Asing Berbalik Buru Saham, Indeks Syariah Kompak Menguat

Dinar | Selasa, 18 Juni 2019 16:49
Asing Berbalik Buru Saham, Indeks Syariah Kompak Menguat

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Sektor properti melesat tajam.

Dream - Investor asing berbalik arah dengan melancarkan aksi beli saham di pasar modal Indonesia. Aksi tersebut membuat sejumlah indeks saham acuan di Bursa Efek Indonesia langsung bergairah termasuk pasar modal syariah.

Tiga indeks acuan saham syariah di BEI berbalik menguat pada penutupan perdagangan harian, Selasa, 18 Juni 2019. 

Sentimen positif juga datang dari prediksi pelaku pasar yang memperkirakan Bank Indonesia (BI) akan menutunkan suku bunga acuannya pada bulan ini. Serta sentimen positif dari bursa regional yang kembali bergerak naik. 

 

Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) menutup perdagangan dengan bergerak naik 1,669 poin (0,92%) ke level 182,450.

ISSI langsung tancap gas di sesi pembukaan perdagangan dengan menguat ke level 181,073. Hingga seluruh sesi perdagangan, ISSI bergerak menguat dengan level tertinggi dicetak di 182,455. 

Penguatan juga diukir indeks keping biru syariah, Jakarta Islamic Index (JII) yang melompat 9,118 poin (1,38%) ke level 669,956.

Sementara indeks JII70 menanjak 3,049 poin (1,39%) ke level 222,236.

Kembalinya dana asing ke pasar modal Indonesia mendorong Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 66,805 poin (1,08%) ke level 6.257,330.

Total frekuensi perdagangan saham sekitar 455.102 kali dengan volume perdagangan 13,3 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 8 triliun. Investor asing beli saham Rp 438,01 miliar di pasar regular.

2 dari 2 halaman

Sektor Properti Lebih Diminati

Investor lebih suka membeli saham di sektor properti, keuangan, dan industri aneka. Indeks sektor properti meroket 3,38 persen, keuangan 1,41 persen, dan industri aneka 1,28 persen.

Pelemahan sektor pertambangan sebesar 0,67 persen dan industri dasar 0,15 persen tak mempengaruhi perdagangan.

Emiten berkode MKPI menjadi saham syariah pencetak top gainer. Harga sahamnya melesat Rp2.325. Penguatan harga saham ini diikuti oleh DUTI sebesar Rp930, UNVR Rp325, SMBR Rp195, dan UNIC Rp190.

Sebaliknya, harga saham BLTZ terkoreksi Rp1.150, BYAN Rp950, INTP Rp700, INAF Rp360, dan FIRE Rp255.

Pada pukul 16.15, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah 30 poin (0,21%) ke level Rp14.355.(Sah)

BJ Habibie Dimakamkan di Samping Ainun Habibie
Join Dream.co.id