Langganan HBO, Canva, Ask.FM Dipungut Pajak PPN 11%

Dinar | Selasa, 17 Mei 2022 18:12

Reporter : Alfi Salima Puteri

Pemungutan dan penyetoran PPN Pelaku usaha Perdagangan Melalui Sistem Elektronik yang sudah dipungu mencapai Rp5.739,9 miliar. Tahun ini diperkirakan lebih dari Rp1 triliun.

Dream - Ditjen Pajak Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menambah lagi daftar perusahaan yang diwajibkan memungut Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas produknya yang dijual di Indonesia. Terbaru perusahaan penyedia jasa HBO, Canva, dan Ask.FM diwajibkan menarik pungutan PPN sebesar 11 persen tersebut.  

Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Hubungan Masyarakat Ditjen Pajak Kemenkeu Neilmaldrin Noor menyampaikan, ketentuan tersebut mwerujuk pada PMK-60/PMK.03/2022. Pelaku usaha Perdagangan Melalui Sistem Elektronik (PMSE) yang disebutkan dalam PMK tersebut wajib memungut Pajak Pertambahan Nilai (PPN) atas produk luar negeri yang dijual di Indonesia mulai 1 April 2022

Sebelumnya, Ditjen Pajak telah menunjuk tujuh PMSE hingga Maret 2022 2022 lalu. Tujuh pelaku usaha tersebut adalah Canva Pty Ltd, New York Times Digital LLC, Degreed Inc., Home Box Office (Singapore) Pte. Ltd., LNRS Data Service Limited, LexisNexis Risk Solution FL Inc, dan Ask.FM Europe Limited.

" Tarifnya 11 persen dari uang yang dibayarkan pembeli, tidak termasuk PPN, dan disetorkan paling lambat akhir bulan berikutnya,” ujar Neilmaldrin dikutip dari laman resmi DJP, Selasa, 17 Mei 2022.

Langganan HBO, Canva, Ask.FM Dipungut Pajak PPN 11%
Foto: Pixabay.com
2 dari 4 halaman

Selain penunjukkan tersebut, DJP juga melakukan pencabutan dan pembetulan pemungut PPN PMSE di bulan Maret 2022 ini. Pencabutan dilakukan terhadap Netflix International B.V yang sudah digantikan oleh Netflix Pte Ltd melalui penunjukkan di bulan Desember 2020 lalu.

Ditjen Pajak juga melakukan pencabutan Activision Blizzard International B.V yang sudah digantikan oleh Blizzard Entertainment  Inc. pada bulan Januari 2022 lalu.

Sementara untuk kategori pembetulan dikenakan kepada Facebook Ireland Limited yang mengganti nama menjadi Meta Platform Ireland Limited, Hewlett-Packard Enterprise USA yang mengganti nama menjadi Hewlett-Packard Enterprise Company, serta perubahan alamat surat elektronik dari perusahaan Amazon.com Service LLC dan Audible, Inc.

3 dari 4 halaman

Dengan tujuh penunjukkan, dua pencabutan, dan empat pembetulan tersebut, sampai dengan 31 Maret 2022 sudah terdapat 103 pelaku usaha PMSE. Sebanyak 77 di antaranya telah melakukan pemungutan dan penyetoran PPN PMSE dengan nilai Rp5.739,9 miliar.

Untuk tahun 2022 sendiri total setoran PMSE diperkirakan mencapai sebesar Rp1.105,2 miliar.

Lebih lanjut, Neilmaldrin mengingatkan pelaku usaha yang telah ditunjuk sebagai pemungut PPN PMSE wajib membuat bukti pungut PPN atas pajak yang telah dipungut.

" Bukti pungut tersebut dapat berupa commercial invoice, billing, order receipt, atau dokumen sejenis lainnya, serta menyebutkan pemungutan PPN dan telah dilakukan pembayaran," jelas Neilmadrin.

4 dari 4 halaman

Nantinya, DJP masih akan terus menunjuk para pelaku usaha PMSE yang melakukan penjualan produk maupun pemberian layanan digital dari luar negeri kepada konsumen di Indonesia.

Tentunya para pelaku usaha PMSE telah memenuhi kriteria sebagaimana ditetapkan dalam Peraturan Dirjen Pajak Nomor PER-12/PJ/2020 yaitu, nilai transaksi dengan pembeli Indonesia melebihi Rp600 juta setahun atau Rp50 juta sebulan dan jumlah traffic di Indonesia melebihi 12 ribu setahun atau seribu dalam sebulan, untuk memungut PPN PMSE atas kegiatannya tersebut.

Terkait
Join Dream.co.id