Mau Dianggap Istimewa? Jangan Katakan Hal Ini di Depan Sri Mulyani

Dinar | Senin, 26 Agustus 2019 07:15
Mau Dianggap Istimewa? Jangan Katakan Hal Ini di Depan Sri Mulyani

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Sri Mulyani bisa menilai seseorang istimewa jika dia mempunya sikap ini.

Dream – Seperti yang kita tahu, Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, termasuk salah satu orang paling berpengaruh di Indonesia. Tak hanya di tingkat nasional, pesona Sri Mulyani juga dikagumi di dunia semenjak menyabet gelar satu menteri terbaik.

Selain pengaruh, sosok Sri Mulyani juga melekat di hati para pegawainya. Kamu pasti pernah ingat kala wanita penggemar bola voli itu terpaksa meninggalkan jabatannya karena menerima tawaran menjadi petinggi Bank Dunia.

Di depan para pegawai Ditjen Pajak Kementerian Keuangan, Sri Mulyani memberikan petuah tentang etos kerja yang harus ditampilkan personilnya.

“ Di dalam lingkungan kerja yang sama, muncul tokoh-tokoh yang menyikapi bahwa pekerjaan saya, cara saya bekerja, bagaimana saya menjalankan tugas, sesuatu yang saya sebut kewajiban, semuanya itu bisa dilakukan dengan cara yang berbeda, luar biasa,” tulis dia di akun Instagramnya, @smindrawati, Sabtu 24 Agustus 2019.

Dia mengatakan orang yang memiliki dedikasi, biasanya memiliki keunggulan di dalam diri, pikiran, hati, dan sikap. Bahkan, keunggulan itu juga terlihat dari caranya mengerjakan tugas.

Sri Mulyani menegaskan seorang tak harus menunjukan keistimewaannya saat mereka sudah berada di jabatan tertentu. Dia meyakini keunggulan tidak selalu harus berhubungan dengan struktur/tingkat jabatan.

2 dari 4 halaman

Tidak Gunakan Cara Ini

“ Artinya untuk orang menjadi istimewa tidak harus menjadi Menteri Keuangan dulu baru keliatan bahwa anda itu istimewa, tidak harus menjadi Dirjen dulu atau Eselon I, II atau III dulu baru bisa lihat bahwa saya itu istimewa," ujarnya. 

Sri Mulyani juga tak sependapat dengan keyakinan beberapa orang yang mengaku bisa menunjukan prestasi terbaik setelah mendapatkan kjabatan baru.

" ‘Kalau ibu mempromosikan saya di jabatan itu baru nanti kelihatan bahwa saya istimewa’. Jangan pernah mencari alasan seperti itu untuk dapat berprestasi dan bekerja secara luar biasa,” tulis Menkeu.

Indonesia selama ini dapat menjadi maju, lanjut Sri Mulyani, karena negara ini senantiasa bisa menemukan orang-orang yang bekerja dengan pikiran, hati, dan tekadnya untuk tak sekadar pekerja biasa.

Orang-orang luar biasanya ini biasanya memiliki tekad yang besar untuk tak hanya menjadi pekerja biasa.

3 dari 4 halaman

Ini Unggahannya

      View this post on Instagram

Ini adalah suatu komitmen dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk terus menerus mencari talenta dan memberikan pengakuan dan bahkan memberi penghargaan untuk dapat memberikan contoh yang nyata. Kita punya 44.843 pegawai di DJP, jadi untuk anda menjadi orang yang sama dengan 44.843 itu sudah pasti biasa saja. Namun ternyata didalam lingkungan kerja yang sama, muncul tokoh-tokoh yang menyikapi bahwa pekerjaan saya, cara saya bekerja, bagaimana saya menjalankan tugas, sesuatu yang saya sebut kewajiban, semuanya itu bisa dilakukan dengan cara yang berbeda dan luar biasa. Ini menggambarkan bahwa ada suatu energi atau karakter otentik yang betul betul orisinil, tidak di buat-buat hanya pada saat ada penjurian. Orang-orang yang memang didalam DNAnya, didalam dirinya, pikiran, hati, sikap dia, cara dia bicara, cara dia menjalankan tugas, tergambarkan suatu adanya bibit unggul dan itu tidak selalu harus punya korelasi dengan struktur/tingkat jabatannya. Artinya untuk orang menjadi istimewa tidak harus menjadi Menteri Keuangan dulu baru keliatan bahwa anda itu istimewa, tidak harus menjadi Dirjen dulu atau Eselon I, II atau III dulu baru bisa lihat bahwa saya itu istimewa. Atau berkata "Kalau ibu mempromosikan saya di jabatan itu baru nanti kelihatan bahwa saya istimewa". Jangan pernah mencari alasan seperti itu untuk dapat berprestasi dan bekerja secara luar biasa. Indonesia memang bisa maju, bukti dan alasannya adalah kita selalu dapat menemukan orang-orang istimewa yang mendedikasikan pekerjaannya dengan pikiran, hati maupun keinginan tekadnya untuk tidak sekedar menjadi pekerja biasa. Oleh karena itu saya sampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya, saya selalu hadir di acara seperti ini yang menumbuhkan harapan optimisme di dalam diri saya. Jakarta, 21 Agustus 2019 Penghargaan Kinerja Pegawai Ditjen Pajak 2019

A post shared by Sri Mulyani Indrawati (@smindrawati) on

4 dari 4 halaman

Warganet Setuju

Warganet menyetujui apa yang diungkapkan oleh Sri Mulyani. Dikatakan bahwa pekerjaan yang dilakoni dengan sepenuh hati akan menghasilkan sesuatu yang berbeda dengan pekerjaan yang asal digarap.

Memberikan kontribusi pun tak hanya dengan menjadi seorang pejabat.

“ Keren banget. Bekerja dengan hati, menghasilkan sesuatu yang beda dan luar biasa,” tulis @uripdodo.

“ Terima kasih ibu @smindrawati untuk postingan hari ini. Pembelajaran buat kami. ‘Bagaimana kami bisa menjadi istimewa, mencari orang-orang istimewa dan membantu orang menjadi lebih istimewa’,” tulis @ai_tenriajeng.

“ SDM unggul Indonesia maju,” tulis @torajalady.

“ Indeed Bu. Memberikan kontribusi tidak mesti dengan sebagai pejabat. Tetap setia menjalankan tugas kuncinya,” tulis @gabrielanawa.

Bikin Geleng-geleng Kepala, 3 Mobil Ini Sukses Terjang Banjir
Join Dream.co.id