DP KPR Turun 5 Persen Hanya untuk Rumah Kedua

Dinar | Jumat, 20 September 2019 17:47
DP KPR Turun 5 Persen Hanya untuk Rumah Kedua

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Pembelian rumah pertama tidak diatur, lho.

Dream - Bank Indonesia (BI) memang berencana melonggarkan angka loan to value (LTV) dan financing to value (FTV) sebesar 5 persen untuk KPR.

Pelonggaran itu bisa menurunkan angka down payment (DP) pembelian rumah. Kebijakan ini memang akan diterapkan pada Desember 2019, tapi kamu harus siap-siap gigit jari juga.

Sebab, kebijakan pelonggaran ini hanya berlaku untuk pembelian rumah kedua.

Dikutip dari Merdeka.com, Jumat 20 September 2019, Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial BI, Juda Agung, mengatakan relaksasi pelonggaran ini hanya berlaku untuk pembelian rumah kedua. BI tidak mengatur uang muka untuk rumah pertama.

" Kalau kepemilikan rumah pertama tidak diatur. Bank terserah mau LTV nya berapa. Artinya uang muka terserah bank nasabah harus menyediakan berapa," kata dia di Jakarta.

2 dari 6 halaman

Disesuaikan

Juda menjelaskan besar LTV dan FTV properti akan disesuaikan dengan tipe dari properti yang akan dibeli. Pembeli bisa memilih properti mulai dari tipe 21—70 sampai ruko dengan uang muka 10—15 persen.

Di samping itu, dalam aturan baru ini BI juga akan memberikan tambahan keringanan rasio LTV untuk kredit properti dan rasio FTV, untuk pembiayaan properti yang berwawasan lingkungan.

Kategori yang memenuhi kriteria berwawasan lingkungan tetap merujuk pada sertifikasi, yang dilakukan oleh lembaga nasional maupun internasional di bidang lingkungan.

" Kalau properti berwawasan lingkungan ingin berikan insentif bagi properti berwawasan lingkungan tambahan 5 persen kalau dibandingkan yang awal 5 persen. Dibandingkan saat ini tambahan 10 persen jadi dari 80 persen menjadi 90 persen," kata dia.

Juda menambahkan, pertumbuhan sektor properti beberapa tahun kebelakang stagnan di kisaran 3,5 persen. Juda berharap dengan adanya dorongan kebijakan moneter dan makro prudensial ini mampu mempercepat pertumbuhan sektor properti.

" Apalagi kalau (DP KPR) ditambah kebijakan-kebijakan di sisi fiskalnya, atau pemerintah baik pusat dan daerah. Pasti akan lebih efektif," kata dia. (ism)

3 dari 6 halaman

Genjot Kredit

Dream – Bank Indonesia (BI) melonggarkan aturan terbaru tentang rasio intermediasi makroprudensial (RIM) bank umum, bank syariah, dan unit usaha syariah (UUS). Aturan tersebut berlaku mulai 2 Desember 2019.

Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial, Juda Agung, mengatakan kebijakan akomodatif ini sejalan dengan upaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di tengah stabilitas makro ekonomi dan sistem keuangan yang terjaga. BI memandang kebijakan akomodatif perlu dilakukan karena ruang kebijakan makroprudensial.

“ Kebijakan makropundensial sifatnya kalau kredit itu lagi turun maka kita dorong supaya pertumbuhan ekonomi tidak semakin lemah. Kalau kredit lagi kuat tinggi pertumbuhan kita agak rem agar tidak terlalu tinggi menimbulkan instabilitas," kata dia di Jakarta, dikutip dari Merdeka.com, Jumat 20 September 2019.

Juda mengatakan ada kecenderungan kredit perbankan melemah. “ Jadi, kebijakan makroprudensial ini bertujuan untuk mengembalikan agar kredit bisa lebih tinggi,” kata dia. 

4 dari 6 halaman

Hore! Batas Minimal Uang Muka Rumah dan Kendaraan Turun

Dream – Kabar baik buat kamu yang sedang mencari rumah atau kendaraan baru. Bank Indonesia menyatakan akan kembali melonggarkan ketentuan batas minimal uang muka kredit pemilikan rumah (KPR) dan Kredit Kendaraan Bermotor (KKB).

Bank sentral di Tanah Air itu melonggarkan aturan down payment (DP) rumah sebesar 5 persen. Dengan aturan baru tersebut, uang muka rumah turun dari 20 persen menjadi 15 persen.

“ Pelonggaran LTV/FTV (financing to value) untuk kredit properti 5 persen,” kata Gubernur BI, Perry Warjiyo, di Jakarta, dikutip dari Merdeka.com, Kamis 19 September 2019.

 

 Hore! Batas Minimal Uang Muka Rumah dan Kendaraan Turun

 

 

Penurunan lebih tajam diberikan BI untuk para pembeli kendaraan bermotor. BI memutuskan menurunkan LTV kendaraan bermotor sampai 10 persen.

“ (Pelonggaran) uang muka untuk kendaraan bermotor pada kisaran 5 persen—10 persen,” kata dia.

BI juga memberikan tambahan kelonggaran sebesar 5 persen bagi kredit rumah dan kendaraan yang ramah lingkungan.

Sayangnya, kamu harus bersabar beberapa bulan untuk bisa menikmati insentif ini. Sebab, pelonggaran LTV untuk kredit rumah dan kendaraan baru bisa dinikmati tiga bulan lagi.

“ Ketentuan tersebut berlaku efektif sejak 2 Desember 2019,” kata dia.(Sah)

5 dari 6 halaman

Cicil Rumah Pakai KPR, Lebih Enak Bayar DP atau Uang Muka 0%?

Dream – Di dunia properti, istilah kredit pemilikan rumah (KPR) dengan uang muka (down payment/DP) dan uang mula 0 persen kerap terdengar. Kalau mau beli rumah, lebih baik menggunakan KPR tanpa DP atau KPR dengan DP?

Vice President Consumer Loans Group Bank Mandiri, Rudi As Aturridha, mengatakan dia akan mengambil KPR yang menggunakan DP. Dengan membayar uang muka, ada motivasi untuk membayar angsuran.

 Cicil Rumah Pakai KPR, Lebih Enak Bayar DP atau Uang Muka 0%?

“ Itu menambah kewajibannya kita kalau sudah naruh duit berarti kayak kita sudah punya kewajiban. Kalau misalnya kita gak ada DP, saya merasa nanti ‘ah udah biarin aja (bayarnya)’," kata dia di Jakarta, dikutip dari Merdeka.com, Jumat 16 November 2018.

Rudi mengatakan besar cicilan yang dibayar tentu berbeda untuk KPR yang menggunakan DP dan KPR tanpa DP. Dia mengatakan cicilan rumah akan terasa lebih ringan jika sudah menyetor sejumlah DP.

6 dari 6 halaman

Tak Khawatir dengan Pengembang yang Tawarkan DP Murah

Rudi juga tak perlu khawatir karena banyak pengembang yang menawarkan rumah dengan DP murah.

Selain itu, Rudi menyatakan besaran angsuran atau cicilan yang dibayar tentu akan berbeda jika dengan DP atau tanpa DP. Menurutnya, jika membeli rumah dengan DP, maka angka cicilannya akan lebih kecil.

“ Kalau beli rumah Rp 500 juta tidak ada DP, limit angsuran kreditnya Rp 500 juta. Kalau dengan DP Rp500 juta dikurangi jumlah DP, jadi kecil. Jadi kalau saya tidak apa-apa duitnya sekarang saya ceburin jadi DP. Kan, cicilannya jadi kecil," kata dia.

BJ Habibie Dimakamkan di Samping Ainun Habibie
Join Dream.co.id