Survei: Orang Indonesia Ingin Dibiayai Anak Saat Pensiun

Dinar | Selasa, 12 Februari 2019 18:15
Survei: Orang Indonesia Ingin Dibiayai Anak Saat Pensiun

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an

Hanya sepertiga orang Indonesia yang sadar akan investasi pensiun.

Dream – Mayoritas orang Indonesia ingin hidup nyaman saat pensiun. Namun sayangnya, hanya sedikit orang yang sadar melakukan investasi untuk masa tua mereka. 

Itulah hasil survei Future of Retirement, Bridging the Gap HSBC terhadap 1.050 responden yang berumur 21 tahun hingga usia pensiun.

Hasil survei menunjukkan 68 persen orang Indonesia menginginkan hidup nyaman ketika pensiun. Namun, hanya 30 persen yang sadar akan investasi untuk masa tua.

Head of Wealth Management PT Bank HSBC Indonesia, Steven Suryana, mengatakan, investasi dana pensiun seharusnya segera dilakukan.

" Masa pensiun merupakan saat seseorang idealnya menikmati masa istirahat bersama setelah bertahun-tahun bekerja," kata Seteven di Jakarta, Selasa 12 Februari 2019.

Tiga perempat responden survei itu, kata Steven, berharap mendapatkan biaya hidup dari anak-anaknya. Nyatanya, hanya sepertiga yang mendapatkan biaya hidup dari anak-anak mereka.

“ Kenyataannya saat ini hanya kurang dari sepertiga responden usia pensiun menerima bantuan dari anaknya,” kata dia.

Steven mengatakan, ada 54 persen responden ingin berwirausaha ketika pensiun. Sebanyak 29 persen responden mengandalkan biaya hidup dari tabungan. Sementara, 25 persen responden ingin mencari pekerjaan baru, dan 19 persen ingin membangun indekos atau menyewakan rumah.

Dia mengatakan, ada juga yang berharap mendapatkan uang tunjangan pensiun dari perusahaan. “ Yang pasti, semakin dini kita mempersiapkan diri, semakin bisa kita mewujudkan mimpi menjadi crazy rich retiree di Indonesia,” kata dia.

2 dari 4 halaman
Komentar
Beri Komentar
NAGITA SLAVINA DITANTANG LANTUNKAN AYAT ALQURAN
Join Dream.co.id
Prabowo Sebut Munculnya Teknologi Bisa Ancam Kekayaan Indonesia