Karangan Bunga Dukungan Banjiri Kantor Erick Thohir: `Dari Kami yang Tersakiti`

Dinar | Jumat, 6 Desember 2019 15:45
Karangan Bunga Dukungan Banjiri Kantor Erick Thohir: `Dari Kami yang Tersakiti`

Reporter : Syahid Latif

"Dari kami yang tersakiti," isi tulisan di salah satu bunga karangan untuk kementerian BUMN

Dream - Dukungan mengalir ke kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) setelah keputusan memberhentikan direktur utama PT Garuda Indonesia Tbk, Ari Ashkara. Dukungan diberikan dalam bentuk karangan bunga yang dijejerkan di depan kantor tersebut.

Pemberitaan tentang Garuda Indonesia memang tengah santer setelah penemuan onderdil Harley Davidson dan sepeda mahal Brompton di pesawat anyar mereka. Semakin mengejutkan karena motor Harley tersebut dikabarkan milik sang Dirut. 

Karangan bunga tersebut mulai membanjiri kantor kementerian yang dipimpin Erick Tohir sehari setelah keputusan pemecatan tersebut. Pesan yang disampaikan rata-rata berisi apresiasi terhadap kebijakan yang ditempuh Erick.

Mengutip laman Liputan6.com, petugas keamanan BUMN Harry Setiawan menuturkan karangan bunga tersebut sudah berdatangan sejak pagi. Awalnya hanya ada tujuh karangan bunga terpasang di pintu masuk menuju parkir basemen.

Namun petugas terpaksa memindahkan karangan bunga tersebut ke bagian lobi karena menghalangi lalu lintas keluar masuk kendaraan.

“ Ngehalangi lalu lintas dan di bawah sudah tidak muat,” ujar Harry, kepada Liputan6.com, Jumat, 6 Desember 2019.

Sejumlah karangan yang terlihat di kantor Kementerian BUMN tersebut diantaranya dikirimkan Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia (IKAGI), Yayasan Awak Kabin Indonesia dan Keluarga Garuda Indonesia.

 

2 dari 6 halaman

Ungkapan Serius Sampai Menggelitik

 Karangan Bunga BUMNKarangan Bunga BUMN © (Foto: (Winda Nelfira/Liputan6.com)

Gelombang dukungan terus mengalir ke kantor Erick Thohir. Pada pukul 12.17 WIB, petugas menerima kembali lima karangan bunga yang ditujukan untuk kementerian BUMN.

Tulisan pada karangan bunga yang dikirim ke Kementerian BUMN berisi kalimat-kalimat unik dan sedikit nyeleneh. Sebagian besar karangan bunga berisi ucapan yang menunjukan kegembiraan para karyawan atas dipecatnya Ari Ashkara, yang menjabat sebagai Direktur Utama Garuda sejak September 2018.

Sebut saja, karangan bunga Ikatan Awak Kabin Garuda Indonesia yang berbunyi “ Terima Kasih Pak Erick Thohir Garuda Indonesia Tidak Butuh Direktur Kaleng-kaleng.”

Lalu, karangan dari Muda Mudi Awak Kabin Garuda, yang bertuliskan “ Kami Awak Kabin Garuda Indonesia Mendukung Keputusan Pak Erick Tohir Untuk Garuda Yang Berintegritas.”

Ada pula karangan bunga Keluarga Karyawan Garuda Indonesia dengan pernyataan “ Kami Mendukung Menteri BUMN Atas Pemecatan Terhadap Direktur Utama Garuda Indonesia.”(Sah)

3 dari 6 halaman

Cerita Anak Buah yang Gagal Pasang Badan Buat Sang Dirut Garuda

Dream - Seorang pegawai PT Garuda Indonesia Tbk berinisial SAS dilaporkan berusaha pasang badan dalam kasus penyelundupan Harley Davidson yang dibawa menggunakan armada baru maskapai pelat merah ini. SAS awalnya mengaku jika motor mahal tersebut adalah pesanannya.

Seperti diketahui, Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan jika pemilik asli motor Harley tersebut adalah AA. Inisial ini santer dikaitkan dengan nama Ari Ashkara, direktur utama dari maskapai tersebut.

Menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani, AA yang merupakan anak buah Dirut Garuda Indonesia mengaku memesan onderdil Harley Davidson tersebut melalui account eBay.

" Jadi katanya sudah lama melakukan pembelian account eBay," ujar Sri Mulyani.

Dari pengakuan tersebut, petugas Kemenkeu berusaha meminta klarifikasi termasuk meminta nomor kontak dari penjual onderdil motor mahal tersebut

Ternyata kejanggalan tak hanya pada pengakuan SAS. Kemenkeu juga menelusuri keuangan pegawai itu dan menemukan adanya utang senilai Rp30 juta di rekening SAS. Uang tersebut dipakai ntuk merenovasi rumah.

" Kita sudah lihat transfer uang dari SAS ke rek istri sebanyak 3 kali senilai Rp 50 juta," katanya.

 

4 dari 6 halaman

Hobinya Bukan Harley tapi Sepeda

Diungkapkan Menkeu, petugas juga menemukan fakta jika SAS tidak memiliki hobi sepeda motor gede jenis Harley Davidson. Selama ini, SAS lebih banyak bermain dengan sepeda.

" Kita ketahui dia tidak punya hobi itu tapi impor Harley. Jadi mungkin dari sepeda ke sepeda motor," papar Sri Mulyani.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia itu menegaskan jika dari hasil penelusuran SAS terbukti secara sah dan benar melakukan pemalsuan keterangan, pegawai Garuda tersebut akan dikenakan konsekuensi hukuman pidana.

" SAS mencoba pasang badan mereka yang beri keterangan tidak benar untuk pemenuhan kewajiban kepabeanan tentu memiliki konsekuensinya," jelas dia.

Ke depan, Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia tersebut menambahkan, akan terus meningkatkan pengawasan terhadap barang-barang yang masuk ke Indonesia. Menurutnya, hal tersebut tidak bisa hanya dilakukan oleh Kemenkeu tetapi juga seluruh pemangku kebijakan

5 dari 6 halaman

Siasat Sang Dirut Beli dan Angkut Moge Harley Pakai Pesawat Baru Garuda

Dream - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, mengungkapkan motor Harley Davidson Shovelhead yang diangkut pesawat Garuda GA 9721 diduga milik salah satu pegawainya berinisial AA. Hal itu diketahui dari hasil penelusuran yang dilakukan komite audit. 

" Komite audit disebutkan mempunyai kesaksian tambahan siang ini bahwa motor HD diduga milik saudara AA," ujar Erick di Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis, 5 Desember 2019.

Dari hasil penelusuran tersebut, Erick selaku kuasa pemegang saham pemerintah di Garuda Indonesia memutuskan untuk memecat Direktur Utama Garuda, I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra. Inisial AA yang disebutkan menteri BUMN sama dengan sapaan Ari Ashkara yang merupakan nama pendek dari Dirut Garuda tersebut.

Menurut Erick, diangkutnya motor Harley menggunakan pesawat yang baru didatangkan Garuda ini berasal saat AA memberikan instruksi ke anak buahnya untuk mencari Harley Davidson Shovelhead tahun 1970.

Keinginan tersebut akhirnya terwujud saat motor yang dicarinya akhir ditemukan. Proses pembelian motor klasik itu terjadi pada April 2019.

Dalam menjalankan transaksinya, uang pembelian motor oleh AA itu ditransfer melalui rekening pribadi SAS yang menjabat Senior Finance Manager Garuda.

" Proses transfer dari Jakarta dilakukan ke rekening pribadi Finance Manager Garuda di Amsterdam," kata dia.

Setelah dana diterima, AA meminta bantuan seseorang berinisial IJ untuk proses pengiriman Harley Davidson Shovelhead tersebut.

”Saudara IJ membantu mengurus proses pengiriman dan lain-lain, tapi akhirnya seperti ini," kata dia.

6 dari 6 halaman

Dipecat Menteri BUMN

Dream - Menteri BUMN, Erick Thohir, memecat Direktur Utama PT Garuda Indonesia Airlines Tbk (Persero), I Gusti Ngurah Askhara Danadiputra atau yang biasa disapa Ari Askhara. Pemecatan ini berkaitan dengan kasus dugaan penyelundupan sepeda motor Harley Davidson tipe Shovelhead.

“ Dengan itu saya sebagai Kementerian BUMN tentu akan memberhentikan saudara Direktur Utama Garuda Indonesia,” kata Erick di Jakarta, Kamis 5 November 2019.

Pemecatan akan dilakukan melalui mekanisme Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Garuda Indonesia. Untuk menjalankan operasional perusahaan, Kementerian BUMN akan segera menunjuk pelaksana tugas dirut.

“ Kami akan terus melihat lagi oknum-oknum yang akan tersangkut di dalam kasus ini,” kata dia.

Video Polisi Tes Kandungan Sabu Cair dalam Mainan Anak-anak
Join Dream.co.id