Saham Tesla Rontok 14% Gara-gara Cuitan Sang Bos Elon Musk

Dinar | Jumat, 28 September 2018 13:27
Saham Tesla Rontok 14% Gara-gara Cuitan Sang Bos Elon Musk

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Musk langsung dituntut otoritas bursa AS karena dianggap melakukan fraud.

Dream – Saham Tesla rontok 14 persen pada penutupan perdagangan bursa saham Nasdaq Amerika Serikat, Kamis, 27 September 2018. Saham produsen mobil listrik ini terjun bebas setelah Otoritas bursa Amerika Serikat (US Securities and Exchange Commission/SEC) menggugat bos Tesla, Elon Musk, karena kasus penipuan.

Otoritas ini menyebut Musk telah membuat pernyataan palsu di Twitter tentang rencananya untuk membuat Tesla menjadi perusahaan private.

Dilansir dari Fortune, Jumat 28 September 2018, saham Tesla turun 0,7 persen ke US$307,52 (Rp4,58 juta) per saham, lalu merosot 14 persen ke US$265,55 (Rp3,95 juta) pada akhir Kamis.

Gugatan yang dilayangkan ke pengadilan di New York, Amerika Serikat, mengatakan Musk memberikan pernyataan yang menyesatkan dalam sebuh cuitan. Ya, ketika itu, Musk mencuit bahwa dia bisa membeli kembali Tesla dengan harga US$420 (Rp6,25 juta) per lembar saham.

 Ini cuitannya Elon Musk.

“ Musk bahkan belum membahas, apalagi dikonfirmasi tentang syarat-syarat kesepakatan utama, termasuk harga dengan sumber potensial apa pun,” kata SEC.

Otoritas ini menilai miliarder Amerika Serikat bertindak sembrono.

2 dari 2 halaman

Terancam Dipenjara?

Dalam sebuah konferensi pers, Co-director dari Divisi Penegakan Divisi, Stehanie Avakian, mengatakan cuitan-cuitan Musk ini akan membuat investor berpikir Tesla akan dibeli dengan harga US$420.

“ Kami menuduh bahwa dia tidak membahas rincian kesepakatan kunci, termasuk harga dengan investor potensial yang bisa membantu Tesla,” kata Avakian.

Dia mengatakan pernyataan palsu dan menyesatkan dari Musk, tak hanya melanggar Undang-Undang Bursa Efek Tahun 1934, tetapi juga bisa menyeretnya ke jeruji besi. Ini berlaku kalau Musk melanggar peraturan.

Pejabat SEC menolak berkomentar ketika ditanya tentang dugaannya Musk akan kembali melanggar undang-undang.

Bagaimana dengan tanggapan Musk? Dia mengaku sedih dan kecewa. Dia juga merasa SEC bertindak tidak adil.  

Wajah Tegar BCL Saat Antarkan Jenazah Ashraf Sinclair
Join Dream.co.id