Imbas Pengunjung Membludak, KRL Tak Berhenti di Stasiun Tanah Abang

Dinar | Senin, 3 Mei 2021 13:35
Imbas Pengunjung Membludak, KRL Tak Berhenti di Stasiun Tanah Abang

Reporter : Ahmad Baiquni

Penumpang tidak dapat naik atau turun dari Stasiun Tanah Abang pada pukul 15.00-19.00 WIB.

Dream - Pengguna KRL untuk sementara tidak bisa mengakses layanan dari Stasiun Tanah Abang. PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) memutuskan untuk meniadakan layanan pada stasiun tersebut mulai hari ini, Senin, 3 Mei 2021.

VP Corporate Secretary KCI, Anne Purba, mengatakan peniadaan layanan ini berkaitan dengan diberlakukannya pengendalian mobilitas dan pengawasan protokol kesehatan di area Pasar Tanah Abang.

" Dengan mempertimbangkan potensi kepadatan masyarakat yang hendak kembali ke daerah asalnya menggunakan KRL Commuter Line usai beraktivitas di kawasan Tanah Abang," ujar Anne.

Peniadaan layanan ini bersifat sementara. Menurut Anne, KRL tidak akan berhenti di Stasiun Tanah Abang pada pukul 15.00-19.00 WIB.

Pengguna layanan KRL dari Stasiun Tanah Abang sangat padat pada Sabtu dan Minggu, 1-2 Mei 2021. Jumlah pengguna KRL mencapai puluhan ribu.

" KAI Commuter mencatat pengguna yang masuk Stasiun Tanah Abang untuk menggunakan KRL hingga pukul 17.00 WIB tercatat 37.349 pengguna," kata Anne.

2 dari 4 halaman

Naik Turun dari Stasiun Terdekat

Anne menerangkan terdapat sejumlah perubahan pemberhentian KRL untuk beberapa rute khususnya Rangkasbitung, Banten. Nantinya penumpang akan diarahkan untuk naik dan turun dari stasiun terdekat.

" Penumpang dari arah Rangkasbitung atau Parungpanjang atau Serpong (lintas barat) layanan hanya sampai Stasiun Palmerah," kata Anne.

Kereta dari Bogor, Depok, Nambo, Angke atau Jatinegara PP tidak akan melayani naik turun penumpang di Stasiun Tanah Abang pada jam peniadaan layanan.

" Pengguna diwajibkan naik turun dari Stasiun Karet, Duri atau Angke," kata dia.

3 dari 4 halaman

Pengunjung Tanah Abang Membludak, Anies: Kita Sama Sekali Tak Prediksi

Dream - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, kaget dengan membludaknya pengujung Pasar Tanah Abang. Dia mengatakan jumlah pengunjung sama sekali tidak terprediksi.

" Kita sama sekali tidak terprediksi kemarin muncul angka dua kali lipat dari biasanya," ujar Anies.

Anies segera bertindak cepat dengan menerjunkan 750 petugas gabungan untuk membantu Perumda Pasar Jaya mengendalikan pergerakan di Pasar Tanah Abang. Petugas akan memastikan pengunjung menggunakan masker dan menerapkan protokol kesehatan lainnya.

" Jadi 250 dari Satpol PP, 250 dari Polda, 250 dari Kodam, siang hari ini mereka akan berada di lapangan bekerja untuk memastikan bahwa jumlah warga yang datang ke pasar," kata dia.

Tak hanya itu, Anies mengimbau masyarakat dapat menerapkan protokol kesehatan secara sadar. Salah satunya terkait pembatasan jumlah pengunjung dari kapasitas yang tersedia.

" Seperti anjuran kita selalu, kalau datang ke sebuah tempat nampak sudah penuh, jangan masuk," kata dia.

 

4 dari 4 halaman

Minta Kesadaran Masyarakat

Anies juga mengingatkan jika tampak pengunjung lebih dari 50 persen agar masyarakat tidak memaksa masuk. Petugas akan disiagakan untuk pengawasan.

" Di sisi lain, mari kita sadar jangan sampai ini jadi media penularan," kata dia.

Selain itu, diberlakukan perubahan jam tutup Pasar Tanah Abang. Jam tutup dibagi menjadi dua yaitu pada pukul 16.00 WIB dan 17.00 WIB.

" mulai sore ini pasar akan ditutup dibagi ada yang pukul 16.00 WIB dan tutup pukul 17.00 WIB," kata Anies.

Sumber: Merdeka.com

Join Dream.co.id