Jokowi Minta Penanganan Covid-19 Diperbaiki Agar Ekonomi Kembali Normal

Dinar | Kamis, 20 Mei 2021 10:58

Reporter : Arini Saadah

Jokowi: Covid Diselesaikan Dulu, Otomatis Ekonomi Akan Naik

Dream – Presiden Joko Widodo meminta kepada seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan upaya penanganan Covid-19 segera dilakukan dengan baik.

Jika penanganan covid-19 baik maka bisa menurunkan risiko penyebaran virus corona. Alhasil ekonomi di Indonesia diyakini akan segera kembali tumbuh dengan baik.

Hal itu disampaikan oleh Presiden Jokowi saat memberikan nasehat kepada Forkopimda se-provinsi Riau di Pekanbaru, Kamis (20/05/2021).

" Covidnya beres, orang merasa confident, percaya diri untuk konsumsi, melakukan permintaan, demand, itu yang menyebabkan ekonomi menjadi baik. Covidnya diselesaikan dulu, otomatis nanti pertumbuhan ekonomi akan naik," tutur Jokowi kepada Forkopimda se-Riau di Pekanbaru seperti ditayangkan di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (20/5/2021).

Jokowi Minta Penanganan Covid-19 Diperbaiki Agar Ekonomi Kembali Normal
Ilustrasi Presiden Jokowi Saat Memberikan Pengarahan Kepada Forkopimda Se-provinsi Riau (Foto: YouTube/Sekretariat Presiden)
2 dari 3 halaman

Berkaca dari Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I

 Ilustrasi
© Instagram/@jokowi

Berkaca dari pertumbuhan ekonomi pada tahun 2020, yaitu pada kuartal I yang mengalami penurunan sebelum pandemi masuk ke Indonesia. Kemudian di saat covid-19 masuk ke Indonesia pada awal Maret 2020 kuartal II 2020, ekonomi di Indonesia langsung jauh berada pada minus 5,32 persen.

Menurut Jokowi hal itu disebabkan karena masyarakat sudah tidak percaya diri melakukan permintaan karena faktor pandemi. Banyak produsen yang berhenti memproduksi barang sehingga ekonomi menjadi jatuh.

“ Karena orang sudah tidak pede melakukan konsumsi, orang sudah tidak percaya diri melakukan permintaan,” jelas Jokowi.

“ Kalau enggak ada konsumsi, nggak ada permintaan, artinya apa? Produksinya juga setop, nggak kuat dia. Dia nggak berproduksi. Kalau pabrik industri UMKM nggak produksi artinya apa? Ekonomi jatuh," tambahnya.

Walaupun demikian, Jokowi bersyukur pada kuartal ke III Indonesia mengalami peningkatan, tetapi masih minus 3,49 persen.

" Tapi lebih baik dari kuartal kedua, kuartal keempat masih minus tapi lebih baik -2,19 persen tapi masih minus," ungkapnya.

3 dari 3 halaman

Jokowi: Covid-nya Selesaikan Dulu

 Ilustrasi
© freepik.com

Presiden Jokowi juga menjelaskan pada saat ini di kuartal pertama tahun 2021, Indonesia suah mendekati kondisi positif meskipun masih minus 0,74 persen.

Ia menginginkan pada kuartal kedua pada bulan April, Mei dan Juni bisa mencapai target kurang lebih tujuh persen. Menurutnya caranya adalah dengan menyelesaikan pandemi covid-19 dengan cepat dan tepat.

" Tapi di kuartal ini artinya April Mei Juni saya sudah sampaikan pada menteri dan ini didukung gubernur, bupati, wali kota. Karena ekonomi nasional itu berasal dari agregat di kabupaten, kota, dan provinsi. Kuartal kedua berarti April Mei Juni target kita kurang lebih 7 persen. Gimana caranya? Caranya ya covidnya selesaikan," jelasnya.

Sehingga, menurut Jokowi, seluruh pihak percaya ada konsumen dan permintaan, alhasil roda produksi dapat bergerak kembali. Walaupun begitu Mantan Wali Kota Solo itu meminta agar berhati-hati untuk mencapai target tersebut.

" Hati-hati, kurang lebih 7% plus itu bukan barang mudah, tetapi saya meyakini insyaAllah bisa," tegasnya.

 

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

Join Dream.co.id