Miliarder Lain Lagi Gigit Jari, Cuan Dua Hartawan Ini Malah Naik

Dinar | Jumat, 3 April 2020 13:24

Reporter : Syahid Latif

Mereka menikmati keuntungan di tengah bisnis yang terpukul wabah corona.

Dream - Kalangan dunia usaha harus gigit jari dengan kondisi pandemi corona Covid-19 yang melemahkan ekonomi dunia. Kalangan miliarder dunia juga harus berbesar hati karena kekayaan berkurang imbas penurunan harga saham di bursa efek.

Namun di tengah kemalangan yang dialami kalangan hartawan dunia, seorang miliarder dunia justru tengah semringah. Dia menjadi satu-satunya dari 20 miliarder terkaya dunia yang menikmati penambahan kekayaan.

Miliarder tersebut adalah Jeff Bezos, pemilik dari situs e-Commerce terbesar dunia, Amazon.

Mengutip laman Bussiness Insider, Jumat, 3 April 2020, kekayaan Bezos sepanjang awal 2020 dilaporkan meningkat.

" Jeff Bezos adalah satu-satunya dari 20 miliarder dunia yang berhasil menambah kekayaannya tahun ini," ujarnya di akun Twitternya, @robtfrank.

Dalam daftar yang dilampirkan Robert, tercatat kekayaan Bezos terakhir sempat turun US$ 3,088 miliar. Namun secara year to date (YTD), kekayaan Bezos justru naik US$ 2,35 miliar.

Merujuk data Bloomberg Billionaires Index, kekayaan Bezos juga dilaporkan naik US$ 5,9 miliar, membuatnya menjadi orang terkaya dunia dengan harta US$ 117 miliar.

Di level yang berbeda, Eric Yuan miliarder CEO Zoom, aplikasi meeting online yang semakin banyak digunakan masyarakat, juga meraih cuan tahun 2020 ini. Kekayaannya meningkat US$ 4 miliar setelah banyak warga Amerika Serikat dan seluruh dunia memanfaatkan Zoom untuk rapat online imbas phyisical distancing yang diterapkan guna mencegah penyebaran Corona.

Miliarder Lain Lagi Gigit Jari, Cuan Dua Hartawan Ini Malah Naik
Jeff Bezos, Miliarder Dunia Yang Menikmati Kenaikan Harta Di Tengah Wabah Corona
2 dari 5 halaman

Jeff Bezos Beli Rumah Rp2 Triliun, Halamannya Lapangan Golf Pribadi

Dream - Kehidupan miliarder terkaya dunia, Jeff Bezos, usai bercerai dari MacKenzie kembali menjadi sorotan. Pendiri Amazon ini dilaporkan baru membeli rumah senilai US$165 juta sekitar Rp2,26 triliun di kawasan prestisius Beverly Hills, Amerika Serikat.

Dikutip dari Fortune, Kamis 13 Februari 2020, kediaman baru Bezos memiliki luas 36.421 meter persegi dan menjadi rumah terluas di Los Angeles, Amerika Serikat. Rumah yang dibeli Bezos bukanlah sembarangan.

Properti itu didesain untuk “ raja” film Hollywood, Jack Warner pada 1930. Hunian super mewah Bezos memiliki teras yang mahal dan punya lapangan golf 9 lubang.

Pembelian ini muncul beberapa hari setelah Bezos mencairkan saham Amazon senilai US$4,1 miliar (Rp56,2 triliun) dan masuk pasar seni.

 Ponsel Miliarder Jeff Bezos Diretas Putra Mahkota Arab Saudi?
© MEN

Kabar pembelian tanah Warner ini sebelumnya diberitakan Wall Street Journal. Properti itu dulunya punya milik David Geffen sejak 1990. Kala itu, Geffen membeli rumah senilai US$47,5 juta (Rp651,63 miliar).

Sekadar informasi, gaya Bezos berubah sejak bercerai dengan MacKenzie, dari pribadi yang sederhana menjadi yang “ wah”.

Pria berusia 56 tahun ini juga dikabarkan sering belanja hunian kelas atas, seperti rumah-rumah di dua pantai di Amerika Serikat. Malah, dia juga punya sabana seluas 170 ribu hektare di Texas.

 

3 dari 5 halaman

Putra Mahkota Saudi Retas Ponsel Orang Terkaya Dunia Jeff Bezos?

Dream - Tanggal 8 November 2018, sebulan setelah kematian jurnalis Washington Post, Jamal Khasoggi, ponsel miliarder Jeff Bezos menerima pesan dari akun WhatsApp Mohammed bin Salman (MBS), Putra Mahkota Arab Saudi.

Berdasarkan informasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), pesan dari akun WhatsApp Mohammed bin Salman itu berisi foto perempuan yang memiliki kedekatan dengan Jeff.

Pesan itu juga memuat sindiran sinis yang berbunyi: " Berdebat dengan seorang perempuan seperti membaca Lisensi Persetujuan Piranti Lunak. Akhirnya kamu menafikkan semuanya dan klik saya setuju."

Investigator PBB yang menyelidiki kasus pembunuhan Khashoggi, Agnes Callamard, mengatakan, pesan itu diduga menjadi bentuk `intimidasi` Mohammed bin Salman kepada Jeff Bezos.

" Ini menunjukkan, selama periode tersebut, ada upaya meretas sistem milik seseorang yang dianggap menjadi ancaman bagi MBS atau pemerintah Arab Saudi. Itu tidak berarti bertujuan untuk mengambil informasi tertentu. Pesan itu bisa digunakan untuk mendapat informasi tertentu di masa depan," kata Callamard, dikutip dari The Guardian, diakses Kamis, 22 Januari 2020.

4 dari 5 halaman

Arab Saudi Membantah

Informasi yang beredar menyebut " sangat mungkin" bahwa intrusi ke telepon dipicu file yang terinfeksi pemilik Washington Post tersebut.

Jeff Bezos dan Mohammed melakukan pertukaran nomor WhatsApp pada 1 Mei 2018. Diduga,menurut seseorang yang mengetahui masalah ini, sejumlah besar data dikeluarkan dari telepon Bezos dalam beberapa jam.

Kepala keamanan Jeff Bezos, Gavin de Becker, menulis di Daily Beast mengenai rincian penyelidikan ke penegak hukum. Tapi, dia tidak mengungkapkan secara detail bagaimana Arab Saudi mengakses telepon Jeff Bezos.

Arab Saudi telah membantah bahwa pihaknya menargetkan telepon Jeff Bezos, dan bersikeras pembunuhan Khashoggi adalah hasil " operasi jahat" . Arab Saudi juga membantah terlibat dalam penerbitan kisah perselingkuhan Jeff.

5 dari 5 halaman

Pemilik Louis Vuitton `Ancam` Gusur Jeff Bezos Jadi Orang Terkaya Sejagat

 Miliarder Perancis `Ancam` Posisi Jeff Bezos Jadi Orang Terkaya
© MEN

Dream - Miliarder Perancis, Bernard Arnault, berpotensi menggusur Jeff Bezos dan Bill Gates sebagai orang terkaya di dunia nomor wahid. Peluang itu muncul setelah Arnault mengumumkan akusisi perusahaan perhiasan mewah Tiffany&Co pada 2020. 

Dikutip dari Fox Business, Jumat 29 November 2019, pria berusia 70 tahun ini adalah pendiri dan pimpinan LVMH (LVMH Moet Hennessy). Perusahaannya dikenal sebagai produsen barang-barang mewah terbesar di dunia dengan brand Louis Vuitton. Arnaudi memiliki harta kekayaan US$103 miliar (Rp1.450,21 triliun).

Berdasarkan data Bloomberg Billionaire Index, Bezos mengantongi kekayaan senilai US$111 miliar (Rp1.562,85 triliun) dan Gates US$110 miliar (Rp1.548,77 triliun).

Sekadar informasi, LVMH akan membeli saham Tiffany&Co senilai US$16,2 miliar (Rp228,09 triliun). Pembelian saham ini diperkirakan terjadi pada pertengahan 2020.

Nantinya, perusahaan ini akan melengkapi jajaran merek mewah LVMH, seperti Celine, Louis Vuitton, dan Givenchy. 

Arnault sendiri bergabung ke “ grup” miliarder berharta US$100 miliar pada Juni 2019. Ini terjadi saham LVMH menyentuh angka US$406,27 (Rp5,72 juta) per lembar.

Ditambah lagi LVMH baru mencetak pendapatan senilai US$55,3 miliar (Rp778,61 triliun) pada 2018.

Join Dream.co.id