Cerita di Balik Kelahiran Bank Wakaf Mikro

Dinar | Selasa, 10 April 2018 17:43
Cerita di Balik Kelahiran Bank Wakaf Mikro

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Kepala Departemen Pengawas Perbankan Syariah OJK, Ahmad Soekro Tratmono, buka-bukaan tentang bank wakaf mikro

Dream – Pelan namun pasti. Khasiat Bank Wakaf Mikro (BWM) mulai terasa. Dengan uang pinjaman minimal Rp1 juta per nasabah, kehadiran BWM semakin ditunggu pengusaha kecil. Memperpanjang napas bisnis mereka.

Jerat tengkulak yang mencekik pengusaha dengan bunga tinggi mulai dikikis. Berganti dengan pinjaman yang hanya dibayar Rp20 ribu per minggu. Total 52 minggu uang itu harus dikembalikan

Nama BWM memang menjadi perhatian sejak akhir tahun lalu. Berawal saat Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan BWM KHAS Kempek di Cirebon. Berselang seminggu kemudian, BWM Al Fithrah Wava Mandiri diresmikan di Surabaya.

Dan baru sebulan lalu, Jokowi kembali meresmikan BWM di Pesantren An Nawawi Tanara di Serang, Banten. Gencar. Itulah mungkin yang terpikir saat mendengar BWM.

Bank Wakaf Mikro memang lembaga anyar keluaran pemerintah dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Statusnya sama sekali berbeda dengan Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS) atau Badan Wakaf yang sudah ada. 

BWM merupakan lembaga keuangan mikro syariah (LKMS) yang dikelola oleh masyarakat. Dananya berasal dari donatur yang disalurkan oleh lembaga amil zakat (LAZ).

Dari catatan OJK, sejak 2017 sudah ada 20 BWM yang menjadi pilot project. Mereka menyalurkan pembiayaan mikro antara Rp1 juta-Rp3 juta. Bukan pinjaman besar. Dengan marjin ringan 3 persen per tahun, peminjam cukup mengangsuran minimal Rp20 ribu selama 52 minggu untuk pinjaman senilai Rp1 juta.

Hasilnya mulai terlihat. Sejak meluncur Oktober 2017, BWM sudah menyalurkan pembiayaan sebanyak Rp3,63 miliar  hingga 31 Maret 2017. Jumlah nasabah yang tadinya ratusan kini berjumlah 3.873 nasabah.

Kepada Jurnalis Dream, Arie D BudiawatiKepala Departemen Pengawas Perbankan Syariah Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Ahmad Soekro Tratmono, berbicara panjang lebar tentang perjalanan lembaga keuangan mikro yang masih bayi ini. 

2 dari 5 halaman
Komentar
Beri Komentar
Ibu Negara Iriana Memperingati Hari Kartini di Solo
Join Dream.co.id
KPU Buka Pengaduan Data, Ini Caranya