Nasabah Beralih ke Digital Banking, Bagaimana Nasib Kantor Cabang & Teller Bank?

Dinar | Selasa, 12 November 2019 08:40
Nasabah Beralih ke Digital Banking, Bagaimana Nasib Kantor Cabang & Teller Bank?

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Apakah nasabah kini mulai meninggalkan kantor cabang.

Dream - Berkembangnya dunia digital turut memengaruhi pola transaksi perbankan. Digital banking membuat transaksi di ATM turun drastis.

" Dulu ATM 71 persen dari seluruh transaksi, sekarang turun menjadi 17 persen," ujar Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja, di Hotel Indonesia Kempinski, Jakarta, Senin 11 November 2019.

" Masih banyak yang pakai tapi sudah turun banyak dibanding total transaksi," tambah dia.

Menurut Jahja, nasabah hijrah ke digital banking karena fitur transaksi perbankan yang beragam. Misalnya, fitur OneKlik yang mempermudah nasabah untuk mengisi ulang saldo.

" Misalnya OneKlik, Anda biasanya punya gopay mau top up, Anda pencet OneKlik langsung top up. Nah, itu buat produk milennial," kata dia.

Jahja mengatakan, nasabah juga bisa membuka rekening melalui video call.

2 dari 7 halaman

Tapi, Tetap Ada yang Butuh Kantor Cabang

Meski penggunaan ATM menurun, ternyata 50 persen nasabah masih membutuhkan kehadiran kantor cabang. Kantor cabang diperlukan untuk pengiriman transaksi cek biru.

Makanya, lanjut Jahja, BCA masih mengekspansi bank ke berbagai wilayah walaupun tidak sebanyak dulu. Paling tidak ada 15-20 cabang untuk kantor kas.

" Karena itu, harus bisa menampung untuk pengirim dari cek biru untuk uang tunai. (Kantor cabang) masih dibutuhkan," kata dia.

Laporan: Keisha Ritzska Salsabila

3 dari 7 halaman

BCA Permudah Turis Berwisata di Jepang

Dream - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) memudahkan wisatawan Indonesia berkunjung ke Jepang. Bank ini menerbitkan kartu kredit khusus, yaitu BCA-JCB Black.

Kartu ini menawarkan kemudahan dan kenyaman bagi nasabah yang ingin berlibur dan berbelanja di Indonesia ataupun mancanegara, terutama di Jepang.

Direktur BCA, Santoso, mengatakan kartu JCB Black bisa digubnakan di Indonesia, terutama di merchant yang telah bekerja sama.

" Kalau di Jepang, ada beberapa program JCB International, seperti airport lounge," kata Santoso di Jakarta, Senin 11 November 2019.

Fasilitas lounge gratis juga bisa didapatkan di Tiongkok, Hong Kong, Singapura, Korea, dan Thailand. Ada juga JCB Plaza Lounge untuk tujuan destinasi Tokyo, Paris, Honolulu, Hong Kong, Guam, dan Singapura.

 

 BCA Permudah Turis Berwisata di Jepang© Dream

 

Selain lounge, nasabah juga mendapatkan double reward dari transaksi ritel dan rate valas yang kompetitif dan program cicilan 0 persen sampai 12 bulan untuk transaksi internasional. Program cicilan 0 persen ini berlaku untuk transaksi minimal Rp3 juta.

Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja, menambahkan kartu ini juga bisa digunakan untuk membeli karcis kereta Shinkansen sebelum ke Jepang.

(Laporan: Keisha Ritzska Salsabila)

4 dari 7 halaman

Persiapkan Masa Pensiun, BCA dan AIA Luncurkan Asuransi

Dream – Menghadapi pensiun dengan tenang dan bahagia tak bisa disiapkan secara mendadak. Selain fisik, kita tentu harus mempersiapkan kebutuhan finansial mengingat sudah tak lagi bekerja.

Persiapan dan perencanaan keuangan menghadapi masa pensiun tentu harus dipersiapkan saat masih muda. Beragam produk investasi sudah banyak yang ditawarkan mulai dari tabungan sampai asuransi.

Model terakhir inilah yang akan digenjot bank swasta terbesar di Tanah Air,  PT Bank Central Asia Tbk (BCA) bersama PT AIA Financial, lewat asuransi pensiun Proteksi Retirement Maksima (Retire Plan).

 BCA dan AIA Financial merilis asuransi pensiun.© Dream.co.id/Alfi Salima Puteri

Wakil Presiden Direktur BCA, Suwignyo Budiman, mengatakan Rretiree Plan Maksima merupakan solusi persiapan dana pensiun.

“ Melalui Retire Plan, kami memberikan manfaat proteksi kepada para pekerja untuk merancang dana hari tua secara terencana. Jika terjadi risiko, dana kebutuhan dapat tetap terpenuhi,” kata dia dalam peluncuran Retire Plan di Jakarta, Rabu 30 Oktober 2019.

5 dari 7 halaman

Asuransi Jiwa Tradisional dengan Manfaat Tahunan Hingga 130 Persen

Sekadar informasi, Retire Plan merupakan asuransi jiwa tradisional dengan pilihan bayar 5 tahun, 10 tahun, 15 tahun, atau 20 tahun. Jaminan manfaat diberikan selama 15 tahun, 20 tahun, atau 30 tahun.

Manfaat tahunan dijamin sampai 130 premi tahunan. Manfaat akhir polis dijamin hingga 500 persen dari premi tahunan.

Presiden Direktur AIA, Sainthan Satyamoorthy, melihat ada kebutuhan tinggi atas produk proteksi pensiun dari masyarakat. Walapun ada peningkatan customer price index (CPI) yang signifikan setiap tahun, tabungan dan deposito tak mampu mengikuti inflasi.

Inilah yang membuat perencanaan dana pensiun diperlukan untuk memenuhi standar kualitas gaya hidup dan memenuhi kebutuhan masa pensiun. “ Retire Plan dirancang dengan berbagai manfaat untuk mempersiapkan masa pensiun sejak dini,” kata Sainthan.


(Laporan : Alfi Salima Puteri)

6 dari 7 halaman

Laba BCA Mekar 13%, Raih Rp20,9 Triliun di Kuartal III-2019

Dream – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mencatat laba perusahaan hingga kuartal III-2019 naik 13 persen menjadi Rp20,9 triliun. Setahun sebelumnya, bank swasta terbesar di Indonesia ini mencatat laba senilai Rp18,5 triliun.

Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja mengatakan, peningkatan laba di BCA berkat dukungan kinerja operasional yang baik, seperti pendapatan bunga bersih yang naik 12,3 persen menjadi Rp37,4 triliun.

Sumber penghasilan BCA lainnya datang dari pendapatan operasional yang naik 19,3 persen atau Rp15 triliun.

" BCA terus menciptakan inovasi-inovasi untuk memenuhi kebutuhan nasabah yang semakin berkembang," kata Jahja di Jakarta, Senin 28 Oktober 2019.

Hingga September 2019, BCA melaporkan total penyaluran perusahaan telah mencapai Rp585 triliun, atau naik 10,9 persen dibandingkan kuartal III-2018. Dengan rasio pembiayaan bersama, NPL berada di level 1,6 persen.

Pertumbuhan kredit BCA ditopang dari bisnis korporasi yang mencapai Rp232 triliun (Naik 16,5%), kredit konsumer Rp156,3 triliun (4,1%).

7 dari 7 halaman

DPK BCA Naik Berkat Berkal e-Channel

Untuk dana murah, BCA mencatat dana pihak ketiga (DPK) perusahaan tumbuh 10,4 persen menjadi Rp683,1 triliun. Jahja mengatakan, CASA BCA sejatinya ditopang dari transaksi di e-channel.

Sementara deposito berjangka pada meningkat 19,7 persen atau sebesar Rp169,2 triliun.

" Kami fokus dalam menjaga likuiditas dan permodalan yang solid serta kualitas kredit yang sehat akan menopang kinerja bisnis BCA segera berlanjut," kata Jahja.

Terkait
Join Dream.co.id