Kehilangan Karyawan Berbakat Bukan Akhir Segalanya

Dinar | Jumat, 26 Juni 2015 19:04

Reporter : Ramdania

Setiap perusahaan harus punya langkah antisipasi begitu ditinggalkan karyawan handalnya.

Dream - Kehilangan sosok mandiri dan cakap dalam perusahaan memang merugikan. Terlebih jika sosok itu merupakan orang yang punya peran penting dalam jalannya perusahaan.

Ini bisa menjadi hal yang menakutkan. Anda bahkan mungkin percaya peristiwa semacam itu berarti kehancuran bisnis Anda.

Untungnya, seperti dikutip dari Enterpreneur, Jumat, 25 Juni 2015, ada cara untuk bertahan hidup -tidak peduli seberapa dahsyat pukulan yang Anda terima pada saat itu-.

Sadari setiap posisi bisa digantikan

Anda tidak ingin memikirkan tim Anda bisa tergantikan. Setelah berbulan-bulan membentuk tim yang solid dengan pelatihan dan sebagainya, Anda akan merasa sayang jika kehilangan salah satu dari mereka.

Kehilangan Karyawan Berbakat Bukan Akhir Segalanya
Ilustrasi

Namun, saat ada yang pergi, hal pertama yang harus Anda tahu adalah bahwa setiap posisi bisa digantikan. Mungkin Anda tak bisa mendapat pengganti yang punya skill yang sama seperti sebelumnya. Tetapi Anda bisa mencari beberapa orang yang mungkin bisa menutupi satu sama lainnya.

 

Evaluasi kerugian yang ditimbulkan

Langkah berikutnya adalah menilai kerugian yang ditinggalkan secara objektif dan memikirkan segala konsekuensi.

Anda bisa menilai apakah kepergiannya meninggalkan 'kerusakan' yang bisa menghalangi jalannya perusahaan. Meski jarang, tetapi terkadang itu terjadi juga.

Seperti apakah karyawan 'spesial' ini memberitahu sebelum pergi atau tiba-tiba menghilang, dan tidak akan muncul lagi? Apakah proyek yang sedang berjalan dan tergantung kepada keahliannya bisa dilanjutkan?

Semua potensi merusak memang luas tetapi Anda harus punya pemahaman kuat tentang akibatnya sebelum melanjutkan kehidupan bisnis selanjutnya.

 

Perbaiki kondisi dengan segera

Selanjutnya Anda bisa melakukan perbaikan jangka pendek secara bertahap berdasarkan pada prioritas. Anda bisa menggolongkan berbagai kerusakan atau hambatan yang timbul. Pisahkan ke dalam prioritas A, B, dan C berdasarkan pada kepentingan dan kebutuhan, dan mulai melakukan perbaikan satu per satu.

 

Pikirkan solusi jangka panjang

Usai memikirkan perbaikan jangka pendek, sekarang waktunya menemukan solusi untuk jangka panjang. Di sinilah Anda bisa berpikir tentang kemungkinan mencari orang yang tepat yang bisa menggantikannya, atau mengubah tim lama menjadi tim yang lebih kecil namun bisa mengakomodasi semua kekurangan yang ditinggalkannya.

Anda bisa juga mulai mengganti model bisnis atau menyesuaikan misi perusahaan dengan kondisi saat ini. Di sini, Anda punya banyak pilihan dan semuanya berada di tangan Anda sebagai pemilik perusahaan.

 

Lakukan langkah preventif

Langkah terakhir adalah berusaha meminimalkan kejadian seperti itu tak terulang lagi. Mungkin saatnya bagi Anda melakukan perekrutan dengan kontrak yang jelas yang melindungi bisnis Anda. Anda bisa membangun tim freelance atau pekerja independen sebagai antisipasi jika karyawan Anda pindah kerja atau mengundurkan diri tiba-tiba.

Anda bisa juga menimbang untuk membuat prosedur standar yang jelas yang memastikan Anda siap jika karyawan memilih pindah kerja atau mengundurkan diri. Semakin banyak langkah preventif yang Anda buat, semakin baik.

Sifat kewirausahaan adalah terus tumbuh dan selalu bisa beradaptasi. Jangan menganggap kehilangan sumber daya yang besar sebagai kerugian tetapi sebagai ujian. (Ism)

Terkait
Join Dream.co.id