Cara Blue Bird Cegah Penularan Covid-19 di Taksi

Dinar | Selasa, 24 Agustus 2021 12:12

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Pembayaran nontunai ini juga mencegah penyebaran virus Covid-19.

Dream – PT Blue Bird Tbk mempermudah penumpang untuk membayar taksi. Kini penumpang bisa membayar taksi dengan cara nontunai untuk menekan penyebaran Covid-19.

Chief Strategy Officer Blue Bird, Paul Soegiato, mengatakan, kerja sama ini sudah direncanakan sejak lama, namun baru diwujudkan sekarang. Perusahaan taksi ini menggandeng Shopeepay untuk pembayaran secara nontunai.

“ Blue Bird Group berkolaborasi dengan Shopeepay untuk menghadirkan pembayaran yang minim kontak, langsung, higienis, dan praktis untuk pelanggannya,” kata Paul dalam konferensi pers secara virtual tentang kerja sama strategis Blue Bird Group dengan Shopee Indonesia, Senin 23 Agustus 2021.

Head of Strategic Merchant Acquisition ShopeePay, Eka Nilam, mengatakan kolabirasi ini diharapkan bisa menghambat penyebaran Covid-19.

“ Kami sama-sama memiliki visi untuk memaksimalkan teknologi dengn pembayaran digital, apalagi saat pandemi seperti ini,” kata Nilam.

Tidak hanya taksi, Blue Bird juga menghadirkan BirdKirim sebagai opsi pelayanan logistik ekspres di aplikasi Shopee.

(Laporan : Delfina Rahmadhani) 

Cara Blue Bird Cegah Penularan Covid-19 di Taksi
Kini, Bayar Taksi Blue Bird Bisa Pakai Shopeepay. (foto: Shutterstock)
2 dari 5 halaman

Jurus Shopeepay Tangkal Penipuan Berkedok Nama Perusahaan

Dream – Belakangan modus penipuan dengan mencatut nama perusahan tertentu marak terjadi. Tindakan kejahatan itu biasanya dilakukan agar bisa menggondol duit yang dimiliki korban, baik di rekening bank maupun di platform e-commerce.

 

 Jurus Shopeepay Tangkal Penipuan Berkedok Nama Perusahaan© Dream

 

Head of Strategic Merchant Acquisition Shopeepay, Eka Nilam Dari, mengatakan nama perusahaannya juga pernah dicatut oleh penipu untuk memperdaya calon korban. Wanita yang akrab dipanggil Lala itu bahkan menyebut banyak modus penipuan yang dilakukan mengatasnamakan Shopee.

“ (Penipuan) yang paling sering itu dana dicuri,” kata dia dalam media gathering Shopeepay secara virtual, Kamis 19 Agustus 2021.

3 dari 5 halaman

Modus Penipuan yang Marak Digunakan

Kedok yang digunakan adalah pelaku mengatasnamakan Shopee dan menyebut calon korbannya mendapatkan hadiah uang dari platform e-commerce itu.

“ Ada yang via SMS, ada yang melalui link yang harus diklik, serta sosmed dan situs palsu yang mengatasnamakan Shopee,” kata dia.

Lala mengatakan pihaknya terus mengedukasi pengguna agar tidak gampang termakan modus penipuan itu. “ Kami punya edukasi bagi para praktisi,” kata dia.

Selain itu, Shopeepay juga menyediakan sejumlah fitur agar akun pengguna tidak gampang dibobol. 

“ Ada fitur antifraud, seperti recognized wajah dan fingerprint,” kata dia.

Pihaknya juga menyiagakan layanan konsumen selama 24 jam. Ditambah lagi, pihaknya memperkuat infrastruktur teknologi di Shopeepay dan menjamin data pengguna aman.

“ Kalau ada yang mencurigakan, (kami) langsung investigasi,” kata dia.

4 dari 5 halaman

Shopee Setop Jual 13 Kategori Produk Impor, Rp300 Triliun `Diselamatkan`

Dream – Shopee Indonesia resmi menghentikan penjualan 13 kategori produk impor sebagai langkah membantu menyelamatkan produk UMKM Indonesia. Dengan penutupan tersebut, Indonesia bisa menyelamatkan  

Dikutip dari Liputan6.com, Selasa 18 Mei 2021, Executive Director Shopee Indonesia, Handika Wighuna Jahja mengatakan kebijakan terkait pelarangan masuk 13 kategori produk dari luar negeri (cross border) di Shopee masih dalam proses identifikasi dan masih ada kemungkinan bertambah.

Ketiga belas jenis produk itu yaitu hijab, atasan muslim wanita, bawahan muslim wanita, dress muslim, atasan muslim pria, bawahan muslim pria, outwear muslim, mukena, pakaian muslim anak, aksesori muslim, peralatan sholat, batik, dan kebaya.

 

 Shopee Setop Jual 13 Kategori Produk Impor, Rp300 Triliun Diselamatkan© Dream

 

Handika mengungkapkan, 13 kategori produk impor yang dilarang tersebut merupakan kajian pertama. Shopee Indonesia akan terus melakukan diskusi sesuai dengan arahan dari pemerintah, terkait apa saja jenis-jenis usaha yang akan ditutup demi mendorong produk lokal.

“ Tentunya mau men-support para pelaku usaha yang berproduksi secara lokal. Ini bisa menjadi kajian pertama kami. Semoga kita akan terus kolaborasi untuk terus memajukan produk lokal,” kata dia dalam konferensi pers.

Penutupan 13 produk impor itu berlaku untuk semua pelaku usaha di semua negara yang menjual barangnya secara online melalui platform Shopee Indonesia. Untuk data lebih rinci, belum bisa disampaikan berapa jumlah toko online impor yang ditutup.

“ Aksesnya dari negara mana saja 13 sektor ini dari seluruh negara supaya bisa menjaga penjual lokal. Total berapa toko yang ditutup masih dalam tahap proses penutupan saya harus rekap lagi jumlahnya, saya bisa share ke depannya,” kata dia.

5 dari 5 halaman

`Selamatkan` Rp300 Triliun

Handika mengatakan penutupan itu tidak merugikan Shopee. “ Kita harap dengan dukungan ini justru para pengusaha lokal dan produk lokal bisa lebih sukses lagi dan dengan itu justru memajukan usaha Shopee dan bisnis negara,” kata dia.

Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki, mengatakan kebijakan pelarangan masuk 13 kategori produk dari luar negeri (cross border) yang dilakukan Shopee Indonesia berpotensi menyelamatkan produk UMKM bernilai Rp300 triliun per tahun.

“ Saya kira pihak Shopee sudah menutup 13 jenis produk dari luar negeri meliputi produk hijab, atasan dan bawahan muslim perempuan, atasan dan bawahan muslim laki-laki, mukena, muslim anak, kebaya, dan lainnya ini potensinya cukup besar untuk penyelamatan produk UMKM hampir Rp 300 triliun per tahun,” kata Teten.

 

(Sumber: Liputan6.com/Tira Santia)

Join Dream.co.id