Masuk Usia 11 Tahun, Gojek Manjakan Customer dengan Tiga Inovasi Ini

Dinar | Rabu, 27 Oktober 2021 17:13

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Apa saja?

Dream – Gojek terus berinovasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Ada tiga inovasi utama yang siap dihadirkan oleh perusahaan ini.

“ Melalui inovasi, kami bisa terus mempermudah keseharian hidup masyarakat, termasuk mendukung jutaan mitra driver dan mitra usaha kami, khususnya pelaku UMKM yang terus tumbuh meskipun di tengah pandemi,” kata Co-Founder dan CEO Gojek, Kevin Aluwi, dalam konferensi pers virtual, Rabu 27 Oktober 2021.

Inovasi pertama ada di GoFood. Kevin mengatakan ada dua inovasi terbaru yang dilakukan oleh layanan online food delivery, yaitu GoFood Plus dan Order Sekaligus. Layanan GoFood Plus memberikan paket berlangganan diskon, termasuk ongkos kirim. Fitur ini menjadi andalan pelanggan dengan kenaikan jumlah pelanggan GoFood Plus hampir 5 kali lipat selama Januari-Juni 2021.

Sementara itu, order sekaligus ini membuat pelanggan bisa memesan makanan dan minuman dari banyak restoran sekaligus di satu lokasi. Hingga saat ini, sudah ada 41 lokasi di 7 kota besar untuk layanan order sekaligus. Ekspansi lokasi untuk order sekaligus ini naik 8 kali lipat sejak diperkenalkan September 2020.

“ Kita enggak harus berdiskusi dengan anggota keluarga, teman, mau pesen apa. Kita bisa pesan dari banyak tempat,” kata dia.

Masuk Usia 11 Tahun, Gojek Manjakan Customer dengan Tiga Inovasi Ini
Gojek Menghadirkan Tiga Inovasi Layanan Kepada Masyarakat, Misalnya Untuk Transportasi.
2 dari 4 halaman

Siap Hadirkan Layanan Ini

Sementara itu, untuk transportasi, Gojek siap menghadirkan layanan motor dan mobil listrik. Perusahaan ini bekerja sama dengan Pertamina untuk menerapkan skema battery swap di motor listrik dari Gesits dan Gogoro.

“ Kami ingin menciptakan Indonesia yang bebas emisi karbon dari kendaraan bermotor,” kata Kevin.

Dalam uji coba, akan ada 500 unit motor listrik yang digunakan di Jakarta Selatan dan selanjutnya akan ditingkatkan menjadi 5 ribu unit motor listrik dan jarak tempuh 1 juta kilometer. Konsumen bisa memilih layanan kendaraan listrik untuk GoRide, GoFood, GoSend Instant, GoShop, dan GoMart dengan area pick up dan drop off di Jakarta Selatan.

Inovasi layanan transportasi terbaru lainnya adalah GoTransit. Gojek dan PT Kereta Commuter Indonesia bekerja sama untuk menjadi yang pertama di dunia dalam mengintegrasikan tiket KRL dengan layanan transport on-demand seperti GoRide dan GoCar. Integrasi ini akan semakin mempermudah masyarakat bepergian. Berdasar data internal, sebagian besar pelanggan memanfaatkan layanan GoRide dan GoCar untuk menuju dan dari stasiun kereta komuter di Jabodetabek.

“ Sistem kami memberikan rute yang terbaik. Ini sudut pandang tercepat atau harga terjangkau sehingga pengguna bisa merencanakan perjalanan sesuai dengan kebutuhan sendiri,” kata dia.

3 dari 4 halaman

Perluas Jaringan GoSend

Kevin menambahkan, inovasi yang ketiga ada di layanan GoSend. Inovasi tersebut mempermudah konsumen untuk mengirim barang serta mendukung pebisnis dan social seller bertahan dan tetap tumbuh di tengah pandemi.

Salah satunya adalah pengembangan GoSend API (integration application interface), yang mengintegrasikan layanan GoSend dengan platform mitra bisnis sehingga menghadirkan layanan pengiriman yang handal, cepat, dan mudah.

“ Penguatan dan pengembangan integrasi API GoSend membuat layanan instant dan same day delivery menjadi pilihan pelaku usaha dan pengguna,” kata Kevin.

Saat ini, GoSend API sudah dimanfaatkan sudah dimanfaatkan ribuan partner dan jutaan penjual. Menurut data Gojek, transaksi dari top partner Gosend dari e-commerce dan telemedik naik 41 persen pada semester I 2021 dibandingkan tahun 2020.

“ Pada periode yang sama pengguna layanan GoSend oleh UMKM juga naik dua kali lipat,” kata dia.

Nantinya, GoSend akan meluncurkan fitur GoSend Multidrop. Dengan fitur ini, pengguna bisa mengirimkan beberapa paket sekaligus dengan sekali ambil.

“ Lewat fitur ini, pengguna bisa mengatur paket mana yang harus dikirimkan terlebih dahulu,” kata dia.

© Dream
4 dari 4 halaman

Kontribusi Ekosistem Gojek untuk Perekonomian Indonesia Tembus Rp249 Triliun

Dream – Sejak didirikan sebelas tahun lalu, Gojek terus berinovasi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan mitra bisnisnya. Kini, platform itu menjadi andalan masyarakat Indonesia, bahkan sudah merambah Asia Tenggara.

Co-founder dan CEO Gojek, Kevin Aluwi, mengatakan, kini Gojek telah mengantongi dua juta mitra driver dan satu juta mitra usaha. Aplikasinya pun telah diunduh sebanyak 190 juta di Asia Tenggara per Juni 2021.

“ Kami terus hadirkan inovasi dan teknologi terbaru guna menjawab berbagai tantangan dan kebutuhan sehari-hari masyarakat,” kata Kevin dalam konferensi pers virtual Gojek, Rabu 27 Oktober 2021.

 

 Kontribusi Ekosistem Gojek untuk Perekonomian Indonesia Tembus Rp249 Triliun© Dream

 

Menurut data Lembaga Demografi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (LD FEB UI), kata dia, kontribusi ekonomi ekosistem digital Gojek dan GoTo Financial senilai Rp249 triliun (di luar Tokopedia). Angkanya sekitar 1,6 persen dari PDB Indonesia. Kontribusi ini meningkat 60 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

“ Angka yang besar ini hampir semuanya tersalur ke mitra-mitra kami,” kata Kevin.

Selain itu, lanjut dia, riset ini menunjukkan mayoritas konsumen Gojek juga loyal. Ditemukan 86 persen pelanggan tetap menggunakan layanan platform itu meskipun tak ada promo.

“ Mayoritas pelanggan mau menggunakan layanan Gojek tanpa promo. Benar-benar konsumen yang membutuhkan layanan, bukan karena tergiur promo,” kata dia.

Join Dream.co.id