Bank Muamalat Sebentar Lagi Jadi Milik Ilham Habibie Cs

Dinar | Rabu, 5 Februari 2020 13:35
Bank Muamalat Sebentar Lagi Jadi Milik Ilham Habibie Cs

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Perusahaan bikinan Ilham Habibie. Al-Falah , siap jadi investor Bank Muamalat.

Dream - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memberikan restu kepada Ilham Habibie dan mitranya yang tergabung dalam konsorsium Al Falah Investment Pte. Ltd menjadi pemilik baru Bank Muamalat. Proses pembelian bank syariah pertama di Indonesia itu sudah memasuki tahap melengkapi persyaratan administrasi.

" OJK telah menerima komitmen konsorsium Al-Falah dengan anggota lainnya yang saat ini sedang memproses dan melengkapi administratif," kata juru bicara OJK, Sekar Putih Djarot, di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Rabu 5 Februari 2020.

Menurut Sekar, konsorsium Al-Falah melaporkan sedang menyediakan escrow account untuk kebutuhan pembelian Bank Muamalat.

Tahap selanjutnya, OJK akam meminta Bank Muamalat dan investor baru untuk menyampaikan pernyataan kepada publik setelah proses suntikan modal selesai.

Sekadar informasi, Al Falah merupakan perusahaan yang didirikan oleh Ilham Habibie. Putra sulung Alm. B. J. Habibie ini kini menjabat sebagai komisaris utama di PT Bank Muamalat Indonesia Tbk.

Dari sejumlah investor yang menyatakan minatnya menjadi investor baru Bank Muamalat, Al Falah dianggap calon yang paling siap menyuntikkan modal.

2 dari 7 halaman

Ilham Habibie Siap Suntik Duit ke Bank Muamalat

Dream - Ilham Habibie siap menyuntikkan dana ke Bank Muamalat. Komisaris PT Bank Muamalat Tbk itu membentuk konsorsium sebagai investor bank syariah ini.

Ilham memimpin konsorsium investor yang terdiri dari dirinya sendiri, Arifin Panigoro, Lynx Asia, dan SSG Capital.

Putra B.J. Habibie ini ingin mempertahankan keberadaan Bank Muamalat. Apalagi, bank ini merupakan bank syariah pertama di Indonesia.

 

 Ilham Habibie Siap Suntik Duit ke Bank Muamalat© Dream

 

“ Bank Muamalat sebagai bank pertama murni syariah yang memiliki nilai historis dan emosional bagi umat Islam di seluruh Indonesia. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk mempertahankan keberadaannya," kata Ilham di Jakarta, dikutip dari Liputan6.com, Kamis 4 Oktober 2018.

Dia mengatakan salah satu cara yang dilakukan oleh konsorsium adalah menyuntikkan dana segar melalui penerbitan saham baru (right issue).

3 dari 7 halaman

Dana Segar Bantu Bisnis Bank

Direktur Utama Bank Muamalat, Achmad K. Permana, mengatakan kepastian investor ini akan membantu bank syariah ini. Plus, akan membantu bisnis bank ke depannya.

Kehadiran Ilham dan konsorsium akan memberikan keyakinan bagi nasabah dan stakeholder Bank Muamalat.

Rencananya, pada 11 Oktober 2018, akan diadakan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB). Salah satu agendanya adalah right issue.

“ Ke depannya, perseroan optimis bahwa permodalan Bank Muamalat akan semakin kuat dan stabil, sehingga upaya perseroan untuk melakukan ekspansi pembiayaan dapat berjalan dengan baik,” kata Permana.

4 dari 7 halaman

Siapa Pun Boleh Jadi Investor

Juru Bicara Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Sekar Putih Djarot, mengatakan siapa pun boleh menjadi investor Bank Muamalat. Asal, dia memiliki kredibel dan dana segar.

Pernyataan ini disampaikan menanggapi kabar investor dalam rangka penambahan modal Bank Muamalat.

Investor tersebut harus menempatkan sejumlah uang dalam escrow account di Bank Muamalat sesuai kesepakatan dengan otoritas.

Terakhir, bank harus segera melakukan RUPS untuk menetapkan investor tersebut.

(Sumber: Liputan6.com/Bawono Yadika)

5 dari 7 halaman

Ilham Habibie Minati Bank Muamalat? OJK: Tunjukan Dulu `Tabungan` Rp4 T

Dream – Ilham Habibie dan konsorsiumnya dikabarkan berminat menjadi investor PT Bank Muamalat Tbk. Meski kabar itu santer beredar, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menegaskan  konsorsium belum mengajukan surat formal terkait rencana tersebut.

Ketua Dewan Komisaris OJK, Wimboh Santoso, mengizinkan siapa saja untuk mengajukan diri sebagai investor di bank syariah ini. Asalkan, harus memenuhi kaidah yang ditentukan.

“ Silakan siapa saja boleh propose. Siapa yang jadi lead konsorsium. Itu silakan, boleh. Tapi, harus propose kepada otoritas,” kata Wimboh di Jakarta, dikutip dari Liputan6.com, Kamis 4 Oktober 2018.

Menurut Wimboh, konsorsium harus menerangkan soal anggotanya dan rencana untuk menyuntikkan modal yang sebelumnya sudah mendapatkan persetujuan anggota.

 

 Ilham Habibie Minati Bank Muamalat? OJK: Tunjukan Dulu Tabungan Rp4 T© Dream

 

Jika ingin memberikan dana segar ke Muamalat, Wimboh mengatakan setiap anggota dalam konsorsium harus melampirkan pemberian dana sebesar Rp4 triliun yang ditujukan dalam escrow account.

“ Dalam escrow account, itu nominalnya Rp4 triliun. Setelah ada escrow, baru berbicara. Baik yang jadi anggota, ketua konsorsium, harus kirim surat,” kata dia.

Wimboh mengimbau kepada pihak konsorsium untuk tak hanya melempar wacana investasi jika administrasi belum siap.

“ Kalau hanya bicara, silakan. Tapi surat formal kepada otoritas baru ada, baru siap, baru bicara serius,: kata dia.

(Sumber: Liputan6.com/Maulandy Rizky Bayu Kencana)

6 dari 7 halaman

Suntik Rp2 Triliun, Ilham Habibie Cs Kuasai Bank Muamalat

Dream - Komisaris Utama PT Bank Muamalat Tbk, Ilham Habibie, dan konsorsium investor berminat untuk menyuntikkan modal kepada Bank Muamalat. Minat ini mendapatkan lampu hijau dari para pemegang saham.

Para pemegang saham Bank Muamalat menyetujui konsorsium putra Presiden Ketiga BJ Habibie ini untuk menjadi pemegang saham pengendali di bank syariah ini.

Dilansir dari Liputan6.com, Kamis 11 Oktober 2018, keputusan ini diambil di Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

“ RUPSLB hari ini ada tiga agenda, yaitu perpanjangan right issue karena sudah expirede 20 September 2018, perubahan anggaran dasar, dan penggantian manajemen,” kata Direktur Utama Bank Muamalat, Achmad K. Permana, di Jakarta.

Permana mengatakan konsorsium investor ini akan menyuntikkan modal ke Bank Muamalat sebesar Rp2 triliun. Penanaman modal ini melalui mekanisme penerbitan saham baru (right issue) lewat Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD).

Selanjutnya, bank ini akan menerbitkan saham baru sebanyak 20 miliar lembar saham.

“ Harga pelaksanaan right issue Rp100 per saham,” kata dia.

7 dari 7 halaman

Konsorsium Ilham Habibie Jadi Pemegang Saham Mayoritas

Dengan disetujui masuknya Ilham cs, konsorsium ini menjadi pemegang saham pengendali di bank syariah. Kepemilikan sahamnya sebesar 60 persen.

“ Ini terdilusi 66 persen,” kata dia.

Sekadar informasi, suntikan modal ini akan memperkuat modal perbankan. Konsorsium ini berisi Ilham Habibie, Arifin Panigoro, Lynx Asia, dan SSG Capital.

(Sumber: Liputan6.com/Bawono Yadika)

Babak Baru Daus Mini Vs Daus Mini ‘KW'
Join Dream.co.id