Dulu hanya Dibantu Suami, Kini Punya 45 Karyawan

Dinar | Kamis, 26 Agustus 2021 17:15

Reporter :

Jangan stuck di situ-situ saja.

Dream - Pandemi Covid-19 menyadarkan masyarakat Indonesia untuk berinovasi, terutama buat para pegiat bisnis.

Saat sebagian besar pelaku bisnis di Indonesia masih berpegang teguh pada penjualan offline, pandemi Covid-19 ini mengubah pola tren belanja dan berjualan menjadi serba online.

Jika tidak melakukan inovasi, pelaku bisnis bisa gulung tikar. Mengikuti perkembangan yang ada dan juga cepat beradaptasi adalah cara bisa bertahan dalam setiap kondisi.

Salah satu pelaku bisnis yang akhirnya bisa bertahan dalam situasi ini adalah Luvenamuslim.

Tumbuh dari keluarga pemilik bisnis fashion muslim, Yeni Inayah, menggunakan pengetahuannya dalam mendesain hijab untuk memulai dan mencoba menjalani usaha di bidang yang sama.

Bisnis fashion muslim milik wanita asal bandung itu dimulai dengan pembuatan dua model hijab yang diunggah dan dijual di platform e-commerce Shopee.

Dulu hanya Dibantu Suami, Kini Punya 45 Karyawan
Foto: Luvenasmuslim
2 dari 6 halaman

Lika-liku jalani bisnis

Awal perjalanan bisnis yang disambut dengan minimnya minat pembeli membuatnya menyerah.

Segala usaha seperti rajin mengiklankan produk terus dilakukan Yeni Inayah hingga muncul sebuah ide untuk memberikan bonus produk eksklusif yang tidak ada di etalase pada setiap pembelian yang akhirnya berhasil mendatangkan banyak pelanggan setia Luvenamuslim hingga saat ini.

 Yeni Inayah© Yeni Inayah

Selama empat tahun, terdapat lika-liku yang harus dihadapi Yeni Inayah. Salah satunya ketika ia dihadapkan dengan kondisi kekurangan modal untuk membeli kain sedangkan pesanan sedang banyak-banyaknya sehingga ia harus membatasi orang untuk berbelanja di Luvenamuslim.

Namun, bisnis Luvenamuslim berhasil terselamatkan dengan adanya pabrik kain yang bersedia untuk membantu Luvenamuslim memproduksi terlebih dahulu lalu menyetor hasil penjualannya setiap minggu.

Pencarian penjahit yang pas di hati serta keterbatasan tempat untuk proses packing juga sempat menguras tenaga dan pikiran Yeni Inayah.

3 dari 6 halaman

Ada loyal customer

 Luvenamuslim© Luvenamuslim

Ditambah situasi pandemi dengan segala keterbatasannya juga telah memaksa para pelaku bisnis UMKM lokal untuk dapat beradaptasi secara cepat dalam menjawab permintaan pasar.

Dengan kegigihan dan keteguhan, Yeni Inayah telah berkomitmen untuk mengalahkan segala rintangan yang ada di depan mata.

Ia selalu mengutamakan kualitas produk, pelayanan toko serta customer service yang paling baik agar pelanggan tidak pindah ke lain hati.

 Luvenamuslim© Luvenamuslim

Mengikuti arus perkembangan tren juga menjadi salah satu kunci kesuksesan bisnis Luvenamuslim.

Hal ini ia lakukan ketika jenis hijab Niqab banyak dicari masyarakat pengguna hijab karena adanya kewajiban untuk bermasker di tengah kondisi pandemi.

4 dari 6 halaman

Jumlah pesanan sampai 200%

 Luvenamuslim© Luvenamuslim

Dengan dukungan tangan para penjahitnya yang terampil, bisnis miliknya menjawab kebutuhan para pelanggan setianya ini dengan cepat, terbukti dengan adanya jumlah pesanan yang meningkat hingga 200% dalam sehari pada awal masa pandemi.

" Untuk membawa Luvenamuslim sampai ke titik ini bukanlah suatu perjalanan yang mudah. Sebagai seorang wanita berbisnis, diperlukan mental yang kuat untuk tetap bertahan dan sebuah kepercayaan bahwa untuk bisa mencapai sebuah kesuksesan bukan hal yang mustahil," ungkap Yeni Inayah, Pemilik Luvenamuslim, dalam keterangannya pada Rabu, 25 Agustus 2021.

" Selain produk kami yang kini dikenal banyak orang, saya juga sangat bangga ketika menyadari kehadiran Luvenamuslim ini membantu memberikan lapangan pekerjaan bagi orang sekitar," tuturnya.

5 dari 6 halaman

Dibantu puluhan penjahit

Dari awalnya hanya dibantu suami, sekarang Luvenamuslim sudah memiliki 11 pegawai penjaga toko, 30 penjahit dan 4 desainer.

Tak sedikit orang di lingkungan Yeni ikut berpartisipasi membantu Luvenamuslim dalam proses pemotongan kain, menjahit hingga packing untuk dikirimkan ke pelanggan.

" Namun satu hal yang pasti, meski sudah sampai pada titik pencapaian ini, saya percaya bahwa sifat rendah hati lah yang akan menuntun Luvenamuslim ke arah yang lebih positif lagi ke depannya,” terangnya.

Seiring dengan berkembangnya zaman, Luvenamuslim ikut memasuki ranah digital dengan bergabung bersama Shopee untuk memperluas jangkauan produk.

6 dari 6 halaman

Mancanegara melirik koleksinya

Untuk lebih mengembangkan usahanya, pada 2020 kemarin Yeni mengikutsertakan Luvenamuslim dalam Program Ekspor Shopee sehingga produk asal Bandung ini sampai ke pembeli di Singapura dan Malaysia.

Merupakan suatu hal yang tak pernah terbayangkan sebelumnya bagi Yeni Inayah untuk bisa mendapatkan puluhan pesanan per hari dari luar negeri, dengan ragam Jilbab Jumbo milik Luvenamuslim sebagai produk yang paling banyak diminati.

Yeni Inayah optimis bahwa kesuksesan bisnis Luvenamuslim tidak akan berhenti sampai di sini, ia memiliki harapan yang kuat produknya bisa terus dicintai bukan hanya rakyat Indonesia, tetapi juga pembeli di mancanegara.

“ Kesuksesan Luvenamuslim ini patut diberikan apresiasi yang sebesar-besarnya dan harapannya dapat menjadi rekam jejak yang baik dan bisa diikuti lebih banyak UMKM lokal lainnya," ungkap Daniel Minardi, Head of Brands Management & Digital Products Shopee Indonesia.

Join Dream.co.id