Kepanikan Virus Corona Mereda, Indeks Syariah Cetak Rebound

Dinar | Selasa, 3 Maret 2020 16:55
Kepanikan Virus Corona Mereda, Indeks Syariah Cetak Rebound

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Semua indeks sektoral kembali kinclong.

Dream - Pasar modal Indonesia kembali tenang setelah sempat terguncang dengan kabar dua kasus pasien positif virus corona di Indonesia. Sejumlah indeks acuan di Bursa Efek Indonesia (BEI) langsung mengalami rebound pada penutupan perdagangan Selasa, 3 Maret 2020.

 

Sentimen positif juga datang dari Wall Street setelah menteri keuangan negara maju G7 dan bank sentral akan menggelar Teleconference untuk mengatasi penyebaran virus corona.

Penguatan tajam juga melanda bursa saham syariah yang memiliki tiga indeks acuan. Ketiga indeks ini bahkan melejit sampai di atas 3 persen.

Pada penutupan perdagangan BEI, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) meroket 4,708 poin (3,03%) ke level 160,018. ISSI bergerak menguat sepanjang sesi perdagangan setelah dibuka naik ke level 157,303 di sesi prapembukaan perdagangan.

Saat bel perdagangan resmi dibunyikan, ISSI kembali tancap gas ke level 157,728. Investor yang kemarin terguncang isu virus corona langsung berburu saham dan sempat mendorong ISSI menembus level tertingginya di 160,709.

Kenaikan tinggi juga dialami dua indeks bluechips syariah. Jakarta Islamic Index (JII) melesat 21,009 poin (3,74%) ke level 583,014.

Indeks JII70 merangkak 6,648 poin (3,52%) ke level 195,232.

Kembalinya investor ke lantai bursa membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melesat 157,382 poin (2,94%) ke level 5.518,628.

2 dari 6 halaman

Semua Indeks Sektoral Bersinar

Kepercayaan investor kembali pulih dan mulai berani melantai di bursa. Ini membuat semua indeks sektoral menguat.

Para penanam modal lebih banyak membeli saham di sektor infrastruktur, barang konsumsi, dan manufaktur. Indeks sektor infrastruktur melesat 4,23 persen, barang konsumsi  3,90 persen, dan manufaktur 3,35 persen.

Emiten syariah pencetak top gainer kali ini adalah IBST yang harga sahamnya naik Rp1.475, SONA Rp1.000, UNTR Rp975, ICBP Rp800, dan INDF Rp450.

Harga saham GMTD turun Rp625, INTP Rp550, TCID Rp200, OMRE Rp175, dan KJEN Rp150.

Pada 16.27, rupiah stagnan di level Rp14.625 per dolar AS.

3 dari 6 halaman

2 Warga Depok Positif Corona, Indeks Syariah Tumbang

Dream - Pengumuman resmi virus corona `menjamah` Indonesia membuat indeks syariah tumbang. Ketiganya memerah pada penutupan perdagangan pada Senin 2 Maret 2020.

Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) turun 1,440 poin (0,92%) ke level 155,310. Sejak dibuka di 157,246, ISSI sempat menguat di 159,152. Setelah pengumuman ada WNI yang terjangkit corona di Indonesia, ISSI langsung terjun dan tersungkur ke 155,202.

 

 2 Warga Depok Positif Corona, Indeks Syariah Tumbang© Dream



Indeks keping biru syariah, Jakarta Islamic Index (JII), merosot 3,002 poin (0,53%) ke level 562,005.

Indeks JII70, merosot 1,768 poin (0,93%) ke level 188,584.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) amblas 91,458 poin (1,68%) ke level 5.361,246.

4 dari 6 halaman

Mayoritas Indeks Sektoral Tumbang

Virus corona di Indonesia membuat sebagian besar indeks sektoral tiarap. Sektor keuangan merosot 3,05 persen, pertambangan 1,58 persen, dan infrastruktur 1,54 persen.

Hanya indeks sektor pertambangan yang menguat 2,23 persen.

Emiten syariah pencetak top gainer kali ini adalah GMTD yang harga sahamnya naik Rp1.300, SONA Rp600, ASII Rp175. INDF Rp175, dan INRU Rp160.

Sebaliknya, yang terkoreksi adalah IBST senilai Rp1.825, STTP Rp1.600, BRAM Rp990, ITMG Rp425, dan INTP Rp325.

Pada 16.31, rupiah menguat tipis terhadap dolar AS. Kurs dolar AS melemah 3 poin (0,02%) ke level Rp14.314 per dolar AS.

5 dari 6 halaman

'Dihantui' Corona, Indeks Syariah Rontok

Dream - Wabah virus corona masih menghantui pasar modal di Indonesia. Indeks syariah dan IHSG masih mendekam di zona merah.

Pada Jumat 27 Februari 2020, Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) melemah 3,485 poin (2,17%) ke level 156,750. Wabah virus corona membenamkan ISSI seharian setelah indeks ini dibuka di 158,042. ISSI sempat tersungkur ke level 153,027.

 

 Dihantui Corona, Indeks Syariah Rontok© Dream


Indeks keping biru syariah, Jakarta Islamic Index (JII), turun 14,709 poin (2,54%) ke level 565,007.

Indeks JII70 " nggelinding" 4,593 poin (2,54%) ke level 190,352.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 82,990 poin (1,50%) ke level 5.452,704.

6 dari 6 halaman

Yah, Semua Indeks Sektoral Membara

Aksi jual investor membuat semua indeks syariah tiarap. Sektor industri aneka amblas 5,85 persen, pertanian 4,21 persen, dan barang konsumsi 3,17 persen.

Emiten syariah pencetak top gainer kali ini adalah IBST yang harga sahamnya melesat Rp1.000, JECC Rp875, ITMG Rp275, COCO Rp175, dan TPIA Rp175.

Sebaliknya, yang menjadi top loser kali ini adalah STTP yang harganya merosot Rp2 ribu, GMTD Rp975, UNTR Rp975, AALI Rp775, dan ASII Rp425.

Dari pasar uang, rupiah bisa bernapas sedikit lega. Pada 16.12, nilai tukar dolar AS melemah 45 poin (0,32%) ke level Rp13.980 per dolar AS.

Join Dream.co.id