Indeks Syariah Dapat Angin Segar dari Penurunan BI Rate

Dinar | Kamis, 20 Februari 2020 16:58
Indeks Syariah Dapat Angin Segar dari Penurunan BI Rate

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Tapi, rupiah?

Dream - Sentimen penurunan suku bunga BI acuan (BI rate) sebesar 25 basis poin menjadi 4,75 persen menjadi katalis positif ke bursa saham Indonesia. Investor mencoba memanfaatkan kabar tersebut dengan terjun ke lantai bursa. 

Aksi beli investor turut mendorong laju tiga indeks saham syariah di Bursa Efek Indonesia (BEI) yang kembali bergerak naik. 

Pada penutupan perdagangan Kamis, 20 Februari 2020, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) kembali menanjak 0,439 poin (0,26%) ke level 171,491. Namun laju penguatan ini tak berjalan mulus.

ISSI sempat nyaris terpeleset ke zona merah saat sesi perdagangan pertama mau berakhir. Masih adanya aksi beli mampu menyelematkan ISSI hingga menutup sesi pertama di level 171.205.

Di sesi kedua, investor sedikit lebih percaya diri hingga mendorong ISSI bertahan menguat.

Kenaikan juga dialami Indeks Jakarta Islamic Index (JII) yang sore tadi menguat 4,363 poin  (0,69%) ke level 633,775. Sementara indeks JII70 merangkak 0,941 poin (0,45%) ke level 212,151.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menanjak 13,696 poin (0,23%) ke level 5.942,487.

Sekadar informasi, selain BI rate, suku bunga deposit facility turun 25 basis poin ke 4 persen. Begitu juga dengan lending facility yang dipangkas 25 basis poin menjadi 5,5 persen.

2 dari 6 halaman

Rupiah Malah Melemah

Investor menahan diri untuk melantai di bursa. Para penanam modal membeli sahamnya di sektor pertambangan sehingga indeksnya terkerek 1,62 persen.

Sektor properti melemah 0,58 persen, pertanian 0,51 persen, indusri dasar 0,19 persen, serta infrastruktur dan perdagangan 0,09 persen.

Emiten syariah pencetak top gainer kali ini adalah BRAM yang harga sahamnya naik Rp840, INDF Rp250, ICBP Rp225, UNVR Rp175, dan ITMG Rp125.

Harga saham GHON terkoreksi Rp330, EPMT Rp250, PDES Rp150, EXCL Rp80, dan JMAS Rp75.

Pada 16.41, kurs dolar AS menguat terhadap rupiah sebesar 30 poin (0,22%) ke level Rp13.725 per dolar AS.

3 dari 6 halaman

China Janji Pacu Ekonomi Pasca Virus Corona, Indeks Syariah Perkas Seharian

Dream - Indeks syariah menguat seharian pada perdagangan Rabu, 19 Februari 2020. Investor semakin percaya diri terjun ke lantai bursa usai bursa regional menyambut positif kabar pemerintah China yang akan menopang perekonomianna terhadap dampak virus corona.  

Sentimen positif tersebut mendorong investor berspekulasi dengan memborong saham-saham di sektor industri. Aksi beli ini membuat tiga indeks acuan saham syariah kompak bergerak menguat.

Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) sore ini ditutup menguat 1,150 poin (0,68%) ke level 171,052. ISSI terus menanjak usai dibuka naik di level 170,306 saat sesi pra-pembukaan.

Aksi beli investor baru mendorong ISSI menyentuh level puncak 171,052 di sesi penutupan.

 

 https://cdns.klimg.com/dream.co.id/resources/news/2020/02/19/129781/menguat-seharian-sektor-industri-kerek-indeks-syariah-200219a_thumbnail.jpg?1582192065© Dream

 

Penguatan signifikan juga dialami indeks keping biru syariah, Jakarta Islamic Index (JII) yang menguat 5,438 poin (0,87%) ke level 629,412.

Sementara indeks syariah paling bungsu, JII70 menanjak 1,644 poin (0,78%) ke level 211,210.

Kembalinya aksi beli investor membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melaju 41,829 poin (0,71%) ke level 5.928,791.

4 dari 6 halaman

Mayoritas Indeks Syariah Menguat

Sebagian besar indeks sektoral menguat. Aksi beli saham marak terjadi di sektor industri aneka, dasar, dan manufaktur. Ketiga indeks sektoral ini menguat masing-masing 1,93 persen, 1,09 persen, dan 1,04 persen.

Hanya indeks properti yang melemah, yaitu sebesar 0,07 persen.

Emiten syariah pencetak top gainer kali ini adalah DSSA yang harga sahamnya melesat Rp2.375, STTP Rp700, GHON Rp280, TCPI Rp225, dan SIPD Rp175.

Sebaliknya, harga saham SONA terkoreksi Rp375, DIVA Rp190, JMAS Rp170, ITMG Rp150, dan CITA Rp100.

Pada 16.34, nilai tukar rupiah justru melemah terhadap dolar AS. Kurs dolar AS menguat 76 poin (Rp13.756) per dolar AS.

5 dari 6 halaman

Saham Industri dan Properti Bawa Indeks Syariah Balik Menanjak

Dream - Indeks syariah bergerak menguat meski sejumlah bursa utama di kawasan Asia berguguran. Kembalinya aksi beli pada saham-saham unggulan syariah membuat tiga indeks acuan melaju ke zona hijau.

Sentimen virus corona juga perlahan-lahan mulai berkurang. Data terbaru bahkan menunjukan tren kasus baru virus corona yang terkonfirmasi bergerak menurun.

Pada penutupan perdagangan harian Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Selasa, 18 Februari 2020, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) ditutup menguat 1,358 poin (0,81%) ke level 169,902.

ISSI masih menyisakan transaksi jual saaat sesi perdagangan dimulai. Melemah di level 168,345 saat bel perdagangan dinyalakan, investor langsung bergerak berburu saham dan mendorong ISSI bergerak mengaut.

 

 Saham Industri dan Properti Bawa Indeks Syariah Balik Menanjak© Dream

 

Laju ISSI hanya butuh waktu 10 menit untuk memantapkan posisinya di teritori hijau. Menutup sesi siang di zona hijau, ISSI sempat bergerak ke level tertingginya di 170,384. 

Penguatan juga dialami dua indeks keping biru syariah. Jakarta Islamic Index (JII) sore ini ditutup menguat 5,166 poin (0,83%) ke level 623,974.

Sementara indeks JII70 terangkat 1,822 poin (0,81%) ke level 209,566.

Kembalinya aksi beli investor membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini sedikit ceria. Meski tertekan di sesi awal, IHSG menutup perdagangan dengan menguat 19,439 poin (0,33%) ke level 5.886,962.

6 dari 6 halaman

Investor Getol Beli Saham

Investor makin aktif melantai di bursa. Para penanam modal ramai-ramai membeli saham, terutama di sektor industri dasar dan properti. Indeks sektor industri dasar menguat 1,86 persen dan properti 1,47 persen.

Sektor keuangan melemah 0,35 persen.

Emiten syariah pencetak top gainer kali ini adalah GMTD yang harga sahamnya naik Rp2.625, EMTK Rp500, INTP Rp450, ITMG Rp450, dan STTP Rp400.

Sebaliknya, harga saham PLIN melemah Rp290, PRDA Rp180, PICO Rp140, MCAS Rp110, dan AALI Rp100.

Dari pasar uang, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS justru melemah. Pada 16.30, nilai tukar dolar AS terhadap rupiah, menguat 7 poin (0,05%) ke level Rp13.672 per dolar AS.

Join Dream.co.id