Naik 10,5 Persen, BCA Cetak Untung Rp28,6 Triliun di 2019

Dinar | Kamis, 20 Februari 2020 19:09
Naik 10,5 Persen, BCA Cetak Untung Rp28,6 Triliun di 2019

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Kredit dan dana murah meningkat, plus NPL turun.

Dream - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) membukukan laba bersih senilai Rp28,6 triliun untuk kinerjanya sepanjang pada 2019. Keuntungan bersih ini melompat 10,5 persen dari tahun 2018 yang mencapai Rp25,9 triliun.

“ Kepercayaan nasabah merupakan aset kami yang berharga serta merupakan pondasi pertumbuhan perbankan transaksi dan dana CASA (current account and saving account/dana murah),” kata President Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja, di Jakarta, Kamis 20 Februari 2020.

Bisnis pinjaman BCA di berbagai segmens bisnis sepanjang 2019 juga tumbuh double digit. Jahja melaporkan penyaluran kredit korporasi meningkat 11,1 persen menjadi Rp236,9 triliun. Sementara segmen bisnis kredit komerisal dan bisnis SME menyumbang kenaikan 12 persen menjadi Rp202,9 triliun.

Kenaikan juga tercata pada bisnis kredit consumer pada 2019 yang tercatat senilai Rp158,3 triliun. Dan segmen KPR-nya meningkat Rp93,7 triliun.

Namun BCA melaporkan adanya penurunan dalam penyaluran kredit kendaraan bermotor yang merosot Rp1,1 triliun menjadi Rp47,6 triliun.

Dengan pencapaian penyaluran kredit tersebut, Jahja mengungkapkan angka kredit bermasalah (non performing loan/NPL) perusahaan juga turun dari 1,4 persen menjadi 1,31 persen.

Selain dari bisnis kredit, kinerja BCA sepanjang tahun lalu juga ditopang dari segmen dana murah. Di tahun 2019, pertumbuhan dana murah BCA naik 9,9 persen menjadi Rp532 triliun.

Komposisinya terhadap dana pihak ketiga (DPK) mencapai 75,5 persen pada akhir Desember 2019.

“ Kami berkomitmen untuk terus melakukan investasi jaringan dan menciptakan inovasi digital untuk memenuhi kebutuhan nasabah yang terus berkembang,” kata Jahja.(Sah)

2 dari 7 halaman

Akses Mobile Banking BCA Sempat Bermasalah, Inikah Penyebabnya

Dream - Nasabah BCA sempat mengeluhkan aplikasi mobile banking yang sempat mengalami masalah. Pengguna mBCA ramai-ramai melaporkan keluhan karena tak bisa melakukan transaksi apapun. 

Keluhan ramai-ramai disampaikan publik dengan meminta penjelasan dari pengelola akun Twitter, @Halo BCA.

Masalah pada mBCA itu dilaporkan muncul sejak malam tadi. Beberapa warganet mengaku kesulitan bertransaksi melalui platfrom mobile banking milik bank swasta terbesar di Tanah Air itu.

“ Ini lampu indikator kenapa nggak bisa warna hijau? Sudah 1 menit ditungguin sama saja,” cuit@RevyHA.

 

 Akses Mobile Banking BCA Sempat Bermasalah, Inikah Penyebabnya© Dream

“ Halo, min, apakah saat ini fitur transfer Sakuku ke rekening BCA sedang mengalami kendala? Saya pakai, kok gagal terus?” cuit @ilhamchoir.

“ @HaloBCA kenapa jaringan mbanking saya error terus? Saya sudah coba berkali-kali sampai saya registrasi ulang tapi tetap eror. Entah dari jaringan @myXLCare atau mbanking BCA yang sedang error, tapi saya mohon konfirmasi,” cuit @Amalia_R.

Pengelola akun Twitter BCA, @Halo BCA mengakui aplikasi mobile banking mereka memang tengah menghadapi masalah. Hingga siang tadi, tim teknisi masih terus memperbaiki akses mBCA.

“ Kami informasikan Bapak/Ibu pelanggan untuk saat ini sedang ada kendala m-BCA dan sedang dalam penanganan dari bagian terkait. Mohon kesediaannya menunggu. Mohon maaf atas kendala yang dialami tersebut :) Tks,” cuit @HaloBCA.

Saat Dream kembali mencoba aplikasi mBCA, kendala kesulitan akses sepertinya sudah bisa teratasi. Dream sudah bisa mentransfer uang maupun mengisi saldo virtual account milik salah satu aplikasi transportasi online.

3 dari 7 halaman

ATM Setor Tarik BCA Sabet Rekor MURI

Dream - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menyabet penghargaan sebagai Bank Swasta Nasional yang Memiliki Jumlah Mesin ATM Setor Tarik Terbanyak di Indonesia dari Museum Rekor Indonesia (MURI).

Jumlah ATM setor tarik BCA Per 18 November 2019 telah mencapai 6.888 unit yang tersebar se-Indonesia. Penyebarannya terbagi atas wilayah Jabodetabek 49 persen dan luar Jabodetabek 51 persen.

Wakil Presiden Direktur BCA, Armand W. Hartono, mengapresiasi penghargaan yang diberikan MURI. Armand mengatakan kehadiran ATM setor tarik selain mempermudah nasabah yang sibuk juga bisa menekan jumlah antrean.

“ Serta memberikan nasabah kemudahan untuk setor dan tarik tunai selama 24 jam tanpa mengisi formulir,” kata dia di Bekasi, Jawa Barat, Senin 18 November 2019.

 

 ATM Setor Tarik BCA Sabet Rekor MURI© Dream



Rekor MURI diserahkan oleh Wakil Direktur MURI Osman Semesta Soesilo kepada Wakil Presiden Direktur BCA Armand W Hartono, didampingi Direktur BCA Erwan Yuris, Kepala BCA Kanwil IX Djoko R. Mijaata, dan EVP Network Management BCA Weminto Suryadi.

Sekadar informasi, sejak tahun 2016, BCA telah melakukan upaya pengembangan jaringan ATM terhadap penambahan Cash Recycle Machine (CRM) untuk pelayanan setor dan penarikan uang tunai dalam satu mesin.

“ MURI berharap BCA bisa berinovasi lagi dalam membantu meningkatkan ekonomi Indonesia,” kata Wakil Direktur MURI, Osman Semesta Soesilo.

(Sah, Laporan: Diah Tama Yanti)

4 dari 7 halaman

Laba BCA Mekar 13%, Raih Rp20,9 Triliun di Kuartal III-2019

Dream – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mencatat laba perusahaan hingga kuartal III-2019 naik 13 persen menjadi Rp20,9 triliun. Setahun sebelumnya, bank swasta terbesar di Indonesia ini mencatat laba senilai Rp18,5 triliun.

Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja mengatakan, peningkatan laba di BCA berkat dukungan kinerja operasional yang baik, seperti pendapatan bunga bersih yang naik 12,3 persen menjadi Rp37,4 triliun.

Sumber penghasilan BCA lainnya datang dari pendapatan operasional yang naik 19,3 persen atau Rp15 triliun.

" BCA terus menciptakan inovasi-inovasi untuk memenuhi kebutuhan nasabah yang semakin berkembang," kata Jahja di Jakarta, Senin 28 Oktober 2019.

 

 Laba BCA Mekar 13%, Raih Rp20,9 Triliun di Kuartal III-2019© Dream

 

Hingga September 2019, BCA melaporkan total penyaluran perusahaan telah mencapai Rp585 triliun, atau naik 10,9 persen dibandingkan kuartal III-2018. Dengan rasio pembiayaan bersama, NPL berada di level 1,6 persen.

Pertumbuhan kredit BCA ditopang dari bisnis korporasi yang mencapai Rp232 triliun (Naik 16,5%), kredit konsumer Rp156,3 triliun (4,1%).

5 dari 7 halaman

DPK BCA Naik Berkat Berkal e-Channel

Untuk dana murah, BCA mencatat dana pihak ketiga (DPK) perusahaan tumbuh 10,4 persen menjadi Rp683,1 triliun. Jahja mengatakan, CASA BCA sejatinya ditopang dari transaksi di e-channel.

Sementara deposito berjangka pada meningkat 19,7 persen atau sebesar Rp169,2 triliun.

" Kami fokus dalam menjaga likuiditas dan permodalan yang solid serta kualitas kredit yang sehat akan menopang kinerja bisnis BCA segera berlanjut," kata Jahja.

6 dari 7 halaman

Mobile Banking BCA Tak Bisa Diakses, Ini Penyebabnya?

Dream – Aplikasi mobile banking BCA menjadi sorotan para penggunanya. Sebab, aplikasi ini tak bisa diakses sedari pagi.

Kendala akses ini menjadi perbincangan warganet Twitter, menurut pantauan Dream. Mereka mengaku sinyal mobile banking BCA “ merah” alias tak bisa diakses.

 

 Mobile Banking BCA Tak Bisa Diakses, Ini Penyebabnya?© Dream

 

“ @HaloBCA M-Banking errorkah? Merah teruuuuuuss,” cuit @fiidyatama.

“ Apakah BCA Mobile hari ini gangguan? Kok, notifnya merah terus?” tulis @mirzatjendra.

“ Mbanking BCA lampunya merah mulu, lama banget kayak perempatan Tomang,” cuit @antoinetteshann.

7 dari 7 halaman

Ternyata, Ini Biang Keroknya

Pihak BCA ini menyebut ada kendala yang membuat akses mobile banking terganggu.

“ Kami infokan kepada Bapak/Ibu pelanggan sebelumnya ada kendala, namun saat ini sudah normal kembali. Kami sarankan Bapak/Ibu mencoba kembali,” cuit @HaloBCA.

Dikutip dari Liputan6.com, Presiden Direktur BCA, Jahja Setiaatmadja, mengatakan aplikasi ini sulit diakses karena masalah IP Adrees BCA.

" Problemnya IP Address BCA tidak bisa diakses dari dunia internet,"  ujar dia kepada Liputan6.com.

Saat ini, BCA masih berkoordinasi dengan penyedia layanan internet untuk mengetahui lebih lanjut sumber dari masalah ini.

" Kami sedang koordinasi dgn internet provider untuk mencari tau sumber masalahnya. Kami tidak menemukan adanya kerusakan hardware atau system di BCA," kata dia.

(Sumber: Liputan6.com/Septian Deny)

Terkait
Wajah Tegar BCL Saat Antarkan Jenazah Ashraf Sinclair
Join Dream.co.id