Cocok Buat Milenial, Pesan Sukuk ST006 di Mandiri Syariah Bisa via Ponsel

Dinar | Senin, 4 November 2019 15:51
Cocok Buat Milenial, Pesan Sukuk ST006 di Mandiri Syariah Bisa via Ponsel

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Sukuk ritel ini dirilis pada awal November 2019.

Dream – PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) menjadi mitra penjualan sukuk tabungan ST006. Bank syariah ini mengincar generasi milenial untuk sukuk ST006.

Dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Group Head Retail Deposit Mandiri Syariah, Vita Andrianty, menyampaikan Mandiri Syariah telah menjadi mitra Distribusi Kementrian Keuangan sejak SR-001 tahun 2009 dan menjadi Agen Penjual Terbaik untuk ST001, SR009 dan SR010.

“ Alhamdullilah, kami kembali memperoleh kepercayaan Pemerintah sebagai agen penjual Sukuk Tabungan sejak pertama kali terbit yaitu dari seri ST 001 hingga yang terbaru ini, seri ST 006,” kata Vita di Jakarta.

Sekadar informasi, masa penawaran ST 006 telah dimulai sejak 1 hingga 21 November 2019. Dengan tenor 2 tahun, ST 006 akan jatuh tempo pada tanggal 10 November 2021.

Dengan jumlah penawaran mulai dari Rp1 juta dan maksimal Rp3 miliar, ST 006 menawarkan tingkat imbalan atau kupon imbal hasil sebesar 6,75 persen.

 

2 dari 6 halaman

Sasar Milenial, Mandiri Syariah Gunakan Strategi Ini

Merujuk pada penjualan ST 003 di Mandiri Syariah sebelumnya, kaum muda termasuk milenial mulai tertarik berinvestasi di surat berharga syariah negara ritel. Vita optimistis bisa menarik generasi milenial.

“ Terlebih, cara membelinya pun sangat mudah yaitu melalui Internet Banking Mandiri Syariah yang dapat diakses di smartphone masing-masing selama 24 jam," kata dia.

Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementrian Keuangan, Luky Alfirman, menjamin sukuk ritel ST006 merupakan instrumen keuangan syariah yang aman. Sekadar informasi, sukuk ini merupakan surat berharga syariah negara (SBSN).

“ Insya Allah tergolong aman karena dijamin pemerintah dan tidak pernah gagal bayar. (Sukuk) dijual secara online untuk memudahkan investor,” kata Luky.

Kinerja Mandiri Syariah terus tumbuh melesat disertai kualitas yang terjaga baik dengan mencatatkan laba bersih sebesar Rp872 miliar atau naik 100,38 persen yoy per September 2019. Aset Mandiri Syariah mencapai angka Rp102,78 triliun.

" Semoga melalui penjualan ST 006 ini menjadi kontribusi kami untuk turut mendukung program Pemerintah dalam pembangunan ekonomi nasional," tambah Vita.

3 dari 6 halaman

Perluas Kerja Sama, Mandiri Syariah Kelola Payroll Pegawai PLN

Dream – PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) menyediakan layanan perbankan syariah berupa pembayaran payroll untuk pegawai PT PLN (Persero). Pelayanan ini semakin mempererat kerjasama yang selama ini telah dijalin kedua perusahaan

“ Alhamdullilah, kami bersyukur kembali mendapatkan amanah dari PLN setelah sebelumnya kami telah bekerja sama dalam hal dukungan pembiayaan, pendanaan maupun pembayaran listrik dari para pelanggan PLN,” kata Direktur Wholesale Banking Mandiri Syariah, Kusman Yandi, di Jakarta, dikutip dari keterangan tertulis yang diterima Dream, Kamis 31 Oktober 2019.

Kusman mengatakan kerja sama itu merupakan perluasan dari layanan yang telah diberikan Mandiri Syariah kepada PLN. Dengan kerja sama ini, pegawai PLN nantinya bisa menerima gaji melalui rekening Mandiri Syariah.

“ Tentunya dapat memanfaatkan berbagai layanan yang memudahkan nasabah dalam bertransaksi melalui electronic channel, baik ATM, internet banking, dan Mandiri Syariah mobile,” kata dia.

 

 Perluas Kerja Sama, Mandiri Syariah Kelola Payroll Pegawai PLN© Dream

 

Sekadar informasi, kerja sama ini ditandai dengan penandatangan perjanjian yang dilakukan Wholesale Banking Director Mandiri Syariah Kusman Yandi dan Direktur Human Capital Management PLN, Muhamad Ali.

Kerja sama ini juga membuka peluang bagi karyawan perusahaan pelat merah itu untuk mengakses pembiayaan lainnya, misalnya KPR syariah, angsuran mobil, atau umroh.

“ Insya Allah, kami optimistis produk layanan Mandiri Syariah bisa mengakomodasi keinginan institusi dan pegawainya untuk berbank syariah,” kata dia.

4 dari 6 halaman

Laba Bersih Mandiri Syariah Meroket 100 Persen

Dream – PT Bank Syariah Mandiri (Mandiri Syariah) membukukan laba bersih sebesar Rp872 miliar pada kuartal III 2019. Angkanya naik 100,38 persen dari periode yang sama tahun lalu, yang sebesar Rp435 miliar.

“ Semua pencapaian tersebut diperoleh karena adanya kontribusi dan sinergi dengan stakeholders,” kata Direktur Mandiri Syariah, Toni E. B. Subari, dalam keterangan tertulis yang diterima Dream, Rabu 30 Oktober 2019.

Insya Allah kami akan selalu berupaya maksimal menjalankan amanah stakeholders menjadikan Mandiri Syariah sebagai bank syariah terbesar hingga Asia Tenggara,” tambah dia.


 Laba Bersih Mandiri Syariah Meroket 100 Persen© Dream

 

Laba bersih Mandiri Syariah ini didorong oleh pertumbuhan pembiayaan, diiringi perbaikan kualitas, peningkatan efisiensi, dan transformasi digital produk layanan Mandiri Syariah.

Pembiayaan tumbuh sebesar 13,14 persen dari Rp65,24 triliun pada September 2018 menjadi Rp73,82 triliun pada September 2019. Pembiayaan segmen consumer yang meliputi otomotif, rumah, mitraguna, dan pensiun, tumbuh 27,58 persen menjadi Rp27,84 triliun pada September 2019.

Toni mengatakan, kualitas pembiayaan Mandiri Syariah membaik. Hal ini ditandai dari rasio pembiayaan bermasalah (non performing financing/NPF) nett yang turun dari 2,51 persen pada September 2018 menjadi 1,07 persen pada September 2019.

5 dari 6 halaman

Transformasi Digital

Direktur IT dan Operation Mandiri Syariah, Achmad Syafii, mengatakan pihaknya mendorong transformasi digital, baik menghimpun dana maupun layanan transaksi. Untuk tabungan wadiah atau mudharabah dan haji, anak usaha PT Bank Mandiri Tbk (Persero) menawarkan layanan buka rekening online.

“ Untuk memberikan kemudahan bertransaksi bagi nasabah, kami tak henti mengembangkan dan meningkatkan fitur layanan electronic channel baik ATM, Net Banking dan khususnya Mandiri Syariah Mobile,” kata Syafii.

Saat ini, terdapat lebih dari 72 fitur di Mandiri Syariah Mobile yang dapat memudahkan nasabah dalam bertransaksi, berbagi dan beribadah seperti tarik tunai tanpa kartu ATM, registrasMandiri Syariah Mobile di ATM, berbagai top up, paket data telepon, transaksi dengan berbagai market place, informasi portofolio rekening ZISWAF, pembiayaan hingga fitur khas bank syariah seperti waktu salat, lokasi masjid terdekat, arah kiblat, juz amma, asmaul husna dll.

Dia mengatakan pengembangan fitur digital ini, berdampak pada peningkatan pendapatan Fee Based Income (FBI) yang naik 21,45 persen dari Rp792 miliar per triwulan III 2018 menjadi Rp962 miliar triwulan III 2019. Fee based income dari mobile banking tumbuh signifikan yaitu 100,34% dari Rp13,73 miliar per September 2018 menjadi Rp27,50 miliar per September 2019.

Sampai dengan September 2019, user Mandiri Syariah Mobile mencapai 973 ribu user dengan jumlah transaksi sebanyak 2,29 juta transaksi. Pertumbuhan transaksi tertinggi berasal dari transaksi infaq dan sedekah yang mencapai 289,3% dari 50,721 transaksi per September 2018 menjadi 197,452 transaksi per September 2019.

“ Angka ini menggambarkan, adanya fitur berbagi pada Mandiri Syariah Mobile, dapat mengakomodir semangat nasabah dalam berbagi untuk sesama. Insya Allah berkah bagi semua,” kata Syafii.

6 dari 6 halaman

Dana Murah Tumbuh

Direktur Finance, Strategy and Treasury Mandiri, Syariah Ade Cahyo Nugroho, mengatakan Dana Pihak Ketiga (DPK) Mandiri Syariah khususnya Tabungan mampu tumbuh secara konsisten sebesar 13,95 persen dari Rp32,99 triliun per September 2018 menjadi sebesar Rp37,59 triliun per September 2019.

Hal ini juga berdampak terhadap perbaikan komposisi Low Cost Fund menjadi 52,76 persen di September 2019 dibandingkan 50,40 persen di September 2018.

“ Alhamdullilah, jumlah rekening Tabungan Mandiri Syariah mencapai sekitar 8 juta rekening per September 2019. Angka ini menempatkan Mandiri Syariah di peringkat 8 besar tabungan nasional. Ini merupakan hal yang membanggakan dan menjadi prestasi bank syariah di kancah perbankan nasional di Indonesia,” kata Ade Cahyo.

 Dana Murah Tumbuh© Dream

Perolehan DPK menjadikan aset Mandiri Syariah per akhir September 2019 mencapai angka Rp102,78 triliun. Angkanya tumbuh 10,11 persen dari September 2018 yang sebesar Rp93,35 triliun. Sampai saat ini, angka aset Mandiri Syariah di atas Rp100 triliun merupakan pencapaian tertinggi bank syariah di Indonesia.

“ Semua pencapaian ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberikan yang terbaik bagi stakeholders. Insya Allah, melalui sinergi bersama stakeholders, Mandiri Syariah terus tumbuh bermanfaat bagi umat.,” kata Toni.

Join Dream.co.id