Platform Reseller Ini Perluas Jangkauan ke Indonesia Timur

Dinar | Selasa, 2 Maret 2021 09:14
Platform Reseller Ini Perluas Jangkauan ke Indonesia Timur

Reporter : Razdkanya Ramadhanty

Keberadaan warehouse memiliki peran penting dalam sistem rantai pasok.

Dream - PT Dusdusan Dotcom Indonesia (Dusdusan) baru saja membuka warehouse baru di kawasan Sidoarjo, Jawa Timur. Pembukaan warehouse baru itu untuk melayani reseller yang berada di wilayah Indonesia Timur.

“ Ekspansi ini merupakan salah satu langkah untuk dapat maju dan tumbuh bersama para reseller. Dengan cakupan hingga wilayah Indonesia bagian Timur, kami siap memberikan pelayanan lebih baik untuk mereka,” kata Ellies.

Tidak dapat dipungkiri, keberadaan warehouse memiliki peran penting dalam sistem rantai pasok. Tak hanya menyimpan barang, warehouse tersebut berfokus memenuhi permintaan pesanan reseller.

“ Warehouse kami juga mengatur proses pemesanan dan pengiriman produk, transportasi, serta ada manajemen gudang tersendiri,” tuturnya.

2 dari 8 halaman

Selain pengiriman produk, reseller juga dapat mengambil sendiri produk pesanannya (pick up service) di warehouse.

Saat ini, warehouse Dusdusan ada tiga mulai dari Tangerang, Sidoarjo, dan Medan. Warehouse terluas berada di Tangerang dan menjangkau seluruh provinsi Indonesia.

Adapun warehouse Medan, menjangkau area Sumatera saja.

“ Hadirnya warehouse Sidoarjo diharapkan dapat mempercepat proses pengiriman dan membantu reseller yang berada di area tersebut,” pungkas Ellies.

3 dari 8 halaman

Reseller Adalah Menjual Kembali Barang Yang Telah Di Beli, Begini Prosesnya

Dream – Reseller adalah istilah untuk seseorang yang membeli produk dalam jumlah banyak kemudian menjual kembali kepada pelanggan lain. Reseller adalah penjual yang tidak memiliki produknya sendiri.

Reseller tidak menyetok barang karena ia mendapatkan barang dari supplier lain. dengan begitu, modal yang dikeluarkan pun terbilang cukup rendah.

Kegiatan reseller ini sudah bukan hal baru dalam dunia bisnis online. Beberapa online shop bahkan mau bekerja sama dengan reseller. Karena keduanya akan mendapatkan keuntungan.

Namun, untuk menjadi seorang reseller, perlu memperhatikan beberapa hal berikut agar dapat mengantisipasi bila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.

4 dari 8 halaman

Cara Kerja Reseller

Seorang reseller dapat membeli barang dari berbagai supplier. Setelah itu, reseller membuat stok barang untuk ia jual kembali kepada pelanggan. Seorang reseller bahkan bisa menjual barang tersebut dengan harga yang lebih tinggi dari harga saat ia membeli dari supplier. Inilah cara seorang reseller mendapatkan keuntungan.

Reseller butuh modal pada saat ia membeli barang dari supplier. Sehingga ia dapat membuat stok barangnya sendiri. Selain itu, ia juga harus aktif memasarkan produknya, agar pelanggan dapat tertarik dengan produk yang dijual.

5 dari 8 halaman

Kiat Sukses Menjadi Reseller

Reseller adalah seseorang yang menjual kembali produk yang ia beli dari supplier. Selain modal, reseller juga perlu memperhatikan beberapa hal berikut, untuk menjadi seorang reseller yang sukses.

Memilih produk

Hal mendasar untuk menjadi seorang reseller adalah menentukan produk yang akan dijual. Produk tersebut harus banyak diminati oleh masyarakat atau produk yang tengah menjadit tren. Untuk itu perlu melakukan riset agar menemukan produk yang sesuai.

Selain memilih produk yang menarik, reseller juga harus memahami mengenai produk yang dijualnya. Sehingga pelanggan akan mendapatkan informasi yang lengkap bila ia menanyakan perihal produk tersebut.

Kepuasan pelanggan akan berbanding lurus dengan loyalitas pelanggan dengan produk yang dijual. Sehingga penting untuk dapat memahami apa saja yang dibutuhkan dan diinginkan oleh pelanggan.

Modal dan tempat penyimpanan

Seorang reseller juga membutuhkan modal untuk membeli produk dari supplier. Dan butuh tempat untuk menyimpan stok agar tidak mudah rusak.

Reseller biasanya menjual produknya secara online. Karena tokonya dapat dibuat melalui sosial media.

Rekan kerja

Rekan kerja sangat penting bagi seorang reseller. Karena salah satu kunci keberhasilan reseller adalah mampu menjalin kerja sama yang baik dengan rekan kerja.

Semakin baik jalinan kerja sama diantara keduanya maka akan semakin baik proses jual beli yang dilakukan. Bisa saja reseller juga mendapatkan harga lebih murah dari harga pasaran.

Begitu pula dengan kualitas dari produk yang diinginkan. Reseller bisa mendapatkan informasi terkait produk tersebut.

Proses penjualan

Para reseller bisa menjual berbagai macam produknya secara offline atau online. Contohnya secara online bisa dengan memanfaatkan marketplace, media sosial, dan platform yang bisa digunakan untuk jual beli lainnya.

Kuasai strategi pemasaran

Jika sudah menentukan toko, selanjutnya tentukan strategi pemasarannya. Gunakan Google Ads untuk menyasar calon pelanggan melalui pencarian Google.

Biasanya pelanggan ini akan mencari produk melalui pencarian dengan kata kunci. Gunakan Ads Instagram untuk menyasar target demografis pelanggan.

Bisa juga dengan memasang iklan toko online pada marketplace dan memperbanyak artikel terkait produk

Pemasaran produk

Seorang reseller harus menguasai pemasaran produk. Dengan kata lain reseller harus pandai menjual produknya.  

Semakin banyak produk yang terjual maka semakin banyak pula keuntungan yang bisa didapatkan oleh reseller.

Usahakan untuk menetapkan harga jual sebelum bersepakat menjadi reseller. Pastikan juga bahwa potongan harga yang diberikan oleh produsen sudah adil.

6 dari 8 halaman

Kelebihan Reseller

Beberapa kelebihan bisnis reseller adalah:

  • Bisa mengelola stok barang karena sudah membeli terlebih dahulu dari produsen.
  • Bisa menyesuaikan sendiri besar keuntungan yang diambil dari tiap produk yang dijual.
  • Mudah untuk mengembangkan bisnis, sebab tidak tergantung satu produsen saja.
  • Punya ikatan kuat dengan konsumen dan kemungkinan pembelian ulang semakin besar.
  • Mudah kontrol branding bisnis, karena tidak tergantung produsen untuk packing serta masalah pengiriman produk.
7 dari 8 halaman

Kekurangan Reseller

Beberapa kekurangan dari bisnis reseller adalah:

  • Modal awal yang cukup besar.
  • Perlu tempat atau gudang penyimpanan stok barang.
  • Kerjakan banyak hal, baik dari pemasaran, pelayanan konsumen, pengemasan, pengiriman, hingga proses komplain.
  • Saat barang tidak laku dapat mengalami kerugian yang besar terlebih bila barang tersebut merupakan barang mudah rusak.
8 dari 8 halaman

Perbedaan Reseller dan Dropshipper

Seringkali orang-orang masih bingung membedakan antara reseller dan dropshipper. Namun, keduanya memiliki perbedaan yang cukup mendasar. Berikut beberapa perbedaan antara reseller dan dropshipper.

Reseller

  • Harus membeli produk terlebih dahulu
  • Mengikuti ketentuan dan syarat dari supplier
  • Promosi yang dilakukan disesuaikan dengan katalog saat membeli produk di supplier
  • Pengiriman barang dapat dilakukan langsung oleh reseller
  • Bisa mendapatkan website replika, namun tetap dalam pantauan supplier

Dropshipper

  • Dropshiper tidak harus membali produk terlebih dahulu
  • Promosi dilakukan sesuai daftar dari produk
  • Proses pengiriman barang hanya dapat dilakukan oleh supplier
  • Biasanya para dropshipper tidak diberikan website replika dan hanya diberikan banner promosi.

 

(Sumber: Liputan6.com dan sumber lainnya)

Join Dream.co.id