Jawaban Kubu Jokowi Dituduh Curang Karena Kenaikan Gaji PNS

Dinar | Sabtu, 15 Juni 2019 07:00
Jawaban Kubu Jokowi Dituduh Curang Karena Kenaikan Gaji PNS

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an

Harus dibuktikan asumsinya.

Dream - Ketua hukum Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Yusril Ihza Mahendra meminta bukti tudingan kebijakan kenaikan gaji Pegawai Negeri Sipil (PNS) membuat kliennya meraih suara signifikan dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 lalu.

" Kalau misalkan dikatakan gaji pegawai negeri naik, bayar THR itu diasumsikan bahwa ini adalah bagian dari kecurangan terstruktur, sistematis dan masif, harus dibuktikan," ujar Yusril di Gedung MK, Jakarta, Jumat, 14 Juni 2019.

Menurut Yusril, kubu Prabowo-Sandi harus bisa membuktikan berapa suara yang diraih Jokowi-Ma'ruf yang diraih akibat efek kebijakan kenaikan gaji PNS tersebut.

" Kekalahan mereka itu kan 17 juta suara, berapa banyak sih pegawai negeri di seluruh Indonesia dan keluarganya," ucap dia.

Agar tak hanya menjadi asumsi, Yusril kembali mengingatkan kubu Prabowo-Sandi untuk segera membuktikan sangkaan tersebut.

Pada bagian lain, mantan Menkumham itu juga meminta tim hukum kubu pasangan Capres-Cawapres 02 untuik bisa membuktikan kaitan antara jumlah suara dengan imbauan Jokowi agar para pemilihnya mengenakan kemeja warna putih. 

" Dikatakan ini juga suatu kecurangan, lalu apa hubungannya orang yang baju putih, baju item, terus milih di kotak suara bagaimana cara membuktikannya," kata dia.(Sah)

2 dari 4 halaman
Ayu Tingting, Kisah Masa Kecil dan Resiko Jadi Populer
Join Dream.co.id