.id.

“ Merinding… Nggak bisa membayangkan bagaimana perasaan istrinya,” tulis @yu_lita.hartik.

“ Yang sabar, ya, Mbak. Insya Allah bertemu lagi di jannah-Nya. Aamiin Allahuma aamiin,” tulis @sriwahyuni.hardjo.

© Dream
Join Dream.co.id