Jurus Jawa Timur Kembangkan Ekonomi Syariah

Dinar | Kamis, 28 November 2019 14:12
Jurus Jawa Timur Kembangkan Ekonomi Syariah

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Salah satunya di sektor medis.

Dream - Jawa Timur tak mau ketinggalan mengembangkan perekonomian syariah. Ada program-program pengembangan produk halal yang mereka lakukan, misalnya pasar dan pusat penyembelihan halal.

“ Saat ini, di Jawa Timur sedang dilakukan uji coba di dua pasar Kota Malang untuk menjadi pasar halal. Ke depannya, nanti kami akan melanjutkan ke Sidoarjo,” kata Khofifah, dikutip dari wapres.go.id, Kamis 28 November 2019.

Mantan Menteri Sosial ini juga memiliki program pelatihan yang diberi nama Juleha alias juru penyembelihan halal. Pelatihan ini dilakukan di rumah pemotongan hewan (RPH) dan pasar tradisional.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur juga bekerja sama dengan Universitas Brawijaya dan Universitas Airlangga untuk menciptakan produk kesehatan dari rumput halal. Kerja sama ini bertujuan untuk mendorong produk halal ke ranah medis.

“ Kami mengharapkan sinergi Universitas Brawijaya dan Universitas Airlangga akan menjadi pionir untuk bisa menyiapkan produk halal,” kata dia.

2 dari 6 halaman

Wapres Bakal Gembira Jika Indonesia Jadi Pemasok Produk Halal Dunia

Dream - Wakil Presiden (Wapres), Ma’ruf Amin, menginginkan Indonesia memanfaatkan potensi pasar halal dunia yang sangat besar. Wapres bahkan mengharapkan perusahaan di Tanah Air bisa menjadi eksportir utama di dunia.

“ Saya akan lebih gembira jika produk-produk halal yang dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia tersebut diproduksi dan dihasilkan sendiri oleh Indonesia dan kita juga dapat menjadi eksportir produk-produk halal untuk pasar dunia,” kata Ma’ruf dalam “ International Halal & Thayyib Conference 2019” di Universitas Brawijaya Malang, Jawa Timur, dikutip dari wapres.go.id, Kamis 28 November 2019.

 

 Wapres Bakal Gembira Jika Indonesia Jadi Pemasok Produk Halal Dunia © Dream

Dia juga menginginkan produk halal bisa menjadi menjadi pilihan rasional bagi masyarakat. Dikatakan pilihan rasional memberikan manfaat dan nilai tambah yang tinggi bagi masyarakat.

Ma’ruf berpesan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah, termasuk produk halal, bisa bersifat universal. Dengan begitu, produk-produk ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat non-Muslim.

“ Saya mengharapkan produk halal bukan hanya untuk masyarakat Muslim, tetapi dapat bagian integral dari kehidupan masyarakat Indonesia, tanpa memandang perbedaan yang ada,” kata dia.

3 dari 6 halaman

Ma'ruf Amin: Industri Halal Jangan Eksploitasi Simbol Islam

Dream - Wakil Presiden, Ma`ruf Amin, meminta pengembangan industri halal dilakukan atas dasar kepentingan umat, bangsa, dan negara. Dia berharap visi pengembangan industri halal dapat menyediakan produk terbaik dan bermanfaat.

" Jangan justru mengeksploitasi menggunakan label halal atau simbol-simbol Islam," kata Ma`ruf, Rabu 27 November 2019.

Dia mencontohkan kasus investasi yang mengaitkan simbol halal, namun ternyata bodong. Seperti agen perjalanan haji dan umroh. Kasus tersebut memberikan dampak buruk bagi industri halal di Indonesia.

" Saya ingin menyampaikan bahwa kasus-kasus tersebut dapat memberikan dampak buruk bagi perkembangan industri halal di Indonesia," kata dia.

 Maruf Amin: Industri Halal Jangan Eksploitasi Simbol Islam © Dream

 

Ma'ruf Amin menambahkan, pengembangan produk halal juga harus bersifat universal. Salah satunya visi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah.

" Saya mengharapkan produk halal bukan hanya untuk masyarakat Muslim, tetapi dapat bagian integral dari kehidupan masyarakat Indonesia, tanpa memandang perbedaan yang ada," ucap dia.

Sumber:

4 dari 6 halaman

Dream - Sektor industri halal paling menjanjikan bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia. Bank Indonesia optimistis generasi muda bisa mengerek sektor halal di Tanah Air.

Dikutip dari Liputan6.com, Jumat 15 November 2019, populasi Muslim global tercatat meningkat setiap tahunnya. Pada 2020, populasi Muslim di Indonesia diperkirakan mencapai 158 juta orang.

“ Indonesia sebagai negara Muslim terbesar di dunia. Segmented market ini bisa kita kerjakan agar halal industry terus dapat leading di dalam negeri,” kata Deputi Gubernur BI, Dody Budi.

 

 © Dream

Dia mengatakan, industri halal saat ini tak bisa hanya dibatasi untuk populasi Muslim di dunia. Sektor halal juga tak hanya sebatas dengan kepercayaan agama tertentu.

" Label halal, sebagai contoh, merupakan simbol kualitas yang baik untuk suatu produk. Jadi bisa untuk Muslim maupun non-Muslim," kata dia.

Dody menegaskan Bank, Indonesia akan terus mengembangkan industri halal. Caranya dengan membina kerja sama secara nasional maupun internasional untuk membangun sektor halal lebih mendunia.

(Sumber: Liputan6.com/Bawono Yadika)

5 dari 6 halaman

5 Jurus Jadikan Indonesia Raja Industri Halal Dunia

Dream - Bank Indonesia (BI) mendorong pertumbuhan industri halal di Indonesia dengan lima jurus. Dengan cara ini, BI ingin menjadikan Indonesia menjadi basis produksi industri halal global, tak hanya sebagai pasar.

Dikutip dari laman bi.go.id, Kamis 14 November 2019, lima jurus itu adalah competitiveness (daya saing), certification (sertifikasi), coordination (koordinasi), campaign (publikasi), dan cooperation (kerja sama).

“ Competitiveness bisa dilakukan dengan pemetaan sektor-sektor potensial yang bisa dikembangkan, seperti makanan dan minuman, fesyen, wisata, dan ekonomi digital,” kata Gubernur BI, Perry Warjiyo, dalam konferensi INHALIFE yang bertajuk “ Creating Halal Champions Accessing to The Global Halal Markets : “ From Potency to Reality” di Jakarta.

 Gubernur BI, Perry Warjiyo (tengah) mendukung pertumbuhan industri halal.Gubernur BI, Perry Warjiyo (tengah) mendukung pertumbuhan industri halal. © Bank Indonesia

Gubernur BI, Perry Warjiyo (tengah) mendukung pertumbuhan industri halal. (Sumber: Bank Indonesia)

Certification, kata dia, diperlukan untuk memperluas akses pasar. Makanya, para pengambil kebijakan dan pelaku usaha perlu bekerja sama tentang sertifikasi halal. Untuk coordination, BI dan lembaga terkait perlu berkomunasi untuk menjadikan sumber pertumbuhan ekonomi baru.

Selanjutnya, jurus campaign diperlukan untuk memnperkenalkan gaya hidup halal yang bersifat universal sehingga tak hanya berlaku bagi Muslim, tetapi juga non-Muslim.

Terakhir, kerja sama (cooperation) antara pemangku kepentingan industri halal nasional dan internasional sangat diperlakukan.

6 dari 6 halaman

Jawab Tantangan Global

Lima jurus ini menjawab tantangan perkembangan industri halal global yang bisa dimanfaatkan Indonesia. Yaitu, potensi pasar industri halal global yang meningkat.

Menurut data Global Islamic Economy Report, pada 2023, industri makanan halal akan senilai US$1,8 triliun, wisata halal US$274 miliar, dan fashion halal US$361 miliar. Perry mengatakan potensi ini harus didukung dengan langkah antisipatif, misalnya perkembangan digitalisasi dan tata kelola industri halal.

“ Termasuk mekanisme pembayaran syariah yang bisa dipertanggungjawabkan dan selalu berusaha menghasilkan barang dan jasa yang halal,” kata dia.

Cara Samuel Rizal Terapkan Hidup Sehat Pada Anak
Join Dream.co.id