Menko Airlangga Prediksi Ekonomi Minus 2 Persen di Kuartal III 2020

Dinar | Selasa, 11 Agustus 2020 18:13
Menko Airlangga Prediksi Ekonomi Minus 2 Persen di Kuartal III 2020

Reporter : Razdkanya Ramadhanty

ekonomi Indonesia akan negatif 1 persen pada kuartal III 2020. Kemudian, kembali negatif 1,38 persen pada kuartal IV 2020.

Dream - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, memperkirakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang sudah terkontraksi 5,32 persen pada kuartal II 2020 akan berlanjut hingga akhir tahun.

Berdasarkan poryeksi yang dipaparkan, ia memperkirakan ekonomi Indonesia akan negatif 1 persen pada kuartal III 2020. Kemudian, kembali negatif 1,38 persen pada kuartal IV 2020.

Dengan begitu, ia memperkirakan ekonomi nasional akan minus 0,49 persen pada keseluruhan tahun.

" Diharapkan di kuartal III ini bisa membaik dengan prediksi minus 2 persen sampai minus 1 persen atau bahkan kita berharap bisa masuk ke positif," ungkap Airlangga dalam acara webinar di Jakarta, Selasa 11 Agustus 2020.

2 dari 3 halaman

Program Stimulus Ekonomi Nasional

Dengan proyeksi yang kian memburuk, Airlangga memastikan pemerintah terus berusaha mempercepat penyaluran anggaran penanganan dampak pandemi Covid-19 dan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Pemerintah menganggarkan dana mencapai Rp695,2 triliun untuk kedua program.

Anggaran itu terbagi untuk kesehatan Rp87,55 triliun, perlindungan sosial Rp203,9 triliun, stimulus UMKM Rp123,46 triliun, sektoral kementerian/lembaga dan pemda Rp106,11 triliun, pembiayaan korporasi Rp53,57 triliun, dan insentif usaha Rp120,61 triliun.

Menurut data yang diterima, per 6 Agustus 2020, realisasi penggunaan anggaran baru mencapai Rp151,25 triliun atau 21,75 persen dari total pagu. Ia menargetkan pemerintah bisa membelanjakan anggaran tersebut lebih maksimal pada kuartal III 2020.

" Oleh karena itu kami harus mendorong belanja pemerintah ataupun spending daripada masyarakat, diberi rasa nyaman dan aman agar ekonomi bisa berjalan," katanya.

 

3 dari 3 halaman

Indonesia Tak Seburuk Negara Lain

Walaupun proyeksi ekonomi Indonesia memburuk pada kuartal III dan IV 2020, namun Airlangga mengatakan kondisi Indonesia lebih baik ketimbag negara lain. Sebab, banyak negara yang telah jatuh ke jurang resesi sejak kuartal II 2020.

Negara-negara yang perekonomiannya jatuh pada kuartal II 2020, yaitu Korea Selatan minus 2,9 persen, Jepang minus 8,8 persen, Hong Kong minus 9 persen, Amerika Serikat minus 9,5 persen, Jerman minus 11,7 persen, Uni Eropa minus 15 persen, Prancis minus 19 persen, dan Inggris minus 19,9 persen.

Kemudian ada pula Malaysia minus 8,4 persen, Thailand minus 11,05 persen, Brasil minus 12,3 persen, Singapura minus 12,6 persen, Filipina minus 16,5 persen, dan Argentina minus 16,7 persen.

" Beberapa negara lain termasuk Brasil, Argentina, dan India pun jatuh lebih dalam minus 18,92 persen," tuturnya.

Terkait
Join Dream.co.id