Membangun Ekonomi dari 800 Ribu Masjid Indonesia

Dinar | Selasa, 20 November 2018 17:43
Membangun Ekonomi dari 800 Ribu Masjid Indonesia

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Dewan Masjid Indonesia mengimbau pemberdayaan ekonomi dan wisata religi berbasis masjid dipadukan.

Dream - Dewan Masjid Indonesia (DMI) mengimbau dua dari sepuluh program mereka, pemberdayaan ekonomi dan wisata religi berbasis masjid dipadukan. Sehingga perekonomian umat Islam bisa dikembangkan melalui masjid.

" Saya imbau, tolong disinkronkan pemberdayaan (ekonomi) Islam berbasis masjid," kata Wakil Ketua DMI, Syafruddin, saat meluncurkan Isyef Point dan Isyef Online di Masjid Cut Meutia, Jakarta, Selasa 20 November 2018.

Syafruddin sangat mengapresiasi peluncuran Isyef Point dan aplikasi Isyef Online. Menurut dia, inovasi yang dilakukan oleh generasi muda Islam itu bisa memperkuat tali persaudaraan.

" Ini ditekankan oleh pemuda Islam untuk membangun ukhuwah Islamiyah," kata dia.

Syafruddin mempersilakan Isyef Point dan aplikasi Isyef Online dikembangkan. Dia juga berharap gerakan bisa ini " menular" ke masjid-masjid yang lain.

" Mudah-mudahan bisa menjalar ke 800 ribu masjid di seluruh Indonesia melalui anak-anak muda, marbot, dan pemuda takmir," kata dia.

Terkait
Tips Jitu Menyeimbangkan Karier dan Pendidikan Ala Tiffani Afifa
Join Dream.co.id