Karyawan Undur Diri, Sang Bos Menangis dan Meminta Maaf

Dinar | Minggu, 14 Maret 2021 13:45

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Apa alasannya?

Dream – Bagi sosok yang dikenal sangat mencintai pekerjaannya, mendengar kata 'resign' atau undur diri darinya tentu terasa aneh. Tentu ada alasan di balik keputusan tersebut. 

Mungkin juga jadi hal lazim jika atasan menahan atau mengizinkan permohonan undur diri tersebut. Tetapi, tentu sangat tidak biasa jika bos sampai menangis akibat keputusan karyawannya.

Dikutip dari World of Buzz, Minggu 14 Maret 2021, seorang pria asal Malaysia, Sodiqin, mengunggah video yang mengharukan di momen terakhir dia bekerja. Saat memberikan kado perpisahan, atasannya menangis, lalu meminta maaf kepada pria berusia 23 tahun itu.

Sodiqin bercerita alasan pengunduran dirinya terasa emosional. Dia juga mengungkapkan ada hubungan emosional antara pimpinan dan bawahan.

Sodiqin merupakan bagian dari tim sales di suatu perusahaan. Saat mulai bekerja, ada 11 orang di departemen ini dan satu per satu orang mengundurkan diri.

“ Kini ada lima orang yang tersisa selama pandemi Covid-19. Kami semuanya melakukan tugas multitasking. Kami juga sangat mencintai pekerjaan,” kata dia.

Sodiqin juga menyebut dirinya orang Melayu, sedangkan yang lainnya berasal dari etnis Tionghoa. Menurut pengakuannya, tim sales ini berisi orang-orang yang baik dan tidak pernah “ meninggalkan” Sodiqin.

Karyawan Undur Diri, Sang Bos Menangis dan Meminta Maaf
Ilustrasi Karyawan Mengundurkan Diri. (Foto: Shutterstock)
2 dari 3 halaman

Semuanya Berubah Saat Pandemi COVID-19

Saat pandemi Covid-19, semuanya berubah. Perusahaan tempatnya bekerja diterpa masalah namun Sodiqin tidak mau mengungkapkan itu.

“ Tapi, masalah ini membuat departemen kami merasa tidak bisa tumbuh dengan perusahaan lagi,” kata dia.

Semua anggota sales yang tersisa ini kompak mengundurkan diri. Padahal, mereka mencoba untuk bertahan karena menyukai pekerjaannya.

Sayangnya, ada pihak-pihak yang mempertanyakan kinerjanya. Sodiqin mengatakan satu-satunya tim sales yang tidak bisa mengundurkan diri adalah atasannya. Sang pimpinan ini sedih karena merasa telah gagal.

“ Dia merasa gagal telah melindungi kami. Tapi, kami selalu memberitahunya bahwa pimpinan kami adalah yang terbaik. Kami juga memastikan akan kembali saat semuanya baik-baik saja,” kata dia.

3 dari 3 halaman

Bagai Keluarga

Dalam video, Sodiqin memberikan hadiah berupa tanaman kepada atasannya. Sang bos menangis dan berulang-ulang meminta maaf saat mengizinkannya pergi.

Meskipun bukan orang Muslim, tim sales ini sangat memperhatikan Sodiqin dan membuatnya nyaman. Dikatakan bahwa timnya juga membungkuskan makanan halal saat istirahat makan siang.

Atau, mereka makan dan minum di kafe halal untuk memastikan Sodiqin tetap mengkonsumsi makanan yang halal. Tak hanya itu, tim juga memastikan apakah pria ini baik-baik saja di kantor atau tidak.

“ Banyak kenangan indah yang diberikan kepada saya saat berada di perusahaan. Ini berat rasanya untuk pergi. Mereka adalah keluarga bagi saya,” kata dia.

Join Dream.co.id