Patahkan Semua Prediksi, Sri Mulyani Sampaikan Kabar Baik untuk Indonesia

Dinar | Senin, 8 Agustus 2022 15:45

Reporter : Okti Nur Alifia

Sri Mulyani membagikan kabar baik bagi perekonomian tanah air pada Q2 tahun 2022.

Dream - Menteri Keuangan Republik Indonesia Sri Mulyani membagikan kabar baik bagi perekonomian tanah air pada Q2 tahun 2022. Sang menteri mengaku bangga dengan pertumbuhan ekonomi yang mencapai 5,44% (yoy).

“ Apa kabarmu di penghujung akhir pekan ini? Saya harap kabar baik... seperti kabar ekonomi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Q2 tahun 2022 yang meningkat tajam hingga 5,44% (yoy). Sangat baik dan membanggakan,” tulisnya dalam Instagram @smindrawati pada Minggu, 7 Agustus 2022.

Prosentase yoy tersebut didapatkan sang menteri berdasarkan pengumuman @bps_statistics pada 5 Agustus 2022. Disebut perekonomian Indonesia terbukti tangguh menghadapi gejolak multikrisis global saat ini. Bahkan pertumbuhan Q2 2022 yang dihasilkan kali ini lebih tinggi dibandingkan proyeksi analisis pasar sebelumnya.

 sri mulyani© Instagram @smindrawati

“ Realisasi pertumbuhan Q2 2022 ini lebih tinggi dibandingkan proyeksi semua analis pasar, termasuk proyeksi paling optimis @kemenkeuri (5,2% yoy),” ungkap Sri Mulyani.

Patahkan Semua Prediksi, Sri Mulyani Sampaikan Kabar Baik untuk Indonesia
Menteri Ekonomi Sri Mulyani (Instagram @smindrawati)
2 dari 8 halaman

Wanita yang pernah mengemban jabatan sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia itu juga mengungkap fakta lainnya, bahwa menguatnya konsumsi rumah tangga menjadi sumber pertumbuhan tertinggi yakni sebesar 5,51% (yoy) atau berkontribusi sebesar 2,92% terhadap pertumbuhan,.

Hal tersebut disusul dengan aktivitas ekspor yang tumbuh 19,74% (yoy) atau berkontribusi 2,14% terhadap realisasi pertumbuhan. Adapula faktor kunci pendorong triwulan Q2 2022 yang ia informasikan.

“ Peningkatan aktivitas konsumsi masyarakat selama periode bulan Ramadan dan hari Raya Idul Fitri menjadi faktor kunci pendorong pertumbuhan triwulan Q2 2022. Di tengah dinamika perekonomian global, ekspor Indonesia juga masih tumbuh tinggi,” ujar wanita yang juga pernah menjadi Menteri Ekonomi di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

3 dari 8 halaman

Dari sisi lapangan usaha, sang menteri menjelaskan industri pengolahan merupakan kontributor utama PDB nasional, yang mampu tumbuh 4,01% dan berkontribusi paling besar terhadap pertumbuhan, yaitu sebesar 0,82%. 

Sementara itu, sektor penunjang pariwisata, seperti sektor transportasi, pergudangan, akomodasi dan makan minum juga turut tumbuh signifikan yang terdampak cukup signifikan oleh pandemi Covid-19 di tahun 2020 dan 2021.

“ So? Ini lah bukti proses pemulihan ekonomi nasional terus berlanjut dan menguat. APBN #Uangkita pun berperan sangat penting, yaitu sebagai peredam tekanan global, terutama bagi masyarakat berpendapatan rendah,” katanya.

Menurut Sri Mulyani, ini adalah capaian yang sangat baik dan diharapkan dapat  terus terjaga di tengah risiko perekonomian dunia yang masih diselimuti ketidakpastian.

 

4 dari 8 halaman

      View this post on Instagram      

A post shared by Sri Mulyani Indrawati (@smindrawati)

 

5 dari 8 halaman

Sri Mulyani Sindir Generasi Muda: Susah Beli Rumah, Keenakan Tinggal di Rumah Mertua

Dream - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati meminta masyarakat waspada dengan kenaikan suku bunga. Ia juga meminta masyarakat mewaspadai tingginya harga rumah ke depan, sejalan dengan kenaikan suku bunga.

Hal tersebut ia sampaikan dalam pembukaan Securitization Summit 2022. Ia menjelaskan kenaikan suku bunga di beberapa negara turut mengerek kenaikan suku bunga Kredit Kepemilikan Rumah (KPR). Tingginya suku bunga KPR dapat membuat masyarakat kesulitan memiliki hunian.

" Beli rumah mortgage time-nya 15 tahun, di awal hanya berat di suku bunga, principle-nya di belakang. Dengan price rumah dan interest rate yang cenderung naik dengan inflasi tinggi maka masyarakat semakin sulit membel," jelas Sri Mulyani dikutip dari kanal YouTube PT Sarana Multigriya Finansial (Persero), Rabu 6 Juli 2022.

6 dari 8 halaman

Sri Mulyani mengungkapkan, saat ini sebanyak 12,75 juta masyarakat mengantre dan membutuhkan tempat tinggal. Apalagi ditambah bonus demografi atau masyarakat Indonesia yang masih relatif muda.

“ Artinya generasi muda ini akan berumah tangga maka kemudian mereka membutuhkan rumah. Tapi mereka berumah tangga mereka tidak mampu untuk mendapatkan rumah. Purchasing power (daya beli) mereka dibandingkan harga rumahnya lebih tinggi, sehingga mereka akhirnya enak, dengan either tinggal di rumah mertua atau dia nyewa,” ujar Sri Mulyani.

Hal itu tidak menjadi masalah jika mertua memiliki rumah. “ Kalau mertuanya nggak punya rumah itu jadi masalah lebih lagi. Jadi menggulung per generasi,” jelasnya.

7 dari 8 halaman

Acara yang juga mengundang narasumber dari Japan Housing Finance Corporation (JHFC) dan Mongolia Mortgage Corporation (MNK) ini tak hanya bertujuan menciptakan pembiayaan yang lebih maju dan canggih untuk berbagai jenis aset, namun utamanya lebih ditujukan untuk membantu masyarakat, khususnya yang berpenghasilan rendah, dalam memenuhi kebutuhan dasar terhadap tempat tinggal.

" Sejalan dengan prioritas tersebut, sejak tahun 2010 hingga pertengahan tahun ini, APBN telah menyalurkan subsidi senilai Rp85,7 T atau setara 1.038.538 unit rumah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Tahun 2022 sendiri, pemerintah telah menargetkan pemberian subsidi untuk 200 ribu unit rumah melalui program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP)," tuturnya.

 

8 dari 8 halaman

Sri Mulyani berharap PT Sarana Multigriya Finansial juga dapat bekerja sama dengan banyak stakeholder untuk membangun kebijakan sekuritisasi sehingga Indonesia akan memiliki skema pembiayaan perumahan yang lebih baik.

" Selain memenuhi kebutuhan masyarakat, dengan begitu kita juga turut memperbaiki ekosistem perumahan di Indonesia sekaligus menjaga stabilitas ekonomi nasional," pungkasnya.

Sebagai informasi, PT Sarana Multigriya Finansial merupakan salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bawah pembinaan dan pengawasan Kementerian Keuangan yang berperan untuk memajukan pasar pembiayaan perumahan pada pasar primer dan pasar sekunder.

Join Dream.co.id