Cerita Sebenarnya Insiden yang Menewaskan Putri Konglomerat RI

Dinar | Rabu, 8 Juni 2016 15:02
Cerita Sebenarnya Insiden yang Menewaskan Putri Konglomerat RI

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Tiga orang berhasil keluar lewat jendela dan mendobrak kabin. Malang bagi Silvana. Saat kebakaran terjadi, Silvana sedang...

Dream - Silvana Regina Sutanto, anak dari pengusaha Indonesia, Harjo Sutanto, dikabarkan meninggal akibat kebakaran kabin di Alaska, Amerika Serikat. Saat peristiwa nahas itu berlangsung, Silvana bersama dua orang anaknya sedang terlelap.

Dilansir dari St. Lous Post Dispatch, Rabu 8 Juni 2016, saat kebakaran berlangsung, Silvana bersama dua orang anaknya, Shaun Gozali dan Danielle Gozali sedang tertidur saat api melalap kabin utama di pagi buta. Di kabin itu juga ada seorang warga negara Korea bernama Taeri Kim.

Saat kebakaran berlangsung, Shaun dan Kim melarikan diri lewat jendela, sedangkan Danielle mendobrak bangunan kabin. Kebakaran ini pun membuat Shaun, Kim, dan Danielle mengalami luka bakar. Bagaimana dengan Silvana? Wanita ini tak bisa keluar dari kabin tersebut.

Sayangnya, cuaca di Pulau Kodiak menyulitkan tentara untuk mengevakuasi mereka. Tentara ini baru tiba di lokasi kejadian pada tengah malam. Para korban ini pun segera dilarikan ke desa terdekat, yaitu Larsen Bay, lalu diterbangkan ke rumah sakit Kodiak dengan helikopter.

Sekadar informasi, kabin ini dioperasikan oleh Spirit of Alaska Wilderness Adventures Lodge. Perwakilan Lodge tak memberikan tanggapan terkait kebakaran kabin.

Investigasi kasus kebakaran ini berlangsung. Tentara menyebut otoritas telah memberi tahu kedutaan Indonesia dan Korea terkait peristiwa itu.

2 dari 2 halaman

Putri Salah Satu Orang Terkaya RI Meninggal di Alaska

Dream - Silvana Sutanto, anak pengusaha ternama Indonesia, Harjo Soetanto, meninggal dunia di Alaska, Amerika Serikat. Silvana, yang berlibur bersama tiga orang anaknya, menjadi korban kebakaran di kabin yang terletak di Kodiak Island, Alaska pada Kamis, 26 Mei 2016 lalu.

Seperti yang dilaporkan media Singapura, The Straits Times, jasad Silvana baru dapat dievakuasi petugas beberapa jam setelah kebakaran. Ini karena kondisi cuaca yang buruk menyulitkan petugas menjangkau Kodiak Lodge yang berada di lokasi terpencil.

Dari lokasi kejadian, petugas yang diturunkan menemukan satu jasad korban meninggal yang hangus. Sementara tiga orang lainnya berhasil diselamatkan hidup-hidup. Menurut informasi, identitas korban tewas dan korban selamat belum dapat disebutkan detailnya.

" Diyakini korban selamat dan korban tewas semuanya berkewarganegaraan asing," kata  Alaska Dispatch News (ADN) saat dikutip Dream, Selasa, 7 Juni 2016.

Jasad korban tewas itu kemudian dikirimkan ke Anchorage untuk diotopsi. Satu korban selamat dilarikan ke Kodiak untuk menjalani perawatan medis dan dua korban selamat lainnya dibawa ke Seattle. Adapun penyebab kebakaran itu masih diselidiki otoritas setempat.

Silvana Regina Sutanto merupakan direktur dari lima perusahaan yang bergerak di bidang kesehatan dan investasi di Singapura.

Beberapa bisnis yang dia jalankan ialah United Wealth Industries, The Inspiration Shop dan Universal Wellbeing. Adapun ayahnya, Harjo Soetanto, yang merupakan pendiri Wings Group, 2015 lalu masuk peringkat 1.911 orang terkaya dunia dengan harta US$1 miliar atau Rp12 triliun.

Terkait
PSBB Jakarta Ditambah Sampai 4 Juni, Anies Baswedan- Bisa Jadi yang Terakhir
Join Dream.co.id