Perkuat Bisnis, Pegadaian Gandeng Askrindo Syariah

Dinar | Selasa, 30 Juni 2020 06:33
Perkuat Bisnis, Pegadaian Gandeng Askrindo Syariah

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Apa bentuk kerja samanya?

Dream – PT Pegadaian (Persero) memperkuat sinergi bisnis mulai dengan BUMN hingga asosiasi di seluruh Indonesia. Perusahaan pelat merah ini ingin memperkuat pemasaran dan penjualan produk.

Kerja sama terbaru di Pegadaian dengan PT Jaminan Pembiayaan Askrindo Syariah (Askrindo Syariah).

“ Kolaborasi merupakan kunci perseroan untuk terus bertumbuh di era New Normal ini,” kata Direktur Jaringan Operasi dan Penjualan Pegadaian, Damar Latri Setiawan, dalam acara “ Penandatanganan Kerja Sama Antara Pegadaian dengan Askrindo Syariah” di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis, Selasa 30 Juni 2020.

Dengan kerja sama ini, kedua perusahaan bisa mengoptimalkan kekuatan bisnisnya dan bisa menghasilkan nilai tambah. Nilai tambah tersebut ditujukan tidak hanya bagi pengguna jasa, tetapi juga diharapkan kontribusi positif kepada negara.

Pemasaran produk dan volume penjualan pun diharapkan meningkat seiring kolaborasi. Perseroan juga bisa memanfaatkan kapasitas dan kapabilitas dalam melaksanakan, mengembangkan, dan meningkatkan bisnis masing-masing.

“ Selain itu sumber daya manusia (SDM) masing-masing dapat saling bersinergi, untuk mewujudkan One Family, One Nation, One Vision to Excellence semakin nyata,” kata dia.

Sementara itu, Direktur Pemasaran Askrindo Syariah, Supardi Najamuddin, mengatakan tujuan dari kegiatan kerja sama ini untuk mewujudkan rencana bisnis dalam meningkatkan nilai tambah semua pihak termasuk anak usaha masing-masing perusahaan.

" Adanya kerja sama ini dapat mengoptimalkan distribusi bagi semua pihak, sehingga dapat saling menguntungkan satu sama lain," kata Supardi.

2 dari 4 halaman

Pemerintah Gandeng Pegadaian untuk Salurkan Kredit Ultra Mikro Rp400 M

Dream – Pusat Investasi Pemerintah Kementerian Keuangan (PIP) menyalurkan pembiayaan ultra mikro (UMi) sebanyak Rp400 miliar untuk tahap pertama dari total senilai Rp1,2 triliun. Penyaluran ini melalui PT Pegadaian (Persero).

Direktur Utama PIP, Ririn Kadariyah, mengatakan bahwa penyaluran ini merupakan bentuk komitmen dan peran pemerintah dalam mendukung UMKM untuk bangkit dari dampak pandemi COVID-19.

“ Tidak tanggung-tanggung, BLU dan BUMN yang pro-pelaku usaha mikro berkolaborasi bersama untuk mensukseskan program Pemulihan Ekonomi Nasional,” kata Ririn dalam keterangan tertulis, Jumat 26 Juni 2020.

 

 Pemerintah Gandeng Pegadaian untuk Salurkan Kredit Ultra Mikro Rp400 M© Dream

 

Sampai dengan 24 Juni 2020, kata dia, Pegadaian telah menyalurkan sebanyak Rp618,36 miliar kepada lebih dari 93.604 debitur. Dengan penyaluran tahap pertama di medio tahun 2020 ini, Pegadaian diharapkan dapat mengejar penyaluran Rp1,2 triliun untuk tahun 2020.

BUMN finansial ini dinilai memiliki potensi penyaluran yang sangat luas. Diketahui, Pegadaian punya lebih dari 4 ribu outlet dan 14 juta nasabah.

3 dari 4 halaman

Langkah Strategis

Ada hal penting dalam penyaluran tahap pertama tahun 2020 sebesar Rp 400 miliar tersebut. Pertama, pembiayaan UMi yang disalurkan dari PIP ke Pegadaian ini sudah termasuk masa tenggang selama 6 bulan. Hal ini untuk mendukung penyaluran ke usaha mikro di masa pandemi.

Ke dua, dari dana Rp400 miliar tersebut, Rp100 miliar sisanya berbentuk pembiayaan syariah yang merupakan penyerahan pertama dari PIP ke Pegadaian.

“ Saya sangat mengapresiasi kerja sama Pegadaian dalam menyukseskan program ini,” kata dia.

Kebijakan pemberian dukungan terhadap UMKM merupakan langkah yang strategis karena sektor UMKM paling terdampak Covid-19. Sektor UMKM berkontribusi siginifkan terhadap perekonomian yaitu menyumbang sekitar 57 persen PDB sehingga dukungan ini dapat langsung dirasakan oleh masyarakat.

Beberapa kebijakan dilakukan pemerintah dalam mendukung daya tahan UMKM diantaranya insentif perpajakan, restrukturisasi dan relaksasi kredit, subsidi bunga, serta bantuan kredit modal usaha.

4 dari 4 halaman

Disambut Baik

Sementara itu, Direktur Utama PT Pegadaian (Persero), Kuswiyoto menyambut baik penunjukan Pegadaian sebagai salah satu Lembaga Keuangan Bukan Bank yang menjadi penyalur pembiayaan UMi.

“ Kami mendapatkan kesempatan untuk menyalurkan pembiayaan UMi tahap pertama sebesar Rp400 juta. Selama ini kami berpengalaman dalam mengelola kredit usaha mikro dan UMKM secara umum,” kata dia.

Selama ini, Pegadaian berkomitmen untuk membangkitkan usaha mikro yang terdampak COVID-19 melalui Pembiayaan UMi. Mulai tahun ini, perusahaan pelat merah itu juga akan menyalurkan Pembiayaan UMi melalui produk gadai KCA-UMi untuk skema konvensional dan Rahn-UMi untuk skema Syariah.

“ Pegadaian meneruskan program PIP melalui program Kreasi UMi-nya, untuk memberikan fasilitas pinjaman kepada pelaku usaha mikro yang kesulitan mengakses pembiayaan dari perbankan,” kata dia.

Join Dream.co.id