Ibu Kota Pindah Butuh Rp466 Triliun dan 40 Ribu Ha Lahan

Dinar | Selasa, 30 April 2019 17:13
Ibu Kota Pindah Butuh Rp466 Triliun dan 40 Ribu Ha Lahan

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Mahal banget, ya?

Dream – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencananaan Pembangunan Nasional (Bappenas) memperkirakan biaya yang dibutuhkan untuk memindahkan ibu kota negara dari Jakarta ke daerah lain sangat besar.

Jumlahnya mencapai Rp323 triliun—Rp466 triliun. Pemerintah juga akan menggunakan dua skenario pemindahan ibu kota negara.

Dikutip dari setkab.go.id, Selasa 30 April 2019, pertama, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro, mengatakan semua Aparatur Sipil Negara (ASN) pemerintah pusat akan pindah ke ibu kota baru dengan menggunakan data 2017.

Ini terjadi jika mengikuti skenario pertama, yaitu tidak ada resizing jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN). Sebanyak 1,5 juta orang pegawai pemerintah akan pindah ke ibu kota negara yang baru.

ASN yang dimaksud ini merupakan anggota eksekutif, legislatif, yudikatif, Polri, TNI, kemudian anggota barunya.

“ Dengan penduduk 1,5 juta, pemerintahan akan membutuhkan 5 persen lahan, ekonomi 15 persen, sirkulasi infrastruktur 20 persen, pemukiman 40 persen, dan ruang terbuka hijau 20 persen,” kata Bambang di Jakarta.

Lahan yang dibutuhkan minimal 40 ribu hektare untuk estimasi atau skenario yang pertama.

2 dari 3 halaman
TOP 3: Kecelakaan Maut Tol Cipali, 12 Tewas
Join Dream.co.id