Mau iPhone Setengah Harga? Catat Waktu Belinya

Dinar | Senin, 23 September 2019 11:36
Mau iPhone Setengah Harga? Catat Waktu Belinya

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Mengapa?

Dream – Smartphone iPhone 11 baru saja dirilis minggu lalu. Harganya 'lebih terjangkau' daripada model-model flagship lainnya, seperti XR. Ponsel iPhone 11 dilempar ke pasar dengan kisaran Rp9 juta, semebtara iPhone XR saat dirilis Oktober tahun lalu dibanderol Rp10,4 jutaan.

Sebagian orang mungkin tidak peduli dengan perbedaan harga ini. Namun ada pula yang memerhatikannya. Bagi orang-orang yang peduli, biasanya memanfaatkan peluncuran iPhone baru untuk membeli model yang diluncurkan sebelumnya.

Soal penyusutan harga iPhone, menarik mengamati hasil survei iPrice Group. Mereka menelliti harga iPhone, terutama model yang lebih dulu diluncurkan, seperti iPhone 7, 8, X dan XS. Studi ini dilakukan untuk menemukan pola penurunan harga iPhone sejak pertama kali rilis, 6 dan 12 bulan setelah rilis.

Model yang dipilih dalam studi ini adalah iPhone tipe flagship berwarna silver dengan kapasitas memori 256 GB. Daftar harga iPhone saat periode rilis diambil dari situs Apple.com/my yang dilacak ulang menggunakan situs Wayback Machine.

Daftar harga iPhone setelah 6 bulan dan 12 bulan rilis diambil dari data internal iPrice yang membandingkan ribuan toko online penujual iPhone kondisi baru. Estimasi harga menggunakan angka konversi dari Ringgit Malaysia.

2 dari 9 halaman

Hasilnya

Riset ini menemukan lima fakta menarik tentang penurunan harga iPhone sejak pertama kali dirilis. Pertama, untuk mendapatkan iPhone dengan harga hampir setengah dari harga aslinya, kita harus menunggu tiga tahun sejak pertama rilis. Penurunan ini didukung dengan data bahwa iPhone 7 harganya menurun 55 persen tiga tahun sejak pertama kali dirilis.

Ke dua, harga ponsel ini akan turun 6 bulan setelah diluncurkan. Harga turun sekitar 5 persen. Ketiga, rata-rata harga iPhone turun sebesar 16 persen setelah 12 bulan diluncurkan.

Fakta ke empat, iPhone X adalah model yang harganya turun tajam. Dalam enam bulan pertama, harganya turun sampai 11 persen. Pada bulan ke-12, harganya melorot sampai 27 persen.

Cepatnya penurunan harga iPhone X terjadi karena Apple menghentikan produksi tipe ini setelah setahun rilis dan mereka fokus memproduksi iPhone XS. 

Kelima, jika melihat tren dari penurunan harga ini, ada kemungkinan iPhone 11 akan “ lebih” terjangkau setelah 6 bulan rilis. Setelah 3 tahun, penurunan akan menajdi 55% dari harga asli ketika rilis.

3 dari 9 halaman

iPhone 11 Pro Resmi Meluncur, Ini Spesifikasi dan Harganya

Dream - Teka-teki kehadiran iPhone 11 terjawab sudah. CEO Apple, Tim Cook membawa serta iPhone 11 ke panggung peluncuran produk terbaru Apple di Steve Jobs Theather, Selasa, 10 September 2019, waktu setempat.

Dalam peluncuran itu, iPhone 11 akan dilempar ke pasaran dengan tiga seri, iPhone 11, iPhone 11 Pro, dan iPhone 11 Pro Max.

Secara berurutan, harganya mencapai Rp9,8 juta untuk iPhone 11, Rp14 juta untuk iPhone 11 Pro, dan Rp15,5 juta untuk iPhone 11 Pro Max.

CNet menyebut, iPhone 11 ini punya kelebihan dibanding pendahulunya. Beberapa yang menonjol yaitu, desain kamera, daya tahan baterai dan prosesor A13 Bionic yang digadang-gadang punya kemampuan  lebih cepat.

Tapi, terobosan desain ini juga punya risiko. Tiga kamera yang muncul pada iPhone 11 Pro dan Pro Max masih awam ditemui.

Tiga seri iPhone ini juga masih menggunakan notch yang lebar, alih-alih setelah lingkaran atau desain kamera yang auto seperti milik Oppo atau Vivo.

4 dari 9 halaman

Risiko

Untuk fitur, Apple mengklaim ponsel ini memiliki kemampuan Face Unlock yang lebih cepat ketimbang pendahulunya. Ponsel iPhone 11 juga mendukung wi-fi 6.

Tapi, sayangnya, iPhone tak menyematkan teknologi terbaru yang sedang menjadi perbincangan, 5G. Banyak yang mengharapkan, Apple dapat memperbarui fitur untuk 5G kedepannya.

Tiga seri iPhone 11 ini sudah punya USB type-c pengganti Port Lighting. 

Tiga seri baru iPhone 11 ini sudah dapat dipesan pada Jumat, 13 September 2019 disejumlah negara.

Selain peluncuran seri iPhone, Apple juga mengumumkan kehadiran iOS 13 dan Apple Watch Series 5.

 

 Risiko

 

Fitur Tambahan

Chip U1 yang dirancang Apple menggunakan teknologi Ultra Wideband, yang pertama di smartphone, untuk meningkatkan awareness spasial. Dengan iOS 13.1 yang akan dirilis pada 30 September, AirDrop menjadi lebih baik.

Apple juga mengklaim fitur Face ID sebagai yang paling aman di jajaran smartphone. Fitur ini diklaim 30 persen lebih cepat dan lebih mudah digunakan dengan peningkatan kinerja di berbagai jarak dan dukungan untuk pengambilan dari berbagai sudut.

Sementara di bagian Audio, Apple 11 Pro memberikan pengalaman suara surround yang mendalam dan Dolby Atmos menghadirkan audio yang kuat dan bergerak ke iPhone 11 Pro dan iPhone 11 Pro Max.

LTE kelas Gigabit hingga 1,6Gbps dan Wi-Fi 6 memungkinkan kecepatan pengunduhan 2 dan Dual SIM yang lebih cepat dengan eSIM.

5 dari 9 halaman

Apple Harus Waspada, Penjualan iPhone Dibuntuti Xiaomi

Dream – Apple harus berhati-hati dengan Xiaomi. Sebab, penjualan iPhone pada kuartal II 2019 ini dibuntuti oleh Xiaomi.

Dikutip dari VentureBeat, Sabtu 31 Agustus 2019, firma asal Inggris, merilis data penjualan smartphone global.

Dalam data itu, ada 368 juta ponsel yang terjual pada kuartal II 2019. Angkanya merosot 1,7 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya.

Di data ini, penjualan Apple sebanyak 38,55 juta unit pada Q2 2019. Penjualannya merosot 13,8 persen dari Q2 2018 yang sebanyak 44,71 juta. Gadget berlogo apel tergigit ini menduduki lima besar penjualan smartphone paling laris di dunia.

Penjualannya yang menurun ini seiring dengan pergantian prioritas bisnis dari hardware ke layanan.

Xiaomi menduduki peringkat keempat. Penjualannya sebanyak 33,19 juta unit. Angkanya naik dari penjualan Q2 2018 yang sebanyak 32,82 juta.

6 dari 9 halaman

Siapa yang Paling Laris?

Muncul pertanyaan, siapa yang menduduki peringkat teratas sebagai ponsel paling laris? Jawabannya, Samsung.

Smartphone asal Korea Selatan ini membukukan penjualan sebanyak 75,11 juta unit pada Q2 209. Penjualannya meningkat dari Q2 2018 yang sebanyak 72,34 juta unit.

Di posisi kedua, ada Huawei dengan penjualan sebanyak 58,05 juta unit. Penjualannya naik 8.209,2 unit dari Q2 2018 yang sebanyak 49,85 juta unit.

7 dari 9 halaman

Walau Diblokir, Penjualan Huawei Tak Bisa Dipandang Enteng

Mengenai Huawei, ada hal yang menarik. Smartphone ini menunjukkan tajinya sebagai brand smartphone paling laris di dunia meskipun diblokir di Amerika Serikat.

Di Tiongkok, ponsel ini membalap iPhone. Canalys merilis data penjualan Huawei di Tiongkok juga melesat 31 persen jadi 37,3 juta unit pada Q2 2018, sedangkan penjualam Apple yang hanya laku 5,7 juta unit.

Laporan ini menyebut Huawei unggul dari Apple karena nasionalisme warga Tiongkok dan kecanggihan teknologinya.

Gartner mencatat penutupan servis Huawei di Amerika Serikat pada pertengahan Mei 2019 berdampak kepada penjualan gawai. Namun, dampak ini bisa ditutup dari promosi gencar dan branding yang bagus, membantu penjualan Huawei.

Produk ini sukses menjual 31 persen gawai lebih banyak daripada yang merek lainnya.

8 dari 9 halaman

Lima Besar Smartphone Paling Laris di Dunia

Berikut ini adalah daftar merek smartphone paling laku pada kuartal II 2019.

1. Samsung: 75,11 juta unit.

2. Huawei: 58,05 juta unit.

3. Apple 38,55 juta unit.

4. Xiaomi: 33,19 juta unit.

5. Oppo: 28,11 juta unit.

9 dari 9 halaman

Penjualan Global Akan Melesu?

Senior Research Director Gartner, Ansul Gupta, memprediksi penjualan smartphone akan melemah sampai akhir tahun 2019. Gupta memperkirakan penjualannya mencapai 1,5 miliar unit hingga 2019.

“ Permintaan untuk ponsel high end akan melambat dengan angka yang lebih besar,” kata dia.

Gupta mengatakan produsen smartphone berlomba-lomba memberikan layanan premium kepada pengguna untuk menggenjot penjualan.

Misalnya, memberikan ponsel dengan baterai berkapasitas besar dan menanamkan multi kamera di smartphone. (ism)

Wasiat Terakhir Ustaz Arifin Ilham
Join Dream.co.id