Pendaftaran IPDN dan STAN Ditunda

Dinar | Selasa, 7 April 2020 19:33
Pendaftaran IPDN dan STAN Ditunda

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Sabar, ya. Seharusnya pendaftaran dibuka pada 9 April 2020.

Dream – Sahabat Dream, jika ingin mendaftar di sekolah kedinasan, setidaknya kamu harus bersabar terlebih dahulu. Sebab, pemerintah menunda pendaftaran dan seleksi sekolah kedinasan untuk tahun formasi 2020.

Penundaan ini dilakukan dengan memperhatikan Status Tanggap Darurat Bencana non-Alam Pandemi Virus Korona (Covid-19) yang ditetapkan oleh pemerintah.

Dikutip dari setkab.go.id, Selasa 7 April 2020, pengumuman penundaan tertuang dalam Surat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan reformasi Birokrasi (PANRB) Nomor B/381/M.SM.01.00/2020 tentang Penundaan Jadwal Pendaftaran dan Seleksi Sekolah Kedinasan Tahun 2020.

Surat ini ditandatangani oleh Sekretaris Kementerian PANRB Dwi Wahyu Atmaji atas nama Menteri PANRB Tjahjo Kumolo pada tanggal 3 April 2020.

Melalui surat tersebut, disampaikan bahwa jadwal pendaftaran dan seleksi sekolah kedinasan yang semula direncanakan mulai tanggal 9 April 2020 ditunda, sampai dengan ditetapkannya kebijakan lebih lanjut. Dan hasilnya akan diberitahukan dalam bentuk surat edaran.

Tahun ini, terdapat delapan kementerian/lembaga (K/L) yang mempunyai lembaga pendidikan kedinasan membuka penerimaan calon siswa-siswi/taruna-taruni.

Berikut ini adalah rincian kementerian/lembaga yang membuka penerimaan calon siswa/siswi sekolah dinas:

2 dari 6 halaman

Ini Rinciannya

  1. Kementerian Dalam Negeri (IPDN)
  2. Kementerian Perhubungan (STTD) 
  3. Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Poltekip dan Poltekim)
  4. Kementerian Keuangan (STAN)
  5. Badan Pusat Statistik  (STIS)
  6. Badan Intelijen Negara (STIN)
  7. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG)
  8. Badan Siber dan Sandi Negara (STSN).

Persiapan Dikdin formasi tahun 2020 dilakukan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN), Kementerian (PANRB), dan delapan Instansi pembina Sekolah Kedinasan.

Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) menjadi satu-satunya portal pendaftaran Dikdin Tahun 2020.

3 dari 6 halaman

8 Sekolah Dinas Sediakan 9.176 Kursi, Ini Instansi Terbanyak

Dream – Pemerintah kembali membuka penerimaan calon siswa-siswa sekolah kedinasan. Ada 9.176 kursi yang disediakan untuk sekolah kedinasan tahun anggaran 2019.

Politeknik Keuangan Negara STAN Kementerian Keuangan dan sekolah kedinasan Kementerian Perhubungan membuka slot paling banyak.

Dikutip dari setkab.go.id, Sabtu 30 Maret 2019, pengumuman ini ditandatangani oleh Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Dwi Wahyu Atmaji. Pendaftaran mulai dibuka pada minggu kedua April 2019.

“ Pendaftaran 9-30 April,” bunyi pengumuman itu.

 

 8 Sekolah Dinas Sediakan 9.176 Kursi, Ini Instansi Terbanyak© MEN

 

Ada delapan instansi pemerintah yang membuka sekolah kedinasan, yaitu Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Badai Siber dan Sandi Negara (BSSN), Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), Badan Intelijen Negara (BIN), Badan Pusat Statistik (BPS), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Dari 8 instansi pemerintah, ada 2 yang membuka kursi paling banyak, yaitu Kemenkeu sebanyak 3 ribu kursi dan Kemenhub 2.676 kursi.

Instansi yang paling sedikit adalah BSSN, yaitu 100 kursi.

Berikut ini adalah rinciannya.

  • PKN STAN Kemenkeu: 3 ribu kursi.
  • Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Kemendagri: 1.700 kursi.
  • Sekolah Tinggi Sandi Negara BSSN: 100 kursi.
  • Politeknik Ilmu Kemasyarakatan (Poltekip) dan Politeknik Imigrasi Kemenkumham: 600 kursi.
  • Sekolah Tinggi Intelijen Negara BIN: 250 kursi.
  • Politeknik Statistika BPS: 600 kursi.
  • Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika BMKG: 250 kursi.
  • 11 Sekolah Tinggi, Politeknik, dan Akademi Kemenhub: 2.676 kursi.
4 dari 6 halaman

Hanya Boleh Daftar Satu Program

Pelamar yang berminat bisa mendaftar secara online melalui https://sscsn.bkn.go.id pada tanggal 9-30 April 2019.

“ Calon peserta hanya boleh mendaftar di salah satu program studi dari 8 (delapan) Instansi/Lembaga Pendidikan Kedinasan,” tulis pengumuman itu.

Kalau mendaftar di dua program studi atau lebih, yang bersangkutan akan dinyatakan gugur.

Seleksi dilaksanakan secara bertahap di masing-masing K/L. Salah satu tahapan seleksi adalah Seleksi Kemampun Dasar (SKD) yang menggunakan Computer Assisted Test (CAT). Sedangkan tahapan seleksi selanjutnya diatur oleh masing-masing Kementerian/Lembaga.

“ Peserta dapat mengikuti pendidikan apabila telah dinyatakan lulus keseluruhan tahapan seleksi,” bunyi pengumuman itu.

5 dari 6 halaman

Bisa Jadi CPNS?

Sementara pengangkatan menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), menurut pengumuman ini, dilakukan setelah dinyatakan lulus pendidikan serta memperoleh ijazah dari Lembaga Pendidikan Kedinasan yang bersangkutan, dan ditempatkan pada jabatan tertentu berdasarkan usulan dari Kementerian/Lembaga yang bersangkutan dan Pemerintah Daerah (yang melakukan pola pembibitan pada Kementerian Perhubungan) berdasarkan formasi yang ditetapkan oleh Menteri PANRB.

Ditegaskan dalam pengumuman itu, agar masyarakat berhati-hati terhadap kemungkinan terjadinya penipuan yang dikaitkan dengan proses penerimaan siswa-siswi dan taruna-taruni.

“ Tidak ada orang atau pihak manapun yang dapat membantu kelulusan dengan kewajiban menyediakan uang dalam jumlah tertentu,” tulis pengumuman. (ism)

6 dari 6 halaman

Menu Berbuka Puasa Sehat dan Anti Ribet Ala Chef Deny Gumilang
Join Dream.co.id