Pelayan Hotel Tanpa Ijazah Ini Dicari-cari Bos AirAsia sampai di TikTok, Mau Dijadikan Kru Kabin Gegara Beri Layanan Top!

Dinar | Rabu, 6 Juli 2022 09:35

Reporter : Sugiono

'Saya tidak memiliki kualifikasi akademik. Saya cuma lulusan sekolah tahfiz. Usia 16 tahun dikirim oleh ibu untuk belajar di Hadramaut, San’ah, Yaman hingga 2019.'

Dream - Manusia tidak pernah tahu di mana dia harus menjemput rezekinya, tapi rezeki pasti tahu di mana pemiliknya.

Kata-kata di atas mungkin tepat untuk menggambarkan nasib pemuda bernama Izz Ahmad Danial asal Malaysia ini.

Pemuda berusia 21 tahun itu tiba-tiba dicari sama bos AirAsia untuk ditawarkan pekerjaan di perusahaan penerbangan tersebut.

Pelayan Hotel Tanpa Ijazah Ini Dicari-cari Bos AirAsia sampai di TikTok, Mau Dijadikan Kru Kabin Gegara Beri Layanan Top!
Pelayan Hotel Tanpa Ijazah Ini Dicari-cari Bos AirAsia Sampai Di TikTok
2 dari 7 halaman

Melalui video TikTok, Manajer Komunikasi dan Budaya Grup Awak Kabin AirAsia, Arman Rashid, membuat pengumuman publik dengan meminta warganet untuk membantunya melacak keberadaan Izz.

" Barang siapa yang menemukan adik di atas ini, tolong tag abang. Karena AirAsia mencarinya... kita mau kasih pekerjaan buat dia.

" Ceritanya begini, bos saya pergi ke suatu acara dan bertemu dengannya. Dia sangat baik. Sangat perhatian, sopan.. trus bos mau banget menawarkan pekerjaan untuknya," tulis Arman di postingan video TikTok itu.

Tidak lama setelah itu, pemuda yang dicari-cari bos AirAsia yang belakangan diketahui ternyata Izz Ahmad Danial muncul di kolom komentar postingan Arman.

3 dari 7 halaman

Setelah menjadi viral, Izz kemudian menceritakan kembali kisah di balik kejadian hingga dia 'dilamar' secara terbuka di media sosial untuk bekerja di AirAsia.

Izz mengaku sempat berbincang dengan seorang tamu saat bekerja sebagai pelayan paruh waktu di Hotel Concorde, Shah Alam, Selangor pada akhir Juni lalu.

Sejak tahun 2019 dia memang bekerja sebagai pelayan paruh waktu di hotel tersebut untuk mencari tambahan penghasilan atau sekadar mengisi waktu luang.

4 dari 7 halaman

" Pada tanggal 26 Juni, saya bekerja seperti biasa. Kebetulan pada hari saat bekerja itu, salah satu bos AirAsia bernama Suhaila Hassan menyapa dan mengajak saya mengobrol. Dia menanyakan latar belakang saya.

" Satu per satu setiap pertanyaannya saya jawab dengan agak malu-malu. Tiba-tiba dia ingin menawari saya pekerjaan tetapi saya tidak memiliki syarat yang cukup untuk bekerja di sana,” katanya.

Anak kedua dari tiga bersaudara ini menambahkan dia merasa ragu karena tidak memiliki ijazah Sijil Pelajaran Malaysia (SPM) yang merupakan salah satu syarat utama untuk melamar pekerjaan sebagai kru kabin.

" Saya tidak memiliki kualifikasi akademik SPM. Saya dulu belajar di sekolah Tahfiz di Pokok Sena, Kedah. Pada usia 16 tahun saya dikirim oleh ibu untuk belajar di Hadramaut, San’ah, Yaman hingga 2019," katanya.

5 dari 7 halaman

Namun pihak AirAsia tetap mau menawarkan pekerjaan sebagai kru kabin untuk pemuda yang menetap di Shah Alam, Selangor tersebut.

" Tapi dia tetap ingin menjadikan saya pramugara. Dia akan melatih saya hingga sukses. Dia bilang saya harus mulai dari bawah sambil belajar bahasa Inggris dan syarat lainnya. Setelah sesi tanya jawab, saya pergi untuk meneruskan pekerjaan sampai acara malam itu selesai.

" Tidak lama setelahnya, saya melihat Arman Rasyid viralkan video di TikTok untuk menemui saya. Kemudian dia menelepon saya dan meminta saya datang untuk wawancara pada hari Selasa, 5 Juni," jelasnya.

6 dari 7 halaman

Sampai saat ini, Izz sendiri mengaku tidak mengetahui faktor sebenarnya yang membuat pihak maskapai AirAsia ingin menawarkan pekerjaan kepadanya. Izz mengatakan, dia masih terkejut tetapi sangat senang dengan tawaran tak terduga ini.

Sementara itu, Izz juga meninggalkan beberapa tips untuk dijadikan inspirasi agar lebih banyak orang di luar sana bisa mendapatkan rezeki tak terduga seperti dirinya.

" Saya menganggap tawaran ini sebagai tantangan baru bagi saya. Saya sangat bersyukur karena tidak semua orang mendapat kesempatan seperti yang Tuhan tunjukkan sekarang.

" Dalam hal apapun, kita harus berbuat baik kepada siapa pun, tidak peduli bahkan di luar jam kerja. Tanpa disangka, tempat kerja saya saat ini bukan hanya untuk melayani orang, tetapi menggapai karier yang lebih tinggi," pungkasnya.

Sumber: mStar

7 dari 7 halaman
Join Dream.co.id