PeduliLindungi Diterapkan di Semua Moda Transportasi Mulai 28 Agustus

Dinar | Rabu, 25 Agustus 2021 06:12

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Sektor transportasi dinilai krusial untuk mengatur mobilitas masyarakat selama pandemi Covid-19.

Dream – Penggunaan aplikasi PeduliLindungi tak hanya diberlakukan di perjalanan dengan pesawat, tetapi juga semua moda transportasi. Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, menginstruksikan semua jajarannya untuk mempersiapkan penerapan aplikasi PeduliLindungi.

“ Penerapan aplikasi PeduliLindungi di seluruh moda transportasi akan dilakukan secara serentak mulai Sabtu 28 Agustus 2021,” kata Budi Karya, dikutip dari situs Kementerian Perhubungan, Selasa 24 Agustus 2021.

Dia mengatakan sektor transportasi menjadi salah satu sektor yang penting untuk mengatur mobilitas pada masa pandemi Covid-19. 

“ Simpul-simpul transportasi seperti: terminal, stasiun, pelabuhan dan bandara menjadi bagian dari filter kita untuk melakukan pencegahan penyebaran Covid-19. Untuk itu, melalui penerapan aplikasi PeduliLindungi ini, diharapkan bisa mengelola mobilitas di tengah pandemi dengan baik,” kata Budi Karya.

PeduliLindungi Diterapkan di Semua Moda Transportasi Mulai 28 Agustus
Mulai 28 Agustus 2021, Aplikasi Ini Digunakan Di Semua Moda Transportasi. (Foto: Shutterstock)
2 dari 6 halaman

Beri Instruksi

Budi Karya juga telah menginstruksikan para pejabat di lingkungan Kementerian Perhubungan untuk menyusun aturannya. Dengan begitu, penerapan ini bisa segera dilaksanakan oleh para penyelenggara sarana dan prasarana transportasi.

Mantan dirut PT Angkasa Pura II (Persero) ini juga meminta seluruh operator atau penyelenggara sarana dan prasarana transportasi baik yang dikelola Kementerian Perhubungan, Kementerian BUMN, maupun swasta untuk mempersiapkan diri, baik secara sistem maupun prosedurnya. Budi Karya mengharapkan ada sosialisasi yang baik kepada masyarakat agar nantinya tidak ada yang kebingungan dengan aturan baru itu.

“ Pada awal penerapan aplikasi ini, saya minta para petugas yang berada di simpul-simpul transportasi, agar membantu masyarakat pengguna jasa transportasi yang masih belum mengetahui adanya aturan ini,” kata dia.

3 dari 6 halaman

Terlebih Dahulu Dilakukan di Transportasi Udara

Di sektor transportasi udara, penerapan aplikasi PeduliLindungi sudah dimulai lebih dahulu pada bulan Juli 2021 di beberapa bandara. Kementerian Perhubungan juga telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 62 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Udara Pada Masa Pandemi Covid-19, dimana terdapat satu klausul yang mewajibkan penumpang pesawat udara untuk menggunakan Sistem Informasi Satu Data Covid-19 PeduliLindungi.

Àplikasi digital ini memiliki beberapa manfaat, di antaranya membantu petugas memastikan proses validasi dokumen kesehatan di simpul-simpul transportasi secara digital. Dengan begitu, bisa lebih aman, cepat, mudah, dan sederhana.

Selain itu, aplikasi PeduliLindungi juga meminimalkan kontak fisik karena tidak harus membawa dokumen kertas hasil tes Covid-19 atau kartu vaksinasi. Aplikasi ini lebih aman dari pemalsuan hasil tes swab PCR/antigen.

© Dream
4 dari 6 halaman

Diperpanjang Sampai 30 Agustus 2021

Sekadar informasi, pemerintah telah memperpanjang lagi PPKM 4 hingga 30 Agustus 2021. Perpanjangan PPKM tersebut dilakukan melihat kondisi pandemi Covid-19 yang belum selesai dan ada beberapa negara sedang mengalami lonjakan gelombang ketiga dengan penambahan kasus yang siginifikan.

Untuk itu, penerapan PPKM ini dilakukan sebagai upaya mengendalikan pandemi Covid-19 di Indonesia.

Untuk syarat perjalanan transportasi di masa perpanjangan PPKM, Kemenhub masih mengacu pada Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 No. 17 Tahun 2021 tentang Ketentuan Perjalanan Orang Dalam Negeri Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 dan SE No. 18 Tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional pada Masa Pandemi Covid-19.

5 dari 6 halaman

Penggunaan PeduliLindungi untuk Perjalanan Diperluas, Tak Lagi Hanya di Pesawat

Dream - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, menyatakan, penggunaan aplikasi PeduliLindungi untuk perjalanan dalam negeri akan diperluas. Aplikasi ini tidak hanya digunakan untuk naik pesawat namun semua jenis moda transportasi.

" Pemerintah juga akan mendorong penggunaan aplikasi PeduliLindungi bagi seluruh moda transportasi baik itu kereta api, bus umum, kapal api, dan penyeberangan yang saat ini baru digunakan di sektor penerbangan saja," ujar Luhut dalam konferensi pers disiarkan Sekretariat Presiden.

 

 Penggunaan PeduliLindungi untuk Perjalanan Diperluas, Tak Lagi Hanya di Pesawat© Dream

 

Selain itu, kata Luhut, pemerintah akan menempatkan pos pelayanan vaksinasi di sejumlah titik yang berkaitan dengan transportasi. Seperti di stasiun kereta, terminal, serta pelabuhan.

" Di tempat-tempat itu kita taruh juga pos-pos vaksin untuk memberikan vaksin pada orang yang belum divaksin," kata Luhut.

 

© Dream
6 dari 6 halaman

Uji Coba Sudah Berjalan

Luhut menjelaskan, uji coba sistem protokol kesehatan menggunakan PeduliLindungi untuk screening sudah dijalankan di sejumlah tempat umum. Di antaranya di pusat perbelanjaan atau mal, tempat olahraga luar outdoor, serta pabrik.

" Sistem dan mekanisme ini penting agar kita bisa menekan laju penambahan kasus pada saat aktivitas masyarakat meningkat," kata Luhut.

Hingga saat ini, kata Luhut, sudah ada 5,9 juta orang melakukan screening di PeduliLindungi untuk beragam aktivitas. Dari jumlah tersebut, sebanyak 12.459 ditolak oleh sistem.

Join Dream.co.id