Sepeda Bakal Dipungut Pajak? Ini Jawab Kemenhub

Dinar | Selasa, 30 Juni 2020 10:33
Sepeda Bakal Dipungut Pajak? Ini Jawab Kemenhub

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Begini faktanya.

Dream – Kementerian Perhubungan membantah kabar akan memajaki sepeda. Kementerian ini menegaskan akan membuat aturan tentang keselamatan para pesepda.

“ Tidak benar Kemenhub sedang menyiapkan regulasi terkait pajak sepeda. Yang benar adalah kami sedang menyiapkan regulasi untuk mendukung keselamatan para pesepeda. Hal ini juga untuk menyikapi maraknya penggunaan sepeda sebagai sarana transportasi oleh masyarakat,” kata Juru Bicara Kementerian Perhubungan, Adita Irawati, di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis, Selasa 30 Juni 2020.

Adita mengatakan regulasi ini akan mengatur dari sisi keselamatan para pesepeda. Apalagi saat masa adaptasi, ada peningkatan jumlah pesepeda, terutama di Jakarta.

“ Regulasi ini nanti akan mengatur hal-hal seperti alat pemantul cahaya bagi para pesepeda, jalur sepeda serta penggunaan alat keselamatan lainnya oleh pesepeda,” kata dia.

2 dari 4 halaman

Pengaturan Bisa Dilakukan di Pusat dan Daerah

Adita juga menyampaikan bahwa di dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, sepeda dikategorikan sebagai kendaran tidak bermotor. Pengaturannya dapat dilakukan oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

“ Kami akan mendorong pemerintah daerah untuk mengatur penggunaan sepeda ini minimal dengan menyiapkan infrastruktur jalan maupun ketentuan lain yang mengatur khusus para peseda ini di wilayahnya masing-masing,” kata dia.

3 dari 4 halaman

Tempat Wisata di Jakarta Kembali Dibuka, TMII Berjubel Pengunjung Bersepeda

Dream – Taman Mini Indonesia Indah (TMII) sudah kembali dibuka pada Sabtu 20 Juni 2020. Tempat wisata ini sudah mulai didatangi pengunjung.

Dikutip dari Liputan6.com, Sabtu 20 Juni 2020, Kepala Bagian Humas TMII, Sahda Silalahi, mengatakan sudah ada 2.134 pengunjung berdasarkan data pukul 12.00.

" Jumlah pengunjung per jam 12.00 WIB tadi, 2.134 orang," ujar Sahda.

 

 

 Tempat Wisata di Jakarta Kembali Dibuka, TMII Berjubel Pengunjung Bersepeda© Dream

 

Jumlah ini masih terbilang sedikit daripada hari libur seperti biasa. Sebelum pandemi virus corona Covid-19, Sahda menyebut jumlah pengunjung TMII pada hari libur mencapai lebih dari 30 ribu pengunjung. Untuk saat ini, menurut, Sahda terbilang lumayan.

Pengunjung lebih banyak yang menggunakan sepeda. Sahda juga memastikan protokol kesehatan tetap dijalankan di lingkungan TMII.

" Tapi kebanyakan pengunjung hari ini adalah pengendara sepeda, bersepeda santai keliling TMII," kata dia.

4 dari 4 halaman

Penawaran Menarik

Sebelumnya, Manager Informasi Budaya dan Wisata TMII, Diah Tri Irawati menyatakan waktu operasional TMII berubah. Biasanya sebelum pandemi virus corona atau Covid-19 jam operasionalnya menjadi pukul 22.00 WIB.

" Untuk operasional TMII buka pelayanan penjualan tiket pukul 08.00-16.00 WIB. Tutup operasional sore pukul 18.00 WIB," kata Diah saat dihubungi Liputan6.com.

Dia mengatakan pihaknya juga akan memberikan tiket promo buy one get one atau beli satu dapat dua tiket masuk yang berlangsung pada 20-30 Juni 2020.

Selain itu, Diah menyatakan tidak ada peraturan khusus pengunjung harus memiliki KTP DKI Jakarta. " Karena nuansa yang ditawarkan di TMII suasana kampung halaman dari anjungan daerah," kata dia.

(Sumber: Liputan6.com/Fachrur Rozie)

Join Dream.co.id