DPK Meningkat, BNI Syariah Kantongi Aset Rp52 Triliun di Kuartal III 2020

Dinar | Jumat, 6 November 2020 19:47

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Pertumbuhan aset didorong oleh peningkatan dana pihak ketiga (DPK).

Dream – PT BNI Syariah melaporkan pertumbuhan aset perusahaan menjadi sebesar Rp52,39 triliun pada triwulan III 2020. Posisi aset ini meningkat 19,3 persen year on year dari kuartal III 2019 yang sebesar Rp43,92 triliun.

Pertumbuhan aset anak usha PT Bank Negara Indonesia TBk ini didorong oleh perolehan dari Dana Pihak Ketiga (DPK). Pada periode ini, DPK BNI Syariah dilaporkan naik 21,76 persen dari Rp37,49 persen pada kuartal III 2019 menjadi Rp45,65 triliun pada kuartal III 2020.

Sementara kinerja perusahaan dilaporkan mencetak laba hingga Rp387 miliar pada kuartal III 2020.

“ Pertumbuhan DPK ini didorong oleh pertumbuhan dana murah (CASA) dalam bentuk giro dan tabungan,” kata Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo, di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis BNI Syariah, Jumat 6 November 2020.

Rasio CASA BNI Syariah pada triwulan III tahun 2020 sebesar 65,15 persen, naik dibandingkan periode sama tahun 2019 sebesar 61,95 persen.

Dari sisi pembiayaan, BNI Syariah mencatat realisasi pembiayaan sebesar Rp32,28 triliun pada triwulan III 2020. Segmen consumer berkontribusi sebesar Rp16,4 triliun dan menyumbang 50,8 persen. Kemudian, diikuti segmen komersial Rp7,74 triliun (23,97 persen), dan segmen UKM Rp6,18 triliun (19,15 persen).

DPK Meningkat, BNI Syariah Kantongi Aset Rp52 Triliun di Kuartal III 2020
Aset BNI Syariah Tumbuh 19,3 Persen Pada Triwulan III 2020. (Foto: BNI Syariah)
2 dari 3 halaman

Transaksi Mobile Banking Meningkat

Transaksi mobile banking BNI Syariah tercatat 33,8 juta pada triwulan III 2020. Angkanya naik 119 persen yoy dari triwulan III 2019 yang sebanyak 15,4 juta transaksi.

“ (Ini) sejalan dengan pertumbuhan transaksi melalui mobile banking yang dilakukan oleh nasabah, transaksi Zakat, Infaq, Shadaqah dan Wakaf (ZISWAF) melalui channel mobile banking juga tumbuh secara signifikan sebesar 182 persen secara year on year (yoy) sampai triwulan III tahun 2020,” kata Firman.

Sedangkan jumlah transaksi e-banking BNI Syariah yang berasal dari BNI Mobile Banking, BNI SMS Banking, dan BNI Internet Banking meningkat 108 persen secara year on year (yoy) menjadi 36,1 juta hingga triwulan III tahun 2020.

3 dari 3 halaman

MUI Dapat Layanan Khusus dari BNI Syariah

Dream – PT BNI Syariah memberikan layanan perbankan syariah kepada Majelis Ulama Indonesia (MUI). Dengan layanan berupa pembiayaan konsumtif dan payroll, bank syariah ini berharap pengurus dan anggota MUI dalam bertransaksi keuangan sesuai prinsip syariah.

“ Semoga MUI dapat memanfaatkan produk dan layanan yang dimiliki BNI Syariah, yang dilengkapi dengan teknologi berbasis digital,” kata Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo, di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis, Rabu 28 Oktober 2020.

Firman mengatakan, layanan ini berupa pembiayaan kepemilikan rumah BNI Griya iB Hasanah, pembiayaan kepemilikan rumah subsidi KPR Sejahtera Syariah, Pembiayaan Multiguna BNI Multiguna iB Hasanah, Pembiayaan kepemilikan kendaraan BNI Oto iB Hasanah, Pembiayaan Konsumtif BNI Fleksi iB Hasanah, dan Pembiayaan Umroh, BNI Fleksi Umroh iB Hasanah; serta fasilitas auto kredit pembayaran gaji atau payroll.

Anak usaha PT Bank Negara Indonesia Tbk (Persero) mempermudah semua pegawai MUI untuk mengakses layanan perbankan, termasuk transaksi.

Bank ini menyediakan online melalui channel ATM, ataupun melalui lebih dari 380 outlet BNI Syariah dan 1.747 SCO (sharia channeling office) BNI seluruh Indonesia. BNI Syariah juga mendapatkan dukungan teknologi informasi dan penggunaan jaringan saluran distribusi infrastruktur BNI Induk diantaranya layanan lebih dari 16 ribu ATM BNI, ditambah ribuan jaringan ATM Bersama.

Lebih jauh, manfaat layanan ini dapat mempermudah monitoring transaksi keuangan kapan pun.

“ Saat ini BNI Syariah juga memiliki fasilitas pembukaan rekening secara online melalui bro.bnisyariah.co.id. Di website ini calon nasabah dapat menentukan sendiri jenis tabungan yang akan dipilih dimanapun dan kapanpun melalui mobile phone sehingga waktu efisien,” kata dia.

Sekadar informasi, pada triwulan II tahun 2020 BNI Syariah mencatatkan total aset Rp50,76 triliun, naik sebesar 19,46 persen secara tahunan atau year on year (yoy) dibandingkan periode sama tahun 2019 yaitu Rp42,49 triliun.

“ Pertumbuhan aset ini semakin mengokohkan posisi BNI Syariah sebagai bank syariah BUKU III dengan peringkat aset kedua terbesar di Indonesia,” kata Firman.

Join Dream.co.id