Lirik UKM, BRIsyariah Gandeng Investree Salurkan Pembiayaan

Dinar | Jumat, 13 Desember 2019 18:12
Lirik UKM, BRIsyariah Gandeng Investree Salurkan Pembiayaan

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Bank syariah ini ingin menyalurkan pembiayaan kepada UKM.

Dream - BRIsyariah membidik penyaluran pembiayaan untuk Usaha Kecil dan Menengah (UKM) lewat skema Peer to Peer (P2P) Lending. Untuk mewujudkan hal ini, bank syariah tersebut menjalin kerja sama dengan perusahaan teknologi finansial (financial technology/fintech) Investree.  

Kerja sama yang terjalin antara BRIsyariah dan Investree bisa mempermudah anak usaha PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (Persero) untuk menyalurkan pembiayaan yang diajukan oleh UKM dari berbagai bidang usaha. Setiap UKM berkesempatan memanfaatkan dana pembiayaan dari BRIsyariah meski belum memenuhi syarat perbankan. 

Cofounder dan CEO Investree, Adrian Gunadi, mengatakan kolaborasi BRIsyariah dengan Investree bisa memperkuat perekonomian umat dan ekosistem digital. 

" Kami yakin dengan berjalannya kerja sama ini, ekonomi syariah di Tanah Air bisa lebih maju dan semakin banyak ceruk pasar yang terlayani," kata Adrian melalui keterangan tertulis yang diterima Dream, Jumat 13 Desember 2019

Menurut Adrian, kerja sama ini bisa mematahkan anggapan fintech adalah pesaing bank.

“ Justru fintech ada untuk melengkapi fungsi perbankan syariah terutama dalam memenuhi permintaan masyarakat terhadap akses pembiayaan yang fleksibel dan sesuai dengan prinsip Islam,” kata Adrian.

Sekadar informasi, nota kesepahaman ini ditandatangani oleh Cofounder and CEO Investree, Adrian Gunadi, dan Direktur Bisnis BRIsyariah, Fidri Rinaldy.

2 dari 7 halaman

Kala Direksi BRIsyariah Blusukan ke Sekolah jadi `Guru`

Dream – Berbagai cara dilakukan pelaku perbankan syariah untuk meningkatkan pengetahuan publik tentang keuangan syariah. Tak hanya pegawai, para direksi ikut Turba membantu literasi tersebut. 

Langkan inilah yang dibuat jajaran direksi PT Banksyariah Tbk. Lewat program Board of Director (Bod) Mengajar, para direksi blusukan ke sekolah untuk mengajak pelajar menyimpan uangnya di perbankan.  

“ Menabung itu penting untuk masa depan dan harus dibiasakan sejak kecil,” kata Direktur Bisnis BRIsyariah, Kokok Alun Akbar, berkata kepada siswa SMPN 1 Jember, Jawa Timur.

Kepada para pelajar, Alun mengatakan banyak keuntungan yang bisa didapat dari menabung. Misalnya, uang tabungan bisa digunakan saat dibutuhkan.

 

 Kala Direksi BRIsyariah Blusukan ke Sekolah jadi Guru

 

“ Juga mengajari kita untuk mengatur keuangan, apalagi generasi muda saat ini sudah bisa menikmati layanan perbankan yang serba mudah akubat digitalisasi. BRIsyariah sebagai salah satu bank syariah di Indonesia sudah menyediakan kemudahan transaksi untuk nasabah,” kata dia.

Seperti diketahui, Oktober diperingati sebagai bulan inklusi keuangan. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengenjot inklusi dan literasi keuangan sepanjang bulan ini.

Sepanjang tahun 2019, OJK telah memancangkan target inklusi keuangan bisa mencapai 75 persen pada 2019 dengan literasi keuangan 35 persen.

 

3 dari 7 halaman

Dorong Generasi Muda Temukan Inovasi Perbankan

Alun juga berkisah bahwa orang-orang zaman dahulu harus ke bank untuk bertransaksi. Kemudian, muncul teknologi bernama Automatic Teller Machine (ATM) yang mempermudah nasabah untuk bertransaksi di luar bank.

Nasabah juga dipermudah dengan keberadaan mesin EDC yang bisa menerima transaksi via kartu di beragam tempat.

“ Sekarang berbagai transaksi keuangan bisa dilakukan di gawai dengan koneksi,” kata dia.

Alun mengatakan transaksi keuangan bisa dilakukan di gawai yang terkoneksi dengan koneksi internet. Disrupsi teknologi ini membuat manusia untuk berlomba-lomba yang mencari teknologi terkini yang bisa diaplikasikan.

Dia juga mendorong generasi muda untuk membuat inovasi teknologi perbankan. “ Tugas generasi muda adalah membuat temuan-temuan tersebut,” kata Alun.

4 dari 7 halaman

Minta Generasi Muda untuk Mempersiapkan Masa Depan

Selain menyampaikan pentingnya menabung, Alun juga mengajak siswa SMPN 1 Jember untuk mempersiapkan masa depannya dengan matang. Dikatakan bahwa masa depan penuh tantangan.

“ Jika generasi muda tidak memiliki skill yang cukup, bisa jadi tidak siap,” kata dia.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makariem, lanjut dia, berpesan kepada generasi muda untuk wajib menguasai bahasa Inggris, coding, dan pemrograman. Kepemimpinan dan kemampuan analisis data dan psikologi. Generasi muda harus memahami pentingnya big data, misalnya dari transaksi uang elektronik sampai penyedia jasa yang bisa menganalisis selera pasar.

“ Data tersebut akan diolah untuk memproyeksikan tren pada masa yang akan datang. Jadi, sangat penting bagi generasi muda untuk paham,” kata dia.

Selanjutnya, Alun memberikan bantuan dari BRIsyariah kepada SMPN 1 Jember berupa fasilitas pendidikan. “ Semoga bantuan ini berguna untuk memajukan pendidikan,” kata dia.

5 dari 7 halaman

Pacu Inklusi Keuangan, BRIsyariah Tebar Simpanan Pelajar ke Yatim Dhuafa

Dream – PT BRIsyariah Tbk meningkatkan inklusi keuangan dengan menyasar kalangan pelajar. Bank syariah ini membagikan simpanan pelajar bagi 30 yatim dhuafa.

Direktur Operasional BRI Syariah, Fahmi Subandi mengatakan, simpanan pelajar itu diharapkan bisa membentu meningkatkan jumlah pelajar mengakses lembaga keuangan.

" Dimulai dari simpanan pelajar, kami hadap adik-adik memiliki budaya menabung sejak dini," ujar Fahmi di acara Fin Expo 2019, Jakarta, Jumat 18 Oktober 2019.

 

 Pacu Inklusi Keuangan, BRIsyariah Tebar Simpanan Pelajar ke Yatim Dhuafa

 

Dia menjelaskan, bulan inklusi keuangan yang digelar selama Oktober ini bisa menjadi momentum untuk memberikan pemahaman lebih kepada masyarakat tentang sektor keuangan.

Upaya itu ditindak lanjuti BRI Syariah dengan terus mengedukasi nasabah dan masyarakat untuk menggunakan berbagai produk syariah.

" Kami terus berupaya menyederhanakan penjelasan mengenai akad-akad yang berlaku di bank syariah, misalnya akan Wadiah untuk tabungan, murabahah untuk pembiayaan griya faedah," kata dia.

6 dari 7 halaman

Genjot Bisnis KPR Syariah, BRISyariah Gandeng Alam Sutera Group

Dream – PT BRIsyariah Tbk terus meningkatkan pembiayaan di sektor konsumer. Anak usaha PT Bank Rakyat Indonesia Tbk itu menggandeng perusahaan properti PT Delta Mega Persada.

Dikutip dari keterangan tertulis BRIsyariah, Kamis 3 Oktober 2019, perusahaan akan menyediakan akses pembiayaan untuk calon nasabah yang ingin memiliki rumah dari anak usaha Alam Sutera Group.

Tak hanya bangunan, BRISyariah juga menyediakan fasilita pembiayaan untuk pembelian tanah.

“ Kesempatan bekerja sama dengan Alam Sutera Group menjadi kesempatan bagi kami untuk memperluas pasar penyaluran KPR syariah,” kata Direktur Bisnis Ritel BRIsyariah, Fidri Arnaldy, di Jakarta.

 

 Genjot Bisnis KPR Syariah, BRISyariah Gandeng Alam Sutera Group

 

Bank syariah ini menyediakan pembiayaan KPR sampai Rp25 miliar. Tenor maksimal untuk tanah adalah 5 tahun dan rumah 20 tahun. Marjin pembiayaan saat ini berkisar antara 12,75 persen—13,75 persen.

Menurut Fidry, marjin pembiayaan takkan mengalami perubahan karena tak terpengaruh oleh perubahan suku bunga.

“ Dengan demikian, angsuran yang dibayarkan nasabah pun tetap. Kepastian ini adalah Faedah yang didapatkan nasabah ketika memilih bank syariah,” kata dia.

7 dari 7 halaman

Bisnis Pembiayaan Perumahan Topang BRISyariah

Untuk calon nasabah yang ingin menggunakan fasilitas pembiayaan ini, perusahaan menyediakan akad murabahah. Dalam akad ini, bank membelikan rumah yang diperlukan oleh nasabah. Lalu, barang tersebut dijual kepada nasabah sebesar harga perolehan ditambah dengan marjin keuntungan yang disepakati antara nasabah dan bank.

“ Jadi, harganya transparan,” kata dia.

Fidry menyatakan bisnis pembiayaan perumahan saat ini masih menjadi penopang segmen konsumer yang dijalankan BRISyariah. Dengan kontribusi 78 persen, bisnis pembiayana perumahaan BRISyariah tumbuh 18 persen year on year. 

4 Januari, Hari Bahagia dan Paling Sedih Rizky Febian
Join Dream.co.id